logo
Dalami Aliran Dana Pemerasan, KPK Perpanjang Penahanan Mantan Ajudan Abdul Wahid Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polres Bengkalis Perang Total Lawan Narkoba, Jaringan Sindikat Internasional Dis Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Gunung Marapi Meletus, Pendaki dan Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Verbeek Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Sempat Tembus Rp17.500, Menkeu Minta Publik Tidak Panik: Beda Kondisi den Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Antisipasi Lonjakan Kendaraan Saat Long Weekend, Ditlantas Polda Riau Intensifka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejagung Serahkan Rp10,2 Triliun Denda Kawasan Hutan, Prabowo: Bulan Depan Ada L Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ketahanan Pangan Dimulai dari Pekarangan, Polisi Apresiasi Kebun Sayur Warga di Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sempat Hilang Sejak Selasa, Pemuda di Pangean Ditemukan Meninggal di Sungai Kuan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Lingkungan / PEKANBARU
Heboh Ular Piton 5 Meter Muncul di Kantor Dinas Kebudayaan Riau, Damkar Turun Tangan
Tim resque dari DPKP Pekanbaru mengevakuasi ular piton sepanjang 5 meter ke dalam karung. (Foto: MCR)
Heboh Ular Piton 5 Meter Muncul di Kantor Dinas Kebudayaan Riau, Damkar Turun Tangan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
11 Mei 2026 | 13:26:35

PEKANBARU – Suasana di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Marpoyan Damai, mendadak heboh setelah seekor ular piton sepanjang sekitar lima meter ditemukan berkeliaran di area kantor, Senin (11/5/2026) pagi.

Kemunculan ular berukuran besar itu pertama kali diketahui oleh seorang pegawai bernama Cici sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, ia melihat reptil tersebut merayap di area halaman yang dipenuhi rerumputan, tepat di dekat pipa air kantor.

Temuan itu sontak membuat pegawai panik. Cici kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 Pekanbaru Aman.

Tak lama berselang, Tim Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas langsung melakukan penyisiran guna memastikan posisi ular sebelum proses penangkapan dilakukan.

iklan-view

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra melalui personel rescue, Dull Gammar, mengatakan proses evakuasi berjalan lancar meski akses menuju lokasi ular cukup menyulitkan.

“Tim rescue segera melakukan penyisiran di lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar ular bisa diamankan tanpa membahayakan petugas maupun warga sekitar,” ujarnya.

Setelah beberapa saat, petugas akhirnya berhasil menangkap ular piton tersebut dan mengevakuasinya dari kawasan kantor pemerintahan itu.

DPKP Pekanbaru juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri satwa liar berbahaya yang masuk ke lingkungan permukiman maupun perkantoran.

“Jangan ditangani sendiri karena sangat berisiko. Segera laporkan ke petugas agar dapat dievakuasi dengan aman dan profesional,” pungkasnya. (mcr)

Heboh Ular Piton 5 Meter Muncul di Kantor Dinas Kebudayaan Riau, Damkar Turun Tangan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: lingkungan | 11 Mei 2026 | 13:26:35
Heboh Ular Piton 5 Meter Muncul di Kantor Dinas Kebudayaan Riau, Damkar Turun Tangan
Tim resque dari DPKP Pekanbaru mengevakuasi ular piton sepanjang 5 meter ke dalam karung. (Foto: MCR)

PEKANBARU – Suasana di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Marpoyan Damai, mendadak heboh setelah seekor ular piton sepanjang sekitar lima meter ditemukan berkeliaran di area kantor, Senin (11/5/2026) pagi.

Kemunculan ular berukuran besar itu pertama kali diketahui oleh seorang pegawai bernama Cici sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, ia melihat reptil tersebut merayap di area halaman yang dipenuhi rerumputan, tepat di dekat pipa air kantor.

Temuan itu sontak membuat pegawai panik. Cici kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 Pekanbaru Aman.

Tak lama berselang, Tim Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas langsung melakukan penyisiran guna memastikan posisi ular sebelum proses penangkapan dilakukan.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra melalui personel rescue, Dull Gammar, mengatakan proses evakuasi berjalan lancar meski akses menuju lokasi ular cukup menyulitkan.

“Tim rescue segera melakukan penyisiran di lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar ular bisa diamankan tanpa membahayakan petugas maupun warga sekitar,” ujarnya.

Setelah beberapa saat, petugas akhirnya berhasil menangkap ular piton tersebut dan mengevakuasinya dari kawasan kantor pemerintahan itu.

DPKP Pekanbaru juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri satwa liar berbahaya yang masuk ke lingkungan permukiman maupun perkantoran.

“Jangan ditangani sendiri karena sangat berisiko. Segera laporkan ke petugas agar dapat dievakuasi dengan aman dan profesional,” pungkasnya. (mcr)