logo
UPDATE: Tangis di Laut Madura, Lima Penumpang KMP Mutiara Sentosa II Tewas, 225 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Gempa Kumamoto Makin Mematikan, Korban Tewas Capai 38 Orang, KBRI Berger Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai, Tunggakan Bertahun-tahun Cukup Bayar Dua Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Pilot Malaysia Airlines: Positif Tiga Jenis Narkoba, Bawa Urine Cadangan u Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kapal Surabaya-Makassar Terbakar di Laut Jawa, Operasi Penyelamatan Ratusan Penu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Bupati Pemalang Terjaring OTT di Hotel, KPK Selidiki Keterlibatan Wanita Pendamp Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Semarang Usai Ratusan Siswa Didu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BK DPRD Riau Segera Putuskan Sanksi Dua Anggota yang Bentrok, Publik Menanti Ket Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / PELALAWAN
Mandi-mandi dan Lompat dari Atas Jembatan Sungai Equator, Bocah Enam Tahun Tewas Tenggelam
Jenazah bocah enam tahun di rumah duka setelah ditemukan tewas usai mandi-mandi di Sungai Equator, Pangkalan Lesung, Pelalawan. (Foto: Dikki Kinoi)
Mandi-mandi dan Lompat dari Atas Jembatan Sungai Equator, Bocah Enam Tahun Tewas Tenggelam
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
23 April 2026 | 05:07:59

PELALAWAN – Lutfi, anak laki laki berumur 6 tahun itu mandi di Sungai Equator. Naas, usai melompat dari jembatan yang membentang di atas Sungai Equator, bocah itu tidak pernah lagi muncul di permukaan. Lima  jam setelah dilakukan pencarian, bocah itu ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Korban atas nama Lutfi umur 6 tahun, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Equator,” terang Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Lambok Hendriko.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (23/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu korban tengah asyik mandi bersama 10 orang teman sebayanya di Sungai Equator, Desa Tanjung Kuyo, Kecamatan Pangkalan Lesung. Di hari kejadian air Sungai Equator meluap dan arusnya  deras. 

iklan-view

Dari atas jembatan korban nekat melompat ke dalam sungai. Namun sudah cukup lama korban tidak kunjung muncul dari dalam sungai. Menyadari hal itu, teman korban memberitahu orang tuanya dan selanjutnya orang tua korban melaporkan peristiwa malang itu ke Polsek kalau anaknya tenggelam di Sungai Equator. 

Untuk melakukan pencarian korban, Kapolsek Pangkalan Lesung berkoordinasi dengan BPBD Pelalawan, Polairud Polres Pelalawan, dan Basarnas Kota Pekanbaru.

"Saat tim dalam perjalan menuju ke lokasi, korban berhasil ditemukan warga yang ikut melakukan pencarian sekitar pukul 23.00 WIB, berjarak 20 meter dari titik tenggelamnya," jelas kapolsek. (dik)

Home / Hukum
Mandi-mandi dan Lompat dari Atas Jembatan Sungai Equator, Bocah Enam Tahun Tewas Tenggelam
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
Rubrik: hukum | 23 April 2026 | 05:07:59
Mandi-mandi dan Lompat dari Atas Jembatan Sungai Equator, Bocah Enam Tahun Tewas Tenggelam
Jenazah bocah enam tahun di rumah duka setelah ditemukan tewas usai mandi-mandi di Sungai Equator, Pangkalan Lesung, Pelalawan. (Foto: Dikki Kinoi)

PELALAWAN – Lutfi, anak laki laki berumur 6 tahun itu mandi di Sungai Equator. Naas, usai melompat dari jembatan yang membentang di atas Sungai Equator, bocah itu tidak pernah lagi muncul di permukaan. Lima  jam setelah dilakukan pencarian, bocah itu ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Korban atas nama Lutfi umur 6 tahun, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Equator,” terang Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Lambok Hendriko.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (23/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu korban tengah asyik mandi bersama 10 orang teman sebayanya di Sungai Equator, Desa Tanjung Kuyo, Kecamatan Pangkalan Lesung. Di hari kejadian air Sungai Equator meluap dan arusnya  deras. 

Dari atas jembatan korban nekat melompat ke dalam sungai. Namun sudah cukup lama korban tidak kunjung muncul dari dalam sungai. Menyadari hal itu, teman korban memberitahu orang tuanya dan selanjutnya orang tua korban melaporkan peristiwa malang itu ke Polsek kalau anaknya tenggelam di Sungai Equator. 

Untuk melakukan pencarian korban, Kapolsek Pangkalan Lesung berkoordinasi dengan BPBD Pelalawan, Polairud Polres Pelalawan, dan Basarnas Kota Pekanbaru.

"Saat tim dalam perjalan menuju ke lokasi, korban berhasil ditemukan warga yang ikut melakukan pencarian sekitar pukul 23.00 WIB, berjarak 20 meter dari titik tenggelamnya," jelas kapolsek. (dik)