logo
Lima Anggota Sindikat MiChat Di Pekanbaru Diringkus, Polsek Sukajadi Buru 4 Pela Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 287 Personel Berjibaku Hari Ketujuh, Karhutla di Desa Terusan Pelalawan Capai 64 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Starlink Mentawai Jadi Alarm, APJII Ingatkan ISP di Riau Jangan Langgar At Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tebang Kayu Buka Kebun Sawit, Dua Pria Dijerat UU Perusakan Hutan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 265 Hotspot Muncul di Riau, Pelalawan Catat Titik Panas Terbanyak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Semarak HUT RI ke-81, Mahasiswa KKN Abdurrab Ajak Anak Desa Lubuk Kerapat Berlom Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tragedi Banjir Bandang Nepal-Tibet: Korban Tewas Tembus 469 Orang, 1.500 Lebih M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manjakan Lidah Warga Pekanbaru, Dawik Toast Tawarkan Roti Panggang Kekinian Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Harga Ayam Meroket, Omzet Pedagang Di Pekanbaru Anjlok 50 Persen

news | 19 Agustus 2026 | 20:25:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 170 kali

Harga daging ayam potong di Pasar Cik Puan, Pekanbaru, Riau, terus mengalami kenaikan hingga menembus Rp40 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya harga ayam berada di kisaran Rp25 ribu per kilogram. Pedagang juga mengeluhkan pasokan yang semakin terbatas. Dari yang biasanya mendapat 8 hingga 10 kotak ayam, kini hanya menerima 3 sampai 4 kotak dari distributor. Kondisi ini membuat pedagang terpaksa membatasi penjualan dan omzet mereka disebut turun hingga 50 persen. Pedagang berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi persoalan pasokan dan menstabilkan harga ayam potong di pasaran.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT