logo
Kabar dari Tanah Suci: Hilang sejak 15 Mei, Calhaj Kloter JKG 27 Ditemukan Menin Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Blackout Pekanbaru, Dua Pria Kepergok Polisi Lagi Pesta Ganja di Kafe Naga Sakti Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sambangi Peternak Lokal di Tampan, Polsek Payung Sekaki Perkuat Ketahanan Pangan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Cuaca Riau Hari Ini: BMKG Prediksi Hujan Lokal, Pekanbaru dan Dumai Berpotensi D Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Viral Isu Pocong Bawa Sajam di Manggala Rohil, Datuk Penghulu Tegaskan Hoaks! ‎ Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga Emas Hari Ini 23 Mei 2026 Turun Serentak, Antam di Pegadaian Tembus Rp2,8 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Blackout Sumatera! Sebagian Listrik Pekanbaru Masih Padam, Banyak Warga "Ngungsi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Blackout Sumatera, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh: Patroli Blue Light Ditingka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / PELALAWAN
Mandi-mandi dan Lompat dari Atas Jembatan Sungai Equator, Bocah Enam Tahun Tewas Tenggelam
Jenazah bocah enam tahun di rumah duka setelah ditemukan tewas usai mandi-mandi di Sungai Equator, Pangkalan Lesung, Pelalawan. (Foto: Dikki Kinoi)
Mandi-mandi dan Lompat dari Atas Jembatan Sungai Equator, Bocah Enam Tahun Tewas Tenggelam
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
23 April 2026 | 05:07:59

PELALAWAN – Lutfi, anak laki laki berumur 6 tahun itu mandi di Sungai Equator. Naas, usai melompat dari jembatan yang membentang di atas Sungai Equator, bocah itu tidak pernah lagi muncul di permukaan. Lima  jam setelah dilakukan pencarian, bocah itu ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Korban atas nama Lutfi umur 6 tahun, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Equator,” terang Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Lambok Hendriko.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (23/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu korban tengah asyik mandi bersama 10 orang teman sebayanya di Sungai Equator, Desa Tanjung Kuyo, Kecamatan Pangkalan Lesung. Di hari kejadian air Sungai Equator meluap dan arusnya  deras. 

Dari atas jembatan korban nekat melompat ke dalam sungai. Namun sudah cukup lama korban tidak kunjung muncul dari dalam sungai. Menyadari hal itu, teman korban memberitahu orang tuanya dan selanjutnya orang tua korban melaporkan peristiwa malang itu ke Polsek kalau anaknya tenggelam di Sungai Equator. 

iklan-view

Untuk melakukan pencarian korban, Kapolsek Pangkalan Lesung berkoordinasi dengan BPBD Pelalawan, Polairud Polres Pelalawan, dan Basarnas Kota Pekanbaru.

"Saat tim dalam perjalan menuju ke lokasi, korban berhasil ditemukan warga yang ikut melakukan pencarian sekitar pukul 23.00 WIB, berjarak 20 meter dari titik tenggelamnya," jelas kapolsek. (dik)

Home / Hukum
Mandi-mandi dan Lompat dari Atas Jembatan Sungai Equator, Bocah Enam Tahun Tewas Tenggelam
Editor: Arya Mahendra | Penulis: dikky kinoi
Rubrik: hukum | 23 April 2026 | 05:07:59
Mandi-mandi dan Lompat dari Atas Jembatan Sungai Equator, Bocah Enam Tahun Tewas Tenggelam
Jenazah bocah enam tahun di rumah duka setelah ditemukan tewas usai mandi-mandi di Sungai Equator, Pangkalan Lesung, Pelalawan. (Foto: Dikki Kinoi)

PELALAWAN – Lutfi, anak laki laki berumur 6 tahun itu mandi di Sungai Equator. Naas, usai melompat dari jembatan yang membentang di atas Sungai Equator, bocah itu tidak pernah lagi muncul di permukaan. Lima  jam setelah dilakukan pencarian, bocah itu ditemukan sudah tidak bernyawa.

“Korban atas nama Lutfi umur 6 tahun, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Equator,” terang Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Lambok Hendriko.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (23/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu korban tengah asyik mandi bersama 10 orang teman sebayanya di Sungai Equator, Desa Tanjung Kuyo, Kecamatan Pangkalan Lesung. Di hari kejadian air Sungai Equator meluap dan arusnya  deras. 

Dari atas jembatan korban nekat melompat ke dalam sungai. Namun sudah cukup lama korban tidak kunjung muncul dari dalam sungai. Menyadari hal itu, teman korban memberitahu orang tuanya dan selanjutnya orang tua korban melaporkan peristiwa malang itu ke Polsek kalau anaknya tenggelam di Sungai Equator. 

Untuk melakukan pencarian korban, Kapolsek Pangkalan Lesung berkoordinasi dengan BPBD Pelalawan, Polairud Polres Pelalawan, dan Basarnas Kota Pekanbaru.

"Saat tim dalam perjalan menuju ke lokasi, korban berhasil ditemukan warga yang ikut melakukan pencarian sekitar pukul 23.00 WIB, berjarak 20 meter dari titik tenggelamnya," jelas kapolsek. (dik)