logo
SYD Law Office Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap Pelalawan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPK Limpahkan Berkas Dua Tersangka Suap Jual Beli Jabatan Kuansing ke JPU Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Karhutla Rantau Baru Capai 253 Hektare, Tim Gabungan dan RAPP Berjibaku Cegah Ap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Lemang di Pinggir Jalan Pekanbaru, Tradisi Kuliner yang Tetap Bertahan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Banjir Bandang Nepal, 270 Orang Tewas dan 1.300 Orang Hilang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing untuk Perkuat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Riau Belum Aman dari Karhutla, Pangdam: 110 Perwira Pusat Dikerahkan Perkuat Pen Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Ungkap 35 Kasus Karhutla, Total Tersangka 38 Orang, Kapolda: Modus Te Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Kabut Asap Kembali Muncul di Pekanbaru, 50 Hotspot Terdeteksi

news | 19 Agustus 2026 | 20:23:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 180 kali

Kabut asap tipis mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kota Pekanbaru, Riau.Kondisi ini diduga merupakan dampak asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah sekitar, terutama Kabupaten Pelalawan. Berdasarkan pantauan BMKG Pekanbaru, terdeteksi 50 titik panas yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Riau, dengan jumlah terbanyak berada di Pelalawan sebanyak 22 titik. Di tengah kondisi tersebut, Satgas Karhutla Riau terus melakukan pemadaman melalui jalur darat dan udara, termasuk water bombing serta operasi Teknik Modifikasi Cuaca untuk memicu turunnya hujan

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT