logo
● Sasar Kabel FO Semraut, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Penertiban ke Jalan Paus Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Warga Rumbai Silahkan Kunjungi Pasar Murah, Beras SPHP Dijual Rp60 Ribu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Udara Pekanbaru Kian Mengkhawatirkan, PM2.5 Enam Kali Ambang Batas WHO Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hujan Lebat Disertai Petir Malam Ini, BMKG Pantau 11 Titik Panas di Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Dipicu Sengketa Tanah, Adik Bacok Kakak Kandung Hingga Tewas di Ukui Pela Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Makin Terpuruk, Ditutup di Level Rp18.060 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Sita 2,1 Kg Sabu dan 284 Catridge Etomidate di Pekanbaru, Dua DPO Dib Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, Sekolah Beralih ke PJJ

news | 27 Agustus 2026 | 20:00:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 472 kali

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla berdampak pada aktivitas pendidikan di Kota Pekanbaru, Riau. Sejumlah sekolah menghentikan sementara pembelajaran tatap muka dan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ demi melindungi kesehatan siswa. SMP Negeri 13 Pekanbaru menjadi salah satu sekolah yang mulai menerapkan PJJ selama tiga hari. Para siswa tetap mengikuti pembelajaran dari rumah dengan jadwal, seragam, dan absensi seperti biasa, sementara para guru tetap hadir di sekolah untuk memastikan proses belajar berjalan optimal. Pemerintah Kota Pekanbaru juga mengimbau orang tua membatasi aktivitas anak di luar rumah selama kondisi kabut asap masih terjadi dan terus memantau kualitas udara sebelum pembelajaran tatap muka kembali dibuka.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT