logo
Tragedi Banjir Bandang Nepal-Tibet: Korban Tewas Tembus 469 Orang, 1.500 Lebih M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manjakan Lidah Warga Pekanbaru, Dawik Toast Tawarkan Roti Panggang Kekinian Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Padamkan Karhutla dengan Tepung Singkong, BRIN Kaji Metode Penyebaran: Kan Tak M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Menguat di Akhir Pekan, Ditutup ke Rp17.693 per Dolar AS, Sentimen BI Jad Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Danantara Setor Rp120 Triliun ke APBN 2026, Menkeu: Pendapatan Negara Meningkat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Bupati Kuansing: Menhut Raja Juli Kembali Bungkam Saat Ditanya Selisih Uan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kebakaran Lahan Gambut Dekati Permukiman di Tembilahan, Tim Gabungan Berjibaku P Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Digempur Konten Medsos, Wabup Rohil Jhony Charles Tetap Fokus Tangani Karhutla Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Abrasi Mengganas di Kuala Enok, Belasan Rumah Ambruk dan Terseret ke Laut

news | 19 Juni 2026 | 11:08:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Ade Prasetya | Ditonton: 227 kali

Abrasi hebat melanda kawasan pesisir Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, selama tiga hari berturut-turut. Kikisian daratan yang semakin parah menyebabkan belasan rumah warga rusak hingga ambruk dan terseret ke laut akibat tingginya pasang air laut. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, sementara warga terpaksa mengungsi demi keselamatan. Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan pemerintah setempat telah mendirikan posko darurat serta menyalurkan bantuan bagi korban terdampak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam bencana yang mengancam pemukiman pesisir tersebut.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT