logo
Tragedi Banjir Bandang Nepal-Tibet: Korban Tewas Tembus 469 Orang, 1.500 Lebih M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manjakan Lidah Warga Pekanbaru, Dawik Toast Tawarkan Roti Panggang Kekinian Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Padamkan Karhutla dengan Tepung Singkong, BRIN Kaji Metode Penyebaran: Kan Tak M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Menguat di Akhir Pekan, Ditutup ke Rp17.693 per Dolar AS, Sentimen BI Jad Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Danantara Setor Rp120 Triliun ke APBN 2026, Menkeu: Pendapatan Negara Meningkat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Bupati Kuansing: Menhut Raja Juli Kembali Bungkam Saat Ditanya Selisih Uan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kebakaran Lahan Gambut Dekati Permukiman di Tembilahan, Tim Gabungan Berjibaku P Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Digempur Konten Medsos, Wabup Rohil Jhony Charles Tetap Fokus Tangani Karhutla Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Harga Ayam Meroket, Omzet Pedagang Di Pekanbaru Anjlok 50 Persen

news | 19 Agustus 2026 | 20:25:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 160 kali

Harga daging ayam potong di Pasar Cik Puan, Pekanbaru, Riau, terus mengalami kenaikan hingga menembus Rp40 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya harga ayam berada di kisaran Rp25 ribu per kilogram. Pedagang juga mengeluhkan pasokan yang semakin terbatas. Dari yang biasanya mendapat 8 hingga 10 kotak ayam, kini hanya menerima 3 sampai 4 kotak dari distributor. Kondisi ini membuat pedagang terpaksa membatasi penjualan dan omzet mereka disebut turun hingga 50 persen. Pedagang berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi persoalan pasokan dan menstabilkan harga ayam potong di pasaran.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT