logo
Lima Anggota Sindikat MiChat Di Pekanbaru Diringkus, Polsek Sukajadi Buru 4 Pela Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 287 Personel Berjibaku Hari Ketujuh, Karhutla di Desa Terusan Pelalawan Capai 64 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Starlink Mentawai Jadi Alarm, APJII Ingatkan ISP di Riau Jangan Langgar At Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tebang Kayu Buka Kebun Sawit, Dua Pria Dijerat UU Perusakan Hutan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 265 Hotspot Muncul di Riau, Pelalawan Catat Titik Panas Terbanyak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Semarak HUT RI ke-81, Mahasiswa KKN Abdurrab Ajak Anak Desa Lubuk Kerapat Berlom Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tragedi Banjir Bandang Nepal-Tibet: Korban Tewas Tembus 469 Orang, 1.500 Lebih M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manjakan Lidah Warga Pekanbaru, Dawik Toast Tawarkan Roti Panggang Kekinian Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Pelalawan Membara, Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap

news | 24 Agustus 2026 | 20:05:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 188 kali

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, terdeteksi 335 titik panas di Riau pada 23 Agustus 2026, dengan Kabupaten Pelalawan menjadi penyumbang terbesar sebanyak 216 hotspot. BMKG menyebut arah angin dari tenggara membawa asap dari Pelalawan menuju Pekanbaru sehingga jarak pandang sempat menurun hingga empat kilometer. Masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan tidak melakukan pembakaran lahan, sementara pemantauan kualitas udara dan sebaran titik panas terus dilakukan untuk mengantisipasi memburuknya kondisi kabut asap di Riau.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT