logo
● Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Siswa Kembali Belajar dari Rumah Selama Dua H Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Peneliti Dirgantara 14 Negara Berkumpul di Yogyakarta, Bahas Masa Depan Roket hi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Konflik Yaman-Saudi Memanas, Rupiah Melemah ke Rp17.917 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Progres Pengaspalan Tembus 60 Persen, Fraksi Golkar Ingatkan Pemko Pekanbaru Jan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Dugaan Penipuan Rp9,6 Miliar di Polda Riau, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Buka S Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Udara Tak Sehat, Pemkab Kuansing Berlakukan PJJ Selama Dua Hari Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Tak Terima Anak Sering Keluar Malam, Ayah di Rohul Tikam Anak Kandung Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Empat Pengunjung Positif Narkoba, Polisi Amankan Pria Bawa Samurai Saat Razia TH Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Rokan Hilir
Belanja APBN Masuk Rohil, Sekda Riau Dorong Pemda Maksimalkan Dampak Ekonomi
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi (foto:dok MCR)
Belanja APBN Masuk Rohil, Sekda Riau Dorong Pemda Maksimalkan Dampak Ekonomi
Editor: Ridho Haztil | Penulis: romi ramadani
Rubrik: news | 4 Oktober 2026 | 20:41:13

ROHIL-Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) didorong tidak hanya mengejar pembangunan fisik, tetapi juga memaksimalkan dampak ekonomi dari masuknya belanja pemerintah pusat ke daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan, berbagai program pemerintah pusat yang masuk ke Rohil dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan program strategis nasional (PSN), revitalisasi sekolah, hingga pembangunan fasilitas pendidikan menjadi kesempatan bagi Rohil untuk mendapatkan porsi anggaran dari pemerintah pusat.

iklan-view

“Ini peluang bagi kita untuk memindahkan anggaran dari APBN ke daerah. Dengan begitu, perputaran uangnya bisa terjadi di Rohil dan Riau,” kata Syahrial Abdi saat berada di Ruang Paripurna DPRD Rohil, Minggu (4/10/2026).

Ia menyebut Rohil selama ini termasuk daerah yang aktif dalam menyerap anggaran revitalisasi sekolah, baik untuk tingkat SD maupun SMP. Selain itu, terdapat pula usulan pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di daerah tersebut.

Syahrial menilai peluang tersebut perlu diikuti dengan komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah dengan kementerian dan lembaga di tingkat pusat.

Koordinasi tersebut penting agar program pembangunan yang dibiayai APBN dapat semakin banyak diarahkan ke Rohil dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Program strategis nasional harus kita dukung bersama. Ini salah satu upaya nyata untuk menyerap sebanyak mungkin alokasi APBN melalui kementerian dan lembaga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, manfaat anggaran pusat yang masuk ke daerah tidak hanya terlihat dari pembangunan infrastruktur. Aktivitas proyek juga dapat menggerakkan sektor pengadaan barang dan jasa serta meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

Karena itu, Pemkab Rohil diminta memastikan setiap peluang pendanaan dari pusat dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi daerah.

Di sisi lain, Syahrial mengingatkan agar fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran negara tidak berhenti pada tahap penyelesaian proyek. Pemeliharaan aset dan infrastruktur harus menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga infrastruktur yang sudah dibangun. Aset pemerintah dan fasilitas publik yang menggunakan uang rakyat harus dipastikan aman dan berfungsi dengan baik,” katanya.

Ia juga meminta Pemkab Rohil memperkuat sinergi bersama Forkopimda, termasuk kepolisian, kejaksaan, TNI dan unsur terkait lainnya.

Menurutnya, kolaborasi antarlembaga diperlukan agar pengelolaan anggaran dan aset pemerintah berjalan sesuai aturan, sekaligus menciptakan kondisi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Dengan strategi tersebut, peluang masuknya anggaran pusat diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan di Rohil, tetapi juga ikut mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.(*) 

Home / News
Belanja APBN Masuk Rohil, Sekda Riau Dorong Pemda Maksimalkan Dampak Ekonomi
Editor: Ridho Haztil | Penulis: romi ramadani
Rubrik: news | 4 Oktober 2026 | 20:41:13
Belanja APBN Masuk Rohil, Sekda Riau Dorong Pemda Maksimalkan Dampak Ekonomi
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi (foto:dok MCR)

ROHIL-Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) didorong tidak hanya mengejar pembangunan fisik, tetapi juga memaksimalkan dampak ekonomi dari masuknya belanja pemerintah pusat ke daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan, berbagai program pemerintah pusat yang masuk ke Rohil dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan program strategis nasional (PSN), revitalisasi sekolah, hingga pembangunan fasilitas pendidikan menjadi kesempatan bagi Rohil untuk mendapatkan porsi anggaran dari pemerintah pusat.

“Ini peluang bagi kita untuk memindahkan anggaran dari APBN ke daerah. Dengan begitu, perputaran uangnya bisa terjadi di Rohil dan Riau,” kata Syahrial Abdi saat berada di Ruang Paripurna DPRD Rohil, Minggu (4/10/2026).

Ia menyebut Rohil selama ini termasuk daerah yang aktif dalam menyerap anggaran revitalisasi sekolah, baik untuk tingkat SD maupun SMP. Selain itu, terdapat pula usulan pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di daerah tersebut.

Syahrial menilai peluang tersebut perlu diikuti dengan komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah dengan kementerian dan lembaga di tingkat pusat.

Koordinasi tersebut penting agar program pembangunan yang dibiayai APBN dapat semakin banyak diarahkan ke Rohil dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Program strategis nasional harus kita dukung bersama. Ini salah satu upaya nyata untuk menyerap sebanyak mungkin alokasi APBN melalui kementerian dan lembaga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, manfaat anggaran pusat yang masuk ke daerah tidak hanya terlihat dari pembangunan infrastruktur. Aktivitas proyek juga dapat menggerakkan sektor pengadaan barang dan jasa serta meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

Karena itu, Pemkab Rohil diminta memastikan setiap peluang pendanaan dari pusat dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi daerah.

Di sisi lain, Syahrial mengingatkan agar fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran negara tidak berhenti pada tahap penyelesaian proyek. Pemeliharaan aset dan infrastruktur harus menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Hal yang tidak kalah penting adalah menjaga infrastruktur yang sudah dibangun. Aset pemerintah dan fasilitas publik yang menggunakan uang rakyat harus dipastikan aman dan berfungsi dengan baik,” katanya.

Ia juga meminta Pemkab Rohil memperkuat sinergi bersama Forkopimda, termasuk kepolisian, kejaksaan, TNI dan unsur terkait lainnya.

Menurutnya, kolaborasi antarlembaga diperlukan agar pengelolaan anggaran dan aset pemerintah berjalan sesuai aturan, sekaligus menciptakan kondisi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Dengan strategi tersebut, peluang masuknya anggaran pusat diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan di Rohil, tetapi juga ikut mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.(*)