logo
Intan Sari Terpilih Jadi Ketua RT 02 Tobekgodang, Partisipasi Warga Capai 90 Per Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Hari Ini Guyur Rohul dan Kuansing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Riau Desak Pemprov Tetapkan Standar Harga Kelapa, Harga di Inhil Anjlok ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPU Pekanbaru dan PWI Teken MoU, Perkuat Publikasi Kepemiluan hingga Tangkal Hoa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Ubah Jam Operasional Sementara Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ditjenpas Riau Akui Kelalaian Pengawal Jadi Pemicu Napi Kabur, Usul Hukuman Bera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pengakuan Tangan Kanan Ibnu: Napi Kabur Diduga Rutin Keluar Lapas, Sipir Disebut Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terungkap! Napi Kabur dari Lapas Pekanbaru Diduga "Otak" Penyelundupan Sabu ke B Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Harga Sawit Terjun Bebas, Petani Menjerit

news | 31 Mei 2026 | 11:25:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Dikky Kinoi | Ditonton: 278 kali

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Pelalawan, Riau, anjlok hingga hampir Rp2.000 per kilogram hanya dalam tiga hari. Kondisi ini membuat petani dan pengusaha peron merugi besar. Penurunan harga diduga dipicu kekhawatiran pasar terhadap kebijakan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam, termasuk CPO, yang akan dilakukan melalui satu pintu. Petani berharap pemerintah segera memberikan kepastian agar harga sawit kembali stabil dan tidak semakin membebani masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT