Puluhan mahasiswa Universitas Riau menggelar aksi demonstrasi untuk mendesak pemerintah lebih serius menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menuntut langkah nyata dan berkelanjutan, mulai dari penguatan pencegahan, penanganan kebakaran di wilayah rawan, hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan. Mahasiswa menilai dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga memicu kabut asap yang mengancam kesehatan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Melalui aksi ini, mahasiswa berharap pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait dapat memperkuat koordinasi agar penanganan karhutla berjalan efektif dan bencana serupa tidak terus berulang. Muhammad Ikhsan Darmawan, Gubernur BEM FKIP UNRI, turut menyuarakan aspirasi mahasiswa agar menjadi perhatian pemerintah.






