logo
Tragedi Banjir Bandang Nepal-Tibet: Korban Tewas Tembus 469 Orang, 1.500 Lebih M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manjakan Lidah Warga Pekanbaru, Dawik Toast Tawarkan Roti Panggang Kekinian Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Padamkan Karhutla dengan Tepung Singkong, BRIN Kaji Metode Penyebaran: Kan Tak M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Menguat di Akhir Pekan, Ditutup ke Rp17.693 per Dolar AS, Sentimen BI Jad Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Danantara Setor Rp120 Triliun ke APBN 2026, Menkeu: Pendapatan Negara Meningkat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Bupati Kuansing: Menhut Raja Juli Kembali Bungkam Saat Ditanya Selisih Uan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kebakaran Lahan Gambut Dekati Permukiman di Tembilahan, Tim Gabungan Berjibaku P Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Digempur Konten Medsos, Wabup Rohil Jhony Charles Tetap Fokus Tangani Karhutla Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Kabut Asap Kembali Muncul di Pekanbaru, 50 Hotspot Terdeteksi

news | 19 Agustus 2026 | 20:23:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 194 kali

Kabut asap tipis mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kota Pekanbaru, Riau.Kondisi ini diduga merupakan dampak asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah sekitar, terutama Kabupaten Pelalawan. Berdasarkan pantauan BMKG Pekanbaru, terdeteksi 50 titik panas yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Riau, dengan jumlah terbanyak berada di Pelalawan sebanyak 22 titik. Di tengah kondisi tersebut, Satgas Karhutla Riau terus melakukan pemadaman melalui jalur darat dan udara, termasuk water bombing serta operasi Teknik Modifikasi Cuaca untuk memicu turunnya hujan

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT