Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, terdeteksi 335 titik panas di Riau pada 23 Agustus 2026, dengan Kabupaten Pelalawan menjadi penyumbang terbesar sebanyak 216 hotspot. BMKG menyebut arah angin dari tenggara membawa asap dari Pelalawan menuju Pekanbaru sehingga jarak pandang sempat menurun hingga empat kilometer. Masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan tidak melakukan pembakaran lahan, sementara pemantauan kualitas udara dan sebaran titik panas terus dilakukan untuk mengantisipasi memburuknya kondisi kabut asap di Riau.
Ular Sanca 3 Meter Masuk Kandang Ayam Warga di Pekanbaru
BBKSDA Riau Evakuasi Harimau Sumatera di Semenanjung Kampar
Polda Riau Gelar Operasi Sarang Narkoba di Enam Tempat Hiburan Malam
Kabut Asap Tebal di Rohil, Jarak Pandang Nelayan Hanya 100 Meter
15 Tahun Menanti, Jalan Beton Rp19,3 Miliar Mulai Dibangun di Kubu Babussalam
Resmi! Sarman Syahroni Jadi Sekda Rohil
Bahan Baku Naik, Pedagang Piscok Pekanbaru Pilih Tahan Harga
Banjir Hambat Proyek Pelebaran Jalan HR Soebrantas Pekanbaru
Kendalikan Inflasi, Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah
Belasan Pasien BPJS Menunggu, Kamar Rawat Inap Rsud Arifin Achmad Penuh
Pertamina Akui Ada Masalah Distribusi Bbm Di Riau, Pengawasan Diperkuat
Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Pekanbaru Kembali PJJ






