logo
● 11 Lokasi PETI Ditertibkan di Kuansing, Polisi Musnahkan 42 Rakit Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Indonesia vs Singapura: Adu Kualitas Teknik di Bawah Gemuruh GBK Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polresta Pekanbaru Bongkar Penipuan Modus Investasi Proyek, Para Korban Alami Ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Akhir Pekan Menguat Tipis, Tapi Bayang-Bayang Rp18.000 Belum Pergi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Negara Tidak Boleh Kalah Oleh Rumor: Keterbukaan Informasi sebagai Fondasi Keper Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Purnawirawan Polri Jadi Tersangka Kasus Sabu, 9 Paket Diamankan di Pelalawan, Pe Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Operasi SAR KM Virgo Masuki Hari Ketiga Belas: Sepuluh Jenazah Kembali Ditemukan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Korlantas Polri Resmikan STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Hotspot Turun, Pekanbaru Masih Berasap

news | 2 September 2026 | 20:05:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 163 kali

BMKG Stasiun Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru mendeteksi 26 titik panas atau hotspot yang tersebar di tujuh kabupaten di Riau. Jumlah ini turun drastis setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur sejumlah wilayah. Meski hotspot berkurang, kualitas udara di Kota Pekanbaru masih berada pada level tidak sehat dan kabut asap tipis masih terpantau. BMKG menyebut asap tersebut merupakan kiriman dari Pelalawan, Jambi, dan Sumatra Selatan akibat pergerakan angin dari selatan menuju utara. Masyarakat diimbau tetap menggunakan masker untuk mengantisipasi dampak kabut asap.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT