Pekanbaru, Riau – Petugas Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 22 ekor buaya muara, saat melakukan pemeriksaan menggunakan mesin X-ray.
Satwa langka tersebut diketahui akan dikirim melalui jasa pengiriman kilat. Saat pemeriksaan, petugas mencurigai salah satu paket dan setelah diperiksa lebih lanjut, ditemukan bahwa paket tersebut berisi 22 ekor buaya yang dikemas dalam delapan kantong plastik. Dari jumlah itu, tujuh ekor dalam kondisi mati dan 15 ekor lainnya masih hidup.
Dari alamat yang tercantum pada paket, rencananya seluruh buaya tersebut akan dikirim ke Jakarta Timur. Namun, hasil penyelidikan mengungkap bahwa alamat pada paket merupakan alamat perorangan, bukan alamat resmi tujuan pengiriman.
Pihak BBKSDA Riau segera melakukan perawatan sementara terhadap buaya yang masih hidup di Klinik Transit Satwa. Sementara tujuh ekor yang mati disimpan dalam pendingin. Buaya yang masih hidup akan dilepasliarkan ke salah satu kawasan konservasi di Provinsi Riau.
Kejadian ini menunjukkan pentingnya pengawasan ketat terhadap pengiriman satwa langka dan upaya serius aparat bandara dalam mencegah perdagangan ilegal satwa dilindungi.
Tikungan Maut Sudirman! Calya Ringsek Hantam Pohon, Tiga Orang Terluka
Maut Di Tengah Banjir! Ayah Dan Anak Ditemukan Tak Sadarkan Diri
Runway Diuji Demi Keselamatan, Bandara SSK II Sesuaikan Jam Operasional
Vonis 2 Tahun Digugat! Abdul Wahid Lawan Putusan Hakim
Teror Monyet Liar Resahkan Warga, Lansia hingga Orang Tidur Jadi Korban
Hujan Deras Tak Halangi Pendukung Hadiri Sidang Putusan Abdul Wahid
Pemkot Pekanbaru Ultimatum Pedagang Jalan Teratai untuk Segera Pindah
Enam Kali Beraksi, Komplotan Begal Sadis Akhirnya Tertangkap
Checkout Gagal Berujung Petaka, Wanita di Riau Kehilangan Rp300 Juta
Abdul Wahid Menanti Vonis, Kuasa Hukum Tetap Bertahan pada Pleidoi
Api Mengamuk di Tembilahan, Empat Rumah Hangus Terbakar
Teror Harimau Sumatera Lumpuhkan Desa, Sekolah di Inhil Ditutup Sementara




