logo
● Udara Pekanbaru Tak Sehat, AQI Tembus 163, Warga Diminta Waspadai Asap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Muhamad Adil Laska Terpilih Sebagai Ketua LPM Tobekgodang Periode 2026-2029 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hujan, Petir dan Ancaman Asap Mengintai Riau, BMKG Ingatkan Warga Waspada Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● PSPS Pekanbaru Tantang Persikad, Tiga Poin Bisa Perkokoh Posisi Puncak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Wawako Pekanbaru Ingatkan Personel Satpol PP, Jangan Nodai Seragam dengan Pungli Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Gegara Uang Judi Online Rp500 Ribu, Ayah di Bandung Tega Habisi Nyawa Anak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Akhir Pekan yang Berat bagi Rupiah, Dolar AS Bertengger di Rp18.080 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hilang Usai Kericuhan di Kebun PT ADEI, Sampe Simarmata Diduga Jadi Korban Pembu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Randai Sisawah, Panggung Tradisi yang Menggerakkan Wisata Budaya

news | 28 Juni 2026 | 14:15:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Aldian | Ditonton: 648 kali

Randai Sisawah menjadi bukti bahwa warisan budaya Minangkabau tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Di Nagari Sisawah, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, seni teater rakyat yang memadukan silat, tari, musik, lagu, dan drama ini tak hanya dilestarikan, tetapi juga menjadi daya tarik utama Desa Wisata 1000 Ngalau. Wisatawan dapat menikmati pertunjukan sekaligus belajar langsung kesenian tradisional yang kini berperan penting dalam menggerakkan pariwisata berbasis budaya.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT