logo
Kanit Binmas Polsek Payung Sekaki Sambangi Kebun Daun Ubi Warga, Lahan Sempit Ja Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabar dari Tanah Suci: Tangis Haru Jemaah Pecah Saat Dikunjungi Wawako Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Bupati Afni Gandeng Eks Mendikbud Mohammad Nuh, Siak Bidik Universitas NU Pertam Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Aksi Begal Makin Brutal, Seorang Polisi Jadi Korban, Kapolda Keluarkan Perintah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DJP Riau Sita 16 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp2,95 Miliar di Pekanbaru, Kendar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tragis! Pelajar 13 Tahun Meregang Nyawa Usai Jatuh Saat Salip Dump Truck di Pala Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20 Ribu, Buyback Ikut Melemah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Belasan Ribu Ijazah SMA-SMK Riau Mengendap di Sekolah, Kajian Ombudsman RI Temuk Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Lingkungan / PEKANBARU
Heboh Ular Piton 5 Meter Muncul di Kantor Dinas Kebudayaan Riau, Damkar Turun Tangan
Tim resque dari DPKP Pekanbaru mengevakuasi ular piton sepanjang 5 meter ke dalam karung. (Foto: MCR)
Heboh Ular Piton 5 Meter Muncul di Kantor Dinas Kebudayaan Riau, Damkar Turun Tangan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
11 Mei 2026 | 13:26:35

PEKANBARU – Suasana di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Marpoyan Damai, mendadak heboh setelah seekor ular piton sepanjang sekitar lima meter ditemukan berkeliaran di area kantor, Senin (11/5/2026) pagi.

Kemunculan ular berukuran besar itu pertama kali diketahui oleh seorang pegawai bernama Cici sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, ia melihat reptil tersebut merayap di area halaman yang dipenuhi rerumputan, tepat di dekat pipa air kantor.

Temuan itu sontak membuat pegawai panik. Cici kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 Pekanbaru Aman.

Tak lama berselang, Tim Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas langsung melakukan penyisiran guna memastikan posisi ular sebelum proses penangkapan dilakukan.

iklan-view

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra melalui personel rescue, Dull Gammar, mengatakan proses evakuasi berjalan lancar meski akses menuju lokasi ular cukup menyulitkan.

“Tim rescue segera melakukan penyisiran di lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar ular bisa diamankan tanpa membahayakan petugas maupun warga sekitar,” ujarnya.

Setelah beberapa saat, petugas akhirnya berhasil menangkap ular piton tersebut dan mengevakuasinya dari kawasan kantor pemerintahan itu.

DPKP Pekanbaru juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri satwa liar berbahaya yang masuk ke lingkungan permukiman maupun perkantoran.

“Jangan ditangani sendiri karena sangat berisiko. Segera laporkan ke petugas agar dapat dievakuasi dengan aman dan profesional,” pungkasnya. (mcr)

Heboh Ular Piton 5 Meter Muncul di Kantor Dinas Kebudayaan Riau, Damkar Turun Tangan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: lingkungan | 11 Mei 2026 | 13:26:35
Heboh Ular Piton 5 Meter Muncul di Kantor Dinas Kebudayaan Riau, Damkar Turun Tangan
Tim resque dari DPKP Pekanbaru mengevakuasi ular piton sepanjang 5 meter ke dalam karung. (Foto: MCR)

PEKANBARU – Suasana di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Marpoyan Damai, mendadak heboh setelah seekor ular piton sepanjang sekitar lima meter ditemukan berkeliaran di area kantor, Senin (11/5/2026) pagi.

Kemunculan ular berukuran besar itu pertama kali diketahui oleh seorang pegawai bernama Cici sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, ia melihat reptil tersebut merayap di area halaman yang dipenuhi rerumputan, tepat di dekat pipa air kantor.

Temuan itu sontak membuat pegawai panik. Cici kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 Pekanbaru Aman.

Tak lama berselang, Tim Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Petugas langsung melakukan penyisiran guna memastikan posisi ular sebelum proses penangkapan dilakukan.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra melalui personel rescue, Dull Gammar, mengatakan proses evakuasi berjalan lancar meski akses menuju lokasi ular cukup menyulitkan.

“Tim rescue segera melakukan penyisiran di lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar ular bisa diamankan tanpa membahayakan petugas maupun warga sekitar,” ujarnya.

Setelah beberapa saat, petugas akhirnya berhasil menangkap ular piton tersebut dan mengevakuasinya dari kawasan kantor pemerintahan itu.

DPKP Pekanbaru juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri satwa liar berbahaya yang masuk ke lingkungan permukiman maupun perkantoran.

“Jangan ditangani sendiri karena sangat berisiko. Segera laporkan ke petugas agar dapat dievakuasi dengan aman dan profesional,” pungkasnya. (mcr)