logo
Blackout Pekanbaru, Dua Pria Kepergok Polisi Lagi Pesta Ganja di Kafe Naga Sakti Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sambangi Peternak Lokal di Tampan, Polsek Payung Sekaki Perkuat Ketahanan Pangan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Cuaca Riau Hari Ini: BMKG Prediksi Hujan Lokal, Pekanbaru dan Dumai Berpotensi D Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Viral Isu Pocong Bawa Sajam di Manggala Rohil, Datuk Penghulu Tegaskan Hoaks! ‎ Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga Emas Hari Ini 23 Mei 2026 Turun Serentak, Antam di Pegadaian Tembus Rp2,8 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Blackout Sumatera! Sebagian Listrik Pekanbaru Masih Padam, Banyak Warga "Ngungsi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Blackout Sumatera, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh: Patroli Blue Light Ditingka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sumatera Blackout! Pekanbaru Gelap Gulita, Diduga Gangguan Jaringan 275 kV di Mu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Polisi Periksa Manajer PT PBE Usai Lift Proyek RS Santa Maria Jatuh, Tiga Pekerja Luka Parah
Kanit Reskrim Polsek Sukajadi AKP Leo Putra Dirgantara. (Foto: Rico Syahputra)
Polisi Periksa Manajer PT PBE Usai Lift Proyek RS Santa Maria Jatuh, Tiga Pekerja Luka Parah
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
9 April 2026 | 13:10:14

PEKANBARU — Kepolisian masih menyelidiki insiden kecelakaan kerja di proyek pembangunan Rumah Sakit Santa Maria, Pekanbaru, yang menyebabkan tiga pekerja mengalami luka berat. Sejumlah pihak dari perusahaan kontraktor, PT Persada Bumi Etam (PBE), telah dimintai keterangan.

Unit Reskrim Polsek Sukajadi memeriksa manajer proyek, manajer K3, serta operator lift terkait dugaan kelalaian dalam penggunaan lift barang yang difungsikan untuk mengangkut pekerja.

Kanit Reskrim Polsek Sukajadi AKP Leo Putra Dirgantara mengatakan, pemeriksaan masih berfokus pada pendalaman unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.

“Sudah tiga orang yang diperiksa, termasuk manajer dan bagian K3. Dugaan kelalaian masih kami dalami,” kata Leo, Kamis (9/4/2026).

iklan-view

Insiden terjadi pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, tiga pekerja proyek tengah turun dari lantai tujuh menggunakan lift barang usai menyelesaikan aktivitas pembersihan peralatan kerja.

Namun, saat lift berada di sekitar lantai enam, alat tersebut tiba-tiba berhenti sebelum akhirnya terjun bebas hingga ke lantai dasar. Dugaan sementara, gangguan terjadi pada kawat sling yang tidak tergulung sempurna serta kegagalan sistem pengereman.

Akibat kejadian itu, tiga pekerja yakni Kusnia (23), Muhammad Agit Nurjamil (25), dan Ashari Ananta Pangestu (27) mengalami patah tulang pada bagian kaki serta luka lainnya. Ketiganya kini menjalani perawatan intensif di RS Santa Maria Pekanbaru.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa kabel baja yang putus, satu unit angkong, serta patahan alat kerja. Garis polisi juga telah dipasang di lokasi kejadian.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan, sejumlah pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri seperti helm proyek saat beraktivitas. Temuan ini turut menjadi perhatian penyidik dalam mengusut aspek keselamatan kerja di proyek tersebut.

Polisi memastikan proses penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana dalam insiden tersebut. (ric)

Home / Hukum
Polisi Periksa Manajer PT PBE Usai Lift Proyek RS Santa Maria Jatuh, Tiga Pekerja Luka Parah
Editor: Arya Mahendra | Penulis: rico syahputra
Rubrik: hukum | 9 April 2026 | 13:10:14
Polisi Periksa Manajer PT PBE Usai Lift Proyek RS Santa Maria Jatuh, Tiga Pekerja Luka Parah
Kanit Reskrim Polsek Sukajadi AKP Leo Putra Dirgantara. (Foto: Rico Syahputra)

PEKANBARU — Kepolisian masih menyelidiki insiden kecelakaan kerja di proyek pembangunan Rumah Sakit Santa Maria, Pekanbaru, yang menyebabkan tiga pekerja mengalami luka berat. Sejumlah pihak dari perusahaan kontraktor, PT Persada Bumi Etam (PBE), telah dimintai keterangan.

Unit Reskrim Polsek Sukajadi memeriksa manajer proyek, manajer K3, serta operator lift terkait dugaan kelalaian dalam penggunaan lift barang yang difungsikan untuk mengangkut pekerja.

Kanit Reskrim Polsek Sukajadi AKP Leo Putra Dirgantara mengatakan, pemeriksaan masih berfokus pada pendalaman unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.

“Sudah tiga orang yang diperiksa, termasuk manajer dan bagian K3. Dugaan kelalaian masih kami dalami,” kata Leo, Kamis (9/4/2026).

Insiden terjadi pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, tiga pekerja proyek tengah turun dari lantai tujuh menggunakan lift barang usai menyelesaikan aktivitas pembersihan peralatan kerja.

Namun, saat lift berada di sekitar lantai enam, alat tersebut tiba-tiba berhenti sebelum akhirnya terjun bebas hingga ke lantai dasar. Dugaan sementara, gangguan terjadi pada kawat sling yang tidak tergulung sempurna serta kegagalan sistem pengereman.

Akibat kejadian itu, tiga pekerja yakni Kusnia (23), Muhammad Agit Nurjamil (25), dan Ashari Ananta Pangestu (27) mengalami patah tulang pada bagian kaki serta luka lainnya. Ketiganya kini menjalani perawatan intensif di RS Santa Maria Pekanbaru.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa kabel baja yang putus, satu unit angkong, serta patahan alat kerja. Garis polisi juga telah dipasang di lokasi kejadian.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan, sejumlah pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri seperti helm proyek saat beraktivitas. Temuan ini turut menjadi perhatian penyidik dalam mengusut aspek keselamatan kerja di proyek tersebut.

Polisi memastikan proses penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana dalam insiden tersebut. (ric)