logo
Modus Liburan ke Malaysia Terbongkar, Calo PMI Ilegal Diciduk di Pelabuhan Dumai Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sungai Kampar Kembali Makan Korban, Bocah 13 Tahun Hilang Saat Bermain di Bawah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Metro Jaya Resmi Dipimpin Jenderal Bintang Tiga, Asep Edi Suheri Kini Sand Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kapal Pembawa 37 WNI Tenggelam di Malaysia, DPR Desak Pemerintah Sikat Mafia PMI Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi AHY Dijadwalkan Buka Musda Demokrat Riau Besok, "Incumbent" Agung Nugroho Calon Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabar Duka dari Tanah Suci: JCH Riau Asal Bengkalis Meninggal Dunia di Makkah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kebun Jagung Warga Jadi Contoh Ketahanan Pangan, Polisi Turun Langsung Dampingi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Bupati Siak Perjuangkan Revitalisasi Sekolah Rusak dan Nasib Guru Honorer ke Pus Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / PELALAWAN
Tiga Hari Berjibaku, Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Karhutla Kuala Kampar
Operasi pemadaman karhutla di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan tuntas. (Foto: MCR)
Tiga Hari Berjibaku, Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Karhutla Kuala Kampar
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
11 Mei 2026 | 12:09:26

PEKANBARU – Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, akhirnya tuntas setelah memasuki hari ketiga penanganan.

Tim Manggala Agni Daops VII/Rengat berhasil menyelesaikan proses pemadaman hingga pendinginan (mopping up) di dua titik kebakaran yang sebelumnya masih aktif.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan dua lokasi yang ditangani berada di Desa Teluk dan Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar.

“Alhamdulillah, tim Manggala Agni Daops VII/Rengat berhasil menuntaskan mopping up di dua lokasi pemadaman,” ujar Ferdian, Senin (11/5/2026).

iklan-view

Ia menjelaskan, total area terdampak karhutla diperkirakan mencapai sekitar 14 hektare. Namun, luasan pasti masih akan diverifikasi kembali melalui analisis citra satelit pada akhir bulan.

“Estimasi luasan yang berhasil dipadamkan oleh tim di lapangan sekitar 5 hektare,” katanya.

Menurut Ferdian, setelah dilakukan pendinginan dan pengecekan ulang di seluruh area terbakar, kedua titik api dipastikan telah padam total dan dinyatakan clear.

“Setelah mopping up dan pemeriksaan kembali, operasi pemadaman dinyatakan tuntas,” ucapnya.

Usai operasi selesai, tim gabungan dijadwalkan melakukan demobilisasi pada Senin pagi dan kembali ke markas Daops VII/Rengat.

“Pagi ini personel mulai bergerak kembali menuju markas,” tambahnya.

Ferdian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penanganan karhutla di Kuala Kampar.

“Terima kasih atas doa dan dukungannya. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tutupnya. (mcr)

Home / News
Tiga Hari Berjibaku, Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Karhutla Kuala Kampar
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 11 Mei 2026 | 12:09:26
Tiga Hari Berjibaku, Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Karhutla Kuala Kampar
Operasi pemadaman karhutla di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan tuntas. (Foto: MCR)

PEKANBARU – Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, akhirnya tuntas setelah memasuki hari ketiga penanganan.

Tim Manggala Agni Daops VII/Rengat berhasil menyelesaikan proses pemadaman hingga pendinginan (mopping up) di dua titik kebakaran yang sebelumnya masih aktif.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan dua lokasi yang ditangani berada di Desa Teluk dan Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Kampar.

“Alhamdulillah, tim Manggala Agni Daops VII/Rengat berhasil menuntaskan mopping up di dua lokasi pemadaman,” ujar Ferdian, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, total area terdampak karhutla diperkirakan mencapai sekitar 14 hektare. Namun, luasan pasti masih akan diverifikasi kembali melalui analisis citra satelit pada akhir bulan.

“Estimasi luasan yang berhasil dipadamkan oleh tim di lapangan sekitar 5 hektare,” katanya.

Menurut Ferdian, setelah dilakukan pendinginan dan pengecekan ulang di seluruh area terbakar, kedua titik api dipastikan telah padam total dan dinyatakan clear.

“Setelah mopping up dan pemeriksaan kembali, operasi pemadaman dinyatakan tuntas,” ucapnya.

Usai operasi selesai, tim gabungan dijadwalkan melakukan demobilisasi pada Senin pagi dan kembali ke markas Daops VII/Rengat.

“Pagi ini personel mulai bergerak kembali menuju markas,” tambahnya.

Ferdian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penanganan karhutla di Kuala Kampar.

“Terima kasih atas doa dan dukungannya. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tutupnya. (mcr)