
PEKANBARU – Suasana di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Marpoyan Damai, mendadak heboh setelah seekor ular piton sepanjang sekitar lima meter ditemukan berkeliaran di area kantor, Senin (11/5/2026) pagi.
Kemunculan ular berukuran besar itu pertama kali diketahui oleh seorang pegawai bernama Cici sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, ia melihat reptil tersebut merayap di area halaman yang dipenuhi rerumputan, tepat di dekat pipa air kantor.
Temuan itu sontak membuat pegawai panik. Cici kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 Pekanbaru Aman.
Tak lama berselang, Tim Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas langsung melakukan penyisiran guna memastikan posisi ular sebelum proses penangkapan dilakukan.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra melalui personel rescue, Dull Gammar, mengatakan proses evakuasi berjalan lancar meski akses menuju lokasi ular cukup menyulitkan.
“Tim rescue segera melakukan penyisiran di lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar ular bisa diamankan tanpa membahayakan petugas maupun warga sekitar,” ujarnya.
Setelah beberapa saat, petugas akhirnya berhasil menangkap ular piton tersebut dan mengevakuasinya dari kawasan kantor pemerintahan itu.
DPKP Pekanbaru juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri satwa liar berbahaya yang masuk ke lingkungan permukiman maupun perkantoran.
“Jangan ditangani sendiri karena sangat berisiko. Segera laporkan ke petugas agar dapat dievakuasi dengan aman dan profesional,” pungkasnya. (mcr)
PEKANBARU – Suasana di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Marpoyan Damai, mendadak heboh setelah seekor ular piton sepanjang sekitar lima meter ditemukan berkeliaran di area kantor, Senin (11/5/2026) pagi.
Kemunculan ular berukuran besar itu pertama kali diketahui oleh seorang pegawai bernama Cici sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, ia melihat reptil tersebut merayap di area halaman yang dipenuhi rerumputan, tepat di dekat pipa air kantor.
Temuan itu sontak membuat pegawai panik. Cici kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 Pekanbaru Aman.
Tak lama berselang, Tim Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas langsung melakukan penyisiran guna memastikan posisi ular sebelum proses penangkapan dilakukan.
Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra melalui personel rescue, Dull Gammar, mengatakan proses evakuasi berjalan lancar meski akses menuju lokasi ular cukup menyulitkan.
“Tim rescue segera melakukan penyisiran di lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar ular bisa diamankan tanpa membahayakan petugas maupun warga sekitar,” ujarnya.
Setelah beberapa saat, petugas akhirnya berhasil menangkap ular piton tersebut dan mengevakuasinya dari kawasan kantor pemerintahan itu.
DPKP Pekanbaru juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri satwa liar berbahaya yang masuk ke lingkungan permukiman maupun perkantoran.
“Jangan ditangani sendiri karena sangat berisiko. Segera laporkan ke petugas agar dapat dievakuasi dengan aman dan profesional,” pungkasnya. (mcr)