logo
● Udara Pekanbaru Tak Sehat, AQI Tembus 163, Warga Diminta Waspadai Asap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Muhamad Adil Laska Terpilih Sebagai Ketua LPM Tobekgodang Periode 2026-2029 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hujan, Petir dan Ancaman Asap Mengintai Riau, BMKG Ingatkan Warga Waspada Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● PSPS Pekanbaru Tantang Persikad, Tiga Poin Bisa Perkokoh Posisi Puncak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Wawako Pekanbaru Ingatkan Personel Satpol PP, Jangan Nodai Seragam dengan Pungli Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Gegara Uang Judi Online Rp500 Ribu, Ayah di Bandung Tega Habisi Nyawa Anak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Akhir Pekan yang Berat bagi Rupiah, Dolar AS Bertengger di Rp18.080 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hilang Usai Kericuhan di Kebun PT ADEI, Sampe Simarmata Diduga Jadi Korban Pembu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, Sekolah Beralih ke PJJ

news | 27 Agustus 2026 | 20:00:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 475 kali

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla berdampak pada aktivitas pendidikan di Kota Pekanbaru, Riau. Sejumlah sekolah menghentikan sementara pembelajaran tatap muka dan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ demi melindungi kesehatan siswa. SMP Negeri 13 Pekanbaru menjadi salah satu sekolah yang mulai menerapkan PJJ selama tiga hari. Para siswa tetap mengikuti pembelajaran dari rumah dengan jadwal, seragam, dan absensi seperti biasa, sementara para guru tetap hadir di sekolah untuk memastikan proses belajar berjalan optimal. Pemerintah Kota Pekanbaru juga mengimbau orang tua membatasi aktivitas anak di luar rumah selama kondisi kabut asap masih terjadi dan terus memantau kualitas udara sebelum pembelajaran tatap muka kembali dibuka.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT