logo
SYD Law Office Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap Pelalawan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPK Limpahkan Berkas Dua Tersangka Suap Jual Beli Jabatan Kuansing ke JPU Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Karhutla Rantau Baru Capai 253 Hektare, Tim Gabungan dan RAPP Berjibaku Cegah Ap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Lemang di Pinggir Jalan Pekanbaru, Tradisi Kuliner yang Tetap Bertahan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Banjir Bandang Nepal, 270 Orang Tewas dan 1.300 Orang Hilang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kepala BIN Dorong UU Penanggulangan Spionase dan Intervensi Asing untuk Perkuat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Riau Belum Aman dari Karhutla, Pangdam: 110 Perwira Pusat Dikerahkan Perkuat Pen Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Ungkap 35 Kasus Karhutla, Total Tersangka 38 Orang, Kapolda: Modus Te Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Harga Ayam Meroket, Omzet Pedagang Di Pekanbaru Anjlok 50 Persen

news | 19 Agustus 2026 | 20:25:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 152 kali

Harga daging ayam potong di Pasar Cik Puan, Pekanbaru, Riau, terus mengalami kenaikan hingga menembus Rp40 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya harga ayam berada di kisaran Rp25 ribu per kilogram. Pedagang juga mengeluhkan pasokan yang semakin terbatas. Dari yang biasanya mendapat 8 hingga 10 kotak ayam, kini hanya menerima 3 sampai 4 kotak dari distributor. Kondisi ini membuat pedagang terpaksa membatasi penjualan dan omzet mereka disebut turun hingga 50 persen. Pedagang berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi persoalan pasokan dan menstabilkan harga ayam potong di pasaran.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT