
PEKANBARU-Pengurus Provinsi Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Riau menyambut positif terpilihnya Abdul Kadir Karding sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Perbasasi periode 2026–2030.
Ucapan selamat disampaikan Perbasasi Riau melalui Kepala Bidang Organisasi, Wahyu Reynanda Putra, yang mewakili Ketua Perbasasi Riau Bagus Ponco dan Wakil Ketua M. Rahul.
“Kami dari Perbasasi Riau mengucapkan selamat atas terpilih dan dilantiknya Bapak Abdul Kadir Karding sebagai Ketua Umum PB Perbasasi periode 2026–2030. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Perbasasi semakin maju dan berkembang,” ujar Wahyu Reynanda Putra.

Abdul Kadir Karding terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) PB Perbasasi yang digelar di Tangerang, Senin (31/8/2026). Karding menggantikan Andhika Mohammad Yudhistira Monoarfa yang sebelumnya memimpin PB Perbasi.
Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk membawa angin segar bagi perkembangan baseball dan softball di Indonesia, termasuk di daerah.
Menurut Wahyu, kepemimpinan baru di tingkat pusat diharapkan mampu memberikan energi baru bagi perkembangan baseball dan softball, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di daerah.
Perbasasi Riau berharap ke depan semakin banyak pertandingan berskala nasional yang digelar di berbagai daerah. Dengan kompetisi yang lebih rutin dan terstruktur, atlet-atlet daerah akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan potensi terbaiknya.
“Harapan kami tentu aura baseball dan softball di daerah semakin naik. Pertandingan-pertandingan berskala nasional bisa lebih banyak digelar di daerah, sehingga atlet memiliki ruang untuk berkompetisi dan berkembang,” kata Wahyu.
Selain meningkatkan kompetisi, Perbasasi Riau juga berharap kepengurusan PB Perbasasi periode baru semakin memperkuat sistem pembinaan dan penjaringan atlet potensial dari daerah.
Menurutnya, semakin banyak kompetisi akan membuka peluang ditemukannya talenta-talenta baru yang nantinya dapat diproyeksikan menjadi atlet nasional dan memperkuat Indonesia di berbagai kejuaraan.

Harapan tersebut sejalan dengan agenda kepengurusan baru PB Perbasasi yang menempatkan pembinaan atlet secara berjenjang sebagai salah satu fokus, termasuk upaya memperluas basis pemain serta meningkatkan prestasi baseball dan softball Indonesia di tingkat regional hingga internasional.
Perbasasi Riau pun menyatakan siap mendukung program-program PB Perbasasi di bawah kepemimpinan Abdul Kadir Karding, sekaligus terus mendorong perkembangan baseball dan softball di Bumi Lancang Kuning.
“Kami siap mendukung program PB Perbasasi. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak kompetisi, semakin banyak atlet yang muncul, dan dari Riau juga lahir atlet-atlet yang bisa memperkuat tim nasional,” tutup Wahyu.(*)




PEKANBARU-Pengurus Provinsi Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Riau menyambut positif terpilihnya Abdul Kadir Karding sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Perbasasi periode 2026–2030.
Ucapan selamat disampaikan Perbasasi Riau melalui Kepala Bidang Organisasi, Wahyu Reynanda Putra, yang mewakili Ketua Perbasasi Riau Bagus Ponco dan Wakil Ketua M. Rahul.
“Kami dari Perbasasi Riau mengucapkan selamat atas terpilih dan dilantiknya Bapak Abdul Kadir Karding sebagai Ketua Umum PB Perbasasi periode 2026–2030. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Perbasasi semakin maju dan berkembang,” ujar Wahyu Reynanda Putra.
Abdul Kadir Karding terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) PB Perbasasi yang digelar di Tangerang, Senin (31/8/2026). Karding menggantikan Andhika Mohammad Yudhistira Monoarfa yang sebelumnya memimpin PB Perbasi.
Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk membawa angin segar bagi perkembangan baseball dan softball di Indonesia, termasuk di daerah.
Menurut Wahyu, kepemimpinan baru di tingkat pusat diharapkan mampu memberikan energi baru bagi perkembangan baseball dan softball, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di daerah.
Perbasasi Riau berharap ke depan semakin banyak pertandingan berskala nasional yang digelar di berbagai daerah. Dengan kompetisi yang lebih rutin dan terstruktur, atlet-atlet daerah akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan potensi terbaiknya.
“Harapan kami tentu aura baseball dan softball di daerah semakin naik. Pertandingan-pertandingan berskala nasional bisa lebih banyak digelar di daerah, sehingga atlet memiliki ruang untuk berkompetisi dan berkembang,” kata Wahyu.
Selain meningkatkan kompetisi, Perbasasi Riau juga berharap kepengurusan PB Perbasasi periode baru semakin memperkuat sistem pembinaan dan penjaringan atlet potensial dari daerah.
Menurutnya, semakin banyak kompetisi akan membuka peluang ditemukannya talenta-talenta baru yang nantinya dapat diproyeksikan menjadi atlet nasional dan memperkuat Indonesia di berbagai kejuaraan.

Harapan tersebut sejalan dengan agenda kepengurusan baru PB Perbasasi yang menempatkan pembinaan atlet secara berjenjang sebagai salah satu fokus, termasuk upaya memperluas basis pemain serta meningkatkan prestasi baseball dan softball Indonesia di tingkat regional hingga internasional.
Perbasasi Riau pun menyatakan siap mendukung program-program PB Perbasasi di bawah kepemimpinan Abdul Kadir Karding, sekaligus terus mendorong perkembangan baseball dan softball di Bumi Lancang Kuning.
“Kami siap mendukung program PB Perbasasi. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak kompetisi, semakin banyak atlet yang muncul, dan dari Riau juga lahir atlet-atlet yang bisa memperkuat tim nasional,” tutup Wahyu.(*)