
PELALAWAN – Lutfi, anak laki laki berumur 6 tahun itu mandi di Sungai Equator. Naas, usai melompat dari jembatan yang membentang di atas Sungai Equator, bocah itu tidak pernah lagi muncul di permukaan. Lima jam setelah dilakukan pencarian, bocah itu ditemukan sudah tidak bernyawa.
“Korban atas nama Lutfi umur 6 tahun, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Equator,” terang Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Lambok Hendriko.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (23/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu korban tengah asyik mandi bersama 10 orang teman sebayanya di Sungai Equator, Desa Tanjung Kuyo, Kecamatan Pangkalan Lesung. Di hari kejadian air Sungai Equator meluap dan arusnya deras.
Dari atas jembatan korban nekat melompat ke dalam sungai. Namun sudah cukup lama korban tidak kunjung muncul dari dalam sungai. Menyadari hal itu, teman korban memberitahu orang tuanya dan selanjutnya orang tua korban melaporkan peristiwa malang itu ke Polsek kalau anaknya tenggelam di Sungai Equator.
Untuk melakukan pencarian korban, Kapolsek Pangkalan Lesung berkoordinasi dengan BPBD Pelalawan, Polairud Polres Pelalawan, dan Basarnas Kota Pekanbaru.
"Saat tim dalam perjalan menuju ke lokasi, korban berhasil ditemukan warga yang ikut melakukan pencarian sekitar pukul 23.00 WIB, berjarak 20 meter dari titik tenggelamnya," jelas kapolsek. (dik)
PELALAWAN – Lutfi, anak laki laki berumur 6 tahun itu mandi di Sungai Equator. Naas, usai melompat dari jembatan yang membentang di atas Sungai Equator, bocah itu tidak pernah lagi muncul di permukaan. Lima jam setelah dilakukan pencarian, bocah itu ditemukan sudah tidak bernyawa.
“Korban atas nama Lutfi umur 6 tahun, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Equator,” terang Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Lambok Hendriko.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (23/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu korban tengah asyik mandi bersama 10 orang teman sebayanya di Sungai Equator, Desa Tanjung Kuyo, Kecamatan Pangkalan Lesung. Di hari kejadian air Sungai Equator meluap dan arusnya deras.
Dari atas jembatan korban nekat melompat ke dalam sungai. Namun sudah cukup lama korban tidak kunjung muncul dari dalam sungai. Menyadari hal itu, teman korban memberitahu orang tuanya dan selanjutnya orang tua korban melaporkan peristiwa malang itu ke Polsek kalau anaknya tenggelam di Sungai Equator.
Untuk melakukan pencarian korban, Kapolsek Pangkalan Lesung berkoordinasi dengan BPBD Pelalawan, Polairud Polres Pelalawan, dan Basarnas Kota Pekanbaru.
"Saat tim dalam perjalan menuju ke lokasi, korban berhasil ditemukan warga yang ikut melakukan pencarian sekitar pukul 23.00 WIB, berjarak 20 meter dari titik tenggelamnya," jelas kapolsek. (dik)