logo
● Udara Pekanbaru Tak Sehat, AQI Tembus 163, Warga Diminta Waspadai Asap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Muhamad Adil Laska Terpilih Sebagai Ketua LPM Tobekgodang Periode 2026-2029 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hujan, Petir dan Ancaman Asap Mengintai Riau, BMKG Ingatkan Warga Waspada Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● PSPS Pekanbaru Tantang Persikad, Tiga Poin Bisa Perkokoh Posisi Puncak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Wawako Pekanbaru Ingatkan Personel Satpol PP, Jangan Nodai Seragam dengan Pungli Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Gegara Uang Judi Online Rp500 Ribu, Ayah di Bandung Tega Habisi Nyawa Anak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Akhir Pekan yang Berat bagi Rupiah, Dolar AS Bertengger di Rp18.080 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hilang Usai Kericuhan di Kebun PT ADEI, Sampe Simarmata Diduga Jadi Korban Pembu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Pelalawan Membara, Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap

news | 24 Agustus 2026 | 20:05:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 366 kali

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, terdeteksi 335 titik panas di Riau pada 23 Agustus 2026, dengan Kabupaten Pelalawan menjadi penyumbang terbesar sebanyak 216 hotspot. BMKG menyebut arah angin dari tenggara membawa asap dari Pelalawan menuju Pekanbaru sehingga jarak pandang sempat menurun hingga empat kilometer. Masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan tidak melakukan pembakaran lahan, sementara pemantauan kualitas udara dan sebaran titik panas terus dilakukan untuk mengantisipasi memburuknya kondisi kabut asap di Riau.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT