logo
● Polres Kuansing Bongkar Penyelundupan 2.400 Liter Pertalite Bersubsidi, Dua Oran Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Sasar Kabel FO Semraut, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Penertiban ke Jalan Paus Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Warga Rumbai Silahkan Kunjungi Pasar Murah, Beras SPHP Dijual Rp60 Ribu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Udara Pekanbaru Kian Mengkhawatirkan, PM2.5 Enam Kali Ambang Batas WHO Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hujan Lebat Disertai Petir Malam Ini, BMKG Pantau 11 Titik Panas di Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Dipicu Sengketa Tanah, Adik Bacok Kakak Kandung Hingga Tewas di Ukui Pela Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Makin Terpuruk, Ditutup di Level Rp18.060 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Harga Ayam Meroket, Omzet Pedagang Di Pekanbaru Anjlok 50 Persen

news | 19 Agustus 2026 | 20:25:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 482 kali

Harga daging ayam potong di Pasar Cik Puan, Pekanbaru, Riau, terus mengalami kenaikan hingga menembus Rp40 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya harga ayam berada di kisaran Rp25 ribu per kilogram. Pedagang juga mengeluhkan pasokan yang semakin terbatas. Dari yang biasanya mendapat 8 hingga 10 kotak ayam, kini hanya menerima 3 sampai 4 kotak dari distributor. Kondisi ini membuat pedagang terpaksa membatasi penjualan dan omzet mereka disebut turun hingga 50 persen. Pedagang berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi persoalan pasokan dan menstabilkan harga ayam potong di pasaran.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT