logo
● Penampungan Solar Ilegal di Kampar Digerebek Polda, Sempat Dihalangi Warga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Cetak Prestasi Bersejarah bagi Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kasus Sabu 46,93 Kg di Pekanbaru: Oknum TNI Ditahan Pomdam dan Terancam Dipecat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Narkotika dalam Bo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pekanbarutv.com dan UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Gagalkan Peredaran 46,9 Kg Sabu, Tersangka Babinsa dan Warga Sipil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Direktur Toba Pulp Lestari Anwar Lawden Tersangka Dugaan Korupsi Rp 2 Triliun Tr Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / PELALAWAN
Mandi-mandi dan Lompat dari Atas Jembatan Sungai Equator, Bocah Enam Tahun Tewas Tenggelam
Jenazah bocah enam tahun di rumah duka setelah ditemukan tewas usai mandi-mandi di Sungai Equator, Pangkalan Lesung, Pelalawan. (Foto: Dikki Kinoi)
Mandi-mandi dan Lompat dari Atas Jembatan Sungai Equator, Bocah Enam Tahun Tewas Tenggelam
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
Rubrik: hukum | 23 April 2026 | 05:07:59

PELALAWAN – Lutfi, anak laki laki berumur 6 tahun itu mandi di Sungai Equator. Naas, usai melompat dari jembatan yang membentang di atas Sungai Equator, bocah itu tidak pernah lagi muncul di permukaan. Lima  jam setelah dilakukan pencarian, bocah itu ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Korban atas nama Lutfi umur 6 tahun, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Equator,” terang Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Lambok Hendriko.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (23/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu korban tengah asyik mandi bersama 10 orang teman sebayanya di Sungai Equator, Desa Tanjung Kuyo, Kecamatan Pangkalan Lesung. Di hari kejadian air Sungai Equator meluap dan arusnya  deras. 

iklan-view

Dari atas jembatan korban nekat melompat ke dalam sungai. Namun sudah cukup lama korban tidak kunjung muncul dari dalam sungai. Menyadari hal itu, teman korban memberitahu orang tuanya dan selanjutnya orang tua korban melaporkan peristiwa malang itu ke Polsek kalau anaknya tenggelam di Sungai Equator. 

Untuk melakukan pencarian korban, Kapolsek Pangkalan Lesung berkoordinasi dengan BPBD Pelalawan, Polairud Polres Pelalawan, dan Basarnas Kota Pekanbaru.

"Saat tim dalam perjalan menuju ke lokasi, korban berhasil ditemukan warga yang ikut melakukan pencarian sekitar pukul 23.00 WIB, berjarak 20 meter dari titik tenggelamnya," jelas kapolsek. (dik)

Home / Hukum
Mandi-mandi dan Lompat dari Atas Jembatan Sungai Equator, Bocah Enam Tahun Tewas Tenggelam
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
Rubrik: hukum | 23 April 2026 | 05:07:59
Mandi-mandi dan Lompat dari Atas Jembatan Sungai Equator, Bocah Enam Tahun Tewas Tenggelam
Jenazah bocah enam tahun di rumah duka setelah ditemukan tewas usai mandi-mandi di Sungai Equator, Pangkalan Lesung, Pelalawan. (Foto: Dikki Kinoi)

PELALAWAN – Lutfi, anak laki laki berumur 6 tahun itu mandi di Sungai Equator. Naas, usai melompat dari jembatan yang membentang di atas Sungai Equator, bocah itu tidak pernah lagi muncul di permukaan. Lima  jam setelah dilakukan pencarian, bocah itu ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Korban atas nama Lutfi umur 6 tahun, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Equator,” terang Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Lambok Hendriko.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (23/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu korban tengah asyik mandi bersama 10 orang teman sebayanya di Sungai Equator, Desa Tanjung Kuyo, Kecamatan Pangkalan Lesung. Di hari kejadian air Sungai Equator meluap dan arusnya  deras. 

Dari atas jembatan korban nekat melompat ke dalam sungai. Namun sudah cukup lama korban tidak kunjung muncul dari dalam sungai. Menyadari hal itu, teman korban memberitahu orang tuanya dan selanjutnya orang tua korban melaporkan peristiwa malang itu ke Polsek kalau anaknya tenggelam di Sungai Equator. 

Untuk melakukan pencarian korban, Kapolsek Pangkalan Lesung berkoordinasi dengan BPBD Pelalawan, Polairud Polres Pelalawan, dan Basarnas Kota Pekanbaru.

"Saat tim dalam perjalan menuju ke lokasi, korban berhasil ditemukan warga yang ikut melakukan pencarian sekitar pukul 23.00 WIB, berjarak 20 meter dari titik tenggelamnya," jelas kapolsek. (dik)