logo
Riau dalam Kepungan Satwa Liar: Alarm yang Terlambat Kita Dengar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Senpai Vera Taurensa Wasit Terbaik Kejuaraan Kempo PORSENI XV Politeknik se-Indo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabar Baik untuk Pemda, Menkeu Pastikan Tambahan Dana TKD Tinggal Tunggu Keputus Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menhut Raja Juli Belum Kunjung Dipanggil terkait Kasus Suhardiman, KPK: Kami Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Pantau 27 Hotspot di Riau, Dumai Dominasi Titik Panas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Hujan Lebat Mengintai Riau, BMKG Minta Warga Pekanbaru Tingkatkan Kewaspadaan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Teror Monyet Liar di Inhil Belum Berakhir, Korban Kini Mencapai 10 Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Resep Kue Talam Ubi Kukus, Teksturnya Lembut dan Mudah Dibuat di Rumah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Senpai Vera Taurensa Wasit Terbaik Kejuaraan Kempo PORSENI XV Politeknik se-Indonesia 2026
Senpai Vera Taurensa menerima penghargaan wasit terbaik. (Foto: Istimewa)
Senpai Vera Taurensa Wasit Terbaik Kejuaraan Kempo PORSENI XV Politeknik se-Indonesia 2026
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
1 Agustus 2026 | 12:58:19

MEDAN-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kenshi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI). Senpai Vera Taurensa berhasil meraih penghargaan Wasit Terbaik pada cabang olahraga Shorinji Kempo dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XV Politeknik se-Indonesia Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Politeknik Negeri Medan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Vera Taurensa yang bertugas sebagai Wasit Nasional atas penugasan Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB PERKEMI). Selama memimpin pertandingan, Vera dinilai mampu menunjukkan profesionalisme, integritas, ketegasan, serta konsistensi dalam menerapkan peraturan pertandingan sehingga berhak menerima predikat Wasit Terbaik.

Kejuaraan Shorinji Kempo pada PORSENI XV berlangsung dalam persaingan yang ketat. Sebanyak 45 kenshi dari 14 politeknik di Indonesia turun bertanding pada nomor Embu dan Randori. Selama tiga hari pelaksanaan pertandingan, para atlet menampilkan kemampuan teknik, disiplin, serta semangat persaudaraan yang menjadi nilai utama dalam olahraga bela diri asal Jepang tersebut.

iklan-view

Di balik sengitnya pertandingan para kenshi, keberadaan seorang Wasit memegang peranan penting dalam menjaga kualitas kompetisi. Seorang Wasit tidak hanya bertugas menentukan kemenangan dan kekalahan, tetapi juga memastikan seluruh pertandingan berjalan sesuai regulasi, objektif, adil, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Penghargaan yang diterima Senpai Vera Taurensa menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kompetensinya dalam menjalankan tugas tersebut. Di tengah tingginya tensi pertandingan, Vera mampu memimpin jalannya laga dengan tenang, tegas, dan konsisten sehingga mendapat penilaian terbaik dari Official, Manager Tim Kontingen, panitia maupun perangkat pertandingan.

Direktur Politeknik Negeri Medan, Dr. Ir. Idham Kamil, S.T., M.T., mengatakan penyelenggaraan PORSENI XV tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga wadah membangun karakter, disiplin, serta mempererat persaudaraan antarmahasiswa politeknik dari seluruh Indonesia.

"PORSENI Politeknik se-Indonesia merupakan ajang multievent olahraga dan seni yang mengedepankan sportivitas tinggi serta mempererat persaudaraan sivitas akademika politeknik se-Indonesia," ujar Idham Kamil.

Senpai Vera Taurensa meraih penghargaan wasit terbaik. (Foto: Istimewa) 

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II PB PERKEMI, Sensei Yanuarizal, S.E. menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih Senpai Vera Taurensa. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya manusia PERKEMI, khususnya di bidang perwasitan, terus berkembang dan mampu menjalankan tugas sesuai standar pertandingan nasional.

"Penghargaan Wasit Terbaik merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi, integritas, dan profesionalisme seorang perangkat pertandingan. Wasit memiliki tanggung jawab besar menjaga kualitas pertandingan agar setiap keputusan diambil secara objektif, adil, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami mengapresiasi pencapaian Senpai Vera Taurensa dan berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh wasit untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme," ujar Yanuarizal.

Menurutnya, kualitas pertandingan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan para kenshi, tetapi juga oleh kualitas perangkat pertandingan dalam menegakkan aturan secara konsisten.

"Dalam Shorinji Kempo, seorang Wasit merupakan penjaga marwah pertandingan. Karena itu, setiap keputusan harus dilandasi integritas, keberanian, dan rasa tanggung jawab yang tinggi agar kepercayaan atlet terhadap pertandingan tetap terjaga," tambahnya.

Senpai Vera Taurensa sendiri bukan nama baru dalam dunia Shorinji Kempo Indonesia. Selain dipercaya sebagai Wasit Nasional PB PERKEMI, Vera juga merupakan Pakor Polwan dan Pamen Polda Riau berpangkat AKBP Polri yang bertugas di Bidang Itwasda Polda Riau. Di lingkungan PERKEMI, ia aktif dalam berbagai kegiatan pembinaan dan pengembangan olahraga Shorinji Kempo, Ketua Komisi Peranan Perempuan dan Olahraga dan termasuk pernah mengikuti International Study Session di Honbu/markas besar Shorinji Kempo di Tadotsu, Jepang.

Dalam wawancara bersama PekanbaruTV beberapa waktu lalu, Vera pernah menegaskan bahwa seorang wasit tidak hanya dituntut memahami peraturan pertandingan, tetapi juga memiliki integritas dalam setiap keputusan yang diambil.

"Menjadi wasit tentu membutuhkan integritas. Seorang Wasit harus mampu bersikap objektif, adil, serta menjaga sportivitas dan kehormatan pertandingan," ujar Vera.

Prinsip tersebut menjadi landasan Vera dalam menjalankan tugasnya di berbagai kejuaraan daerah, wilayah maupun nasional, termasuk pada PORSENI XV Politeknik se-Indonesia 2026.

Pada akhir kompetisi, Politeknik Negeri Kupang berhasil keluar sebagai Juara Umum cabang olahraga Shorinji Kempo setelah mengumpulkan perolehan medali terbanyak. Sementara sejumlah kontingen lain juga tampil kompetitif dan menunjukkan perkembangan positif pembinaan Shorinji Kempo di lingkungan perguruan tinggi vokasi.

Penghargaan Wasit Terbaik yang diterima Senpai Vera Taurensa menjadi salah satu catatan penting dalam penyelenggaraan Shorinji Kempo PORSENI XV. Penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pengakuan atas profesionalisme seorang perangkat pertandingan, tetapi juga mempertegas komitmen PB PERKEMI dalam meningkatkan kualitas perwasitan sebagai bagian penting dari kemajuan prestasi Shorinji Kempo Indonesia. (*)

Home / News
Senpai Vera Taurensa Wasit Terbaik Kejuaraan Kempo PORSENI XV Politeknik se-Indonesia 2026
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: news | 1 Agustus 2026 | 12:58:19
Senpai Vera Taurensa Wasit Terbaik Kejuaraan Kempo PORSENI XV Politeknik se-Indonesia 2026
Senpai Vera Taurensa menerima penghargaan wasit terbaik. (Foto: Istimewa)

MEDAN-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kenshi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI). Senpai Vera Taurensa berhasil meraih penghargaan Wasit Terbaik pada cabang olahraga Shorinji Kempo dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XV Politeknik se-Indonesia Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Politeknik Negeri Medan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Vera Taurensa yang bertugas sebagai Wasit Nasional atas penugasan Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB PERKEMI). Selama memimpin pertandingan, Vera dinilai mampu menunjukkan profesionalisme, integritas, ketegasan, serta konsistensi dalam menerapkan peraturan pertandingan sehingga berhak menerima predikat Wasit Terbaik.

Kejuaraan Shorinji Kempo pada PORSENI XV berlangsung dalam persaingan yang ketat. Sebanyak 45 kenshi dari 14 politeknik di Indonesia turun bertanding pada nomor Embu dan Randori. Selama tiga hari pelaksanaan pertandingan, para atlet menampilkan kemampuan teknik, disiplin, serta semangat persaudaraan yang menjadi nilai utama dalam olahraga bela diri asal Jepang tersebut.

Di balik sengitnya pertandingan para kenshi, keberadaan seorang Wasit memegang peranan penting dalam menjaga kualitas kompetisi. Seorang Wasit tidak hanya bertugas menentukan kemenangan dan kekalahan, tetapi juga memastikan seluruh pertandingan berjalan sesuai regulasi, objektif, adil, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Penghargaan yang diterima Senpai Vera Taurensa menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kompetensinya dalam menjalankan tugas tersebut. Di tengah tingginya tensi pertandingan, Vera mampu memimpin jalannya laga dengan tenang, tegas, dan konsisten sehingga mendapat penilaian terbaik dari Official, Manager Tim Kontingen, panitia maupun perangkat pertandingan.

Direktur Politeknik Negeri Medan, Dr. Ir. Idham Kamil, S.T., M.T., mengatakan penyelenggaraan PORSENI XV tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga wadah membangun karakter, disiplin, serta mempererat persaudaraan antarmahasiswa politeknik dari seluruh Indonesia.

"PORSENI Politeknik se-Indonesia merupakan ajang multievent olahraga dan seni yang mengedepankan sportivitas tinggi serta mempererat persaudaraan sivitas akademika politeknik se-Indonesia," ujar Idham Kamil.

Senpai Vera Taurensa meraih penghargaan wasit terbaik. (Foto: Istimewa) 

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II PB PERKEMI, Sensei Yanuarizal, S.E. menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih Senpai Vera Taurensa. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya manusia PERKEMI, khususnya di bidang perwasitan, terus berkembang dan mampu menjalankan tugas sesuai standar pertandingan nasional.

"Penghargaan Wasit Terbaik merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi, integritas, dan profesionalisme seorang perangkat pertandingan. Wasit memiliki tanggung jawab besar menjaga kualitas pertandingan agar setiap keputusan diambil secara objektif, adil, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami mengapresiasi pencapaian Senpai Vera Taurensa dan berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh wasit untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme," ujar Yanuarizal.

Menurutnya, kualitas pertandingan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan para kenshi, tetapi juga oleh kualitas perangkat pertandingan dalam menegakkan aturan secara konsisten.

"Dalam Shorinji Kempo, seorang Wasit merupakan penjaga marwah pertandingan. Karena itu, setiap keputusan harus dilandasi integritas, keberanian, dan rasa tanggung jawab yang tinggi agar kepercayaan atlet terhadap pertandingan tetap terjaga," tambahnya.

Senpai Vera Taurensa sendiri bukan nama baru dalam dunia Shorinji Kempo Indonesia. Selain dipercaya sebagai Wasit Nasional PB PERKEMI, Vera juga merupakan Pakor Polwan dan Pamen Polda Riau berpangkat AKBP Polri yang bertugas di Bidang Itwasda Polda Riau. Di lingkungan PERKEMI, ia aktif dalam berbagai kegiatan pembinaan dan pengembangan olahraga Shorinji Kempo, Ketua Komisi Peranan Perempuan dan Olahraga dan termasuk pernah mengikuti International Study Session di Honbu/markas besar Shorinji Kempo di Tadotsu, Jepang.

Dalam wawancara bersama PekanbaruTV beberapa waktu lalu, Vera pernah menegaskan bahwa seorang wasit tidak hanya dituntut memahami peraturan pertandingan, tetapi juga memiliki integritas dalam setiap keputusan yang diambil.

"Menjadi wasit tentu membutuhkan integritas. Seorang Wasit harus mampu bersikap objektif, adil, serta menjaga sportivitas dan kehormatan pertandingan," ujar Vera.

Prinsip tersebut menjadi landasan Vera dalam menjalankan tugasnya di berbagai kejuaraan daerah, wilayah maupun nasional, termasuk pada PORSENI XV Politeknik se-Indonesia 2026.

Pada akhir kompetisi, Politeknik Negeri Kupang berhasil keluar sebagai Juara Umum cabang olahraga Shorinji Kempo setelah mengumpulkan perolehan medali terbanyak. Sementara sejumlah kontingen lain juga tampil kompetitif dan menunjukkan perkembangan positif pembinaan Shorinji Kempo di lingkungan perguruan tinggi vokasi.

Penghargaan Wasit Terbaik yang diterima Senpai Vera Taurensa menjadi salah satu catatan penting dalam penyelenggaraan Shorinji Kempo PORSENI XV. Penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pengakuan atas profesionalisme seorang perangkat pertandingan, tetapi juga mempertegas komitmen PB PERKEMI dalam meningkatkan kualitas perwasitan sebagai bagian penting dari kemajuan prestasi Shorinji Kempo Indonesia. (*)