
PEKANBARU – Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Riau untuk periode 2026–2031.
Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Riau yang digelar di Pekanbaru, Jumat (15/5/2026).
Musda kali ini berlangsung relatif mulus tanpa gejolak internal. Tidak terlihat adanya pertarungan terbuka antar-kader maupun tarik-menarik kepentingan yang biasanya mewarnai agenda politik partai.
Situasi itu sekaligus memperlihatkan soliditas internal Demokrat Riau menjelang agenda politik besar beberapa tahun ke depan.
Ketua DPC Demokrat Kota Pekanbaru yang juga Ketua DPRD Pekanbaru, T Azwendi Fajri SE MM, menegaskan Musda bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan, melainkan momentum memperkuat konsolidasi partai.
Menurutnya, seluruh kader kini diarahkan untuk bergerak dalam satu komando di bawah kepemimpinan Agung Nugroho.
“Kami siap merapatkan barisan dan memenangkan agenda-agenda politik Partai Demokrat ke depan. Kepemimpinan Bung Agung Nugroho diyakini mampu membawa Demokrat Riau semakin solid dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Azwendi.
Ia menilai pengalaman politik, jaringan organisasi, serta posisi strategis Agung Nugroho sebagai Walikota Pekanbaru menjadi modal penting bagi Demokrat Riau menghadapi dinamika politik lokal maupun nasional.
“Kita ingin Demokrat di Provinsi Riau menjadi rumah besar bagi seluruh kader. Soliditas dan kerja bersama menjadi kunci untuk membesarkan partai,” tambahnya.
Kepemimpinan dari Bawah
Dukungan terhadap Agung Nugroho juga datang langsung dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melalui sambungan virtual.
AHY menilai Agung merupakan kader yang tumbuh melalui proses panjang di internal partai hingga akhirnya dipercaya memimpin Demokrat Riau dan memenangkan kontestasi sebagai Walikota Pekanbaru.
“Jika hari ini Bung Agung kembali didaulat menjadi Ketua DPD Demokrat Riau, saya tentu senang. Saya melihat bagaimana kepemimpinan beliau dimulai dari bawah hingga hari ini dipercaya memimpin Demokrat Riau dan menjadi walikota,” kata AHY.
Sementara itu, Agung Nugroho menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan kepemimpinan di partai merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Agung juga memastikan akan melakukan evaluasi terhadap kepengurusan periode sebelumnya demi memperkuat mesin partai ke depan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Demokrat AHY atas kepercayaan yang diberikan. Kepemimpinan dalam partai merupakan bentuk pengabdian dan amanah yang harus dijalankan demi kejayaan Partai Demokrat,” tegas Agung Nugroho. (hrc)
PEKANBARU – Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Riau untuk periode 2026–2031.
Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Riau yang digelar di Pekanbaru, Jumat (15/5/2026).
Musda kali ini berlangsung relatif mulus tanpa gejolak internal. Tidak terlihat adanya pertarungan terbuka antar-kader maupun tarik-menarik kepentingan yang biasanya mewarnai agenda politik partai.
Situasi itu sekaligus memperlihatkan soliditas internal Demokrat Riau menjelang agenda politik besar beberapa tahun ke depan.
Ketua DPC Demokrat Kota Pekanbaru yang juga Ketua DPRD Pekanbaru, T Azwendi Fajri SE MM, menegaskan Musda bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan, melainkan momentum memperkuat konsolidasi partai.
Menurutnya, seluruh kader kini diarahkan untuk bergerak dalam satu komando di bawah kepemimpinan Agung Nugroho.
“Kami siap merapatkan barisan dan memenangkan agenda-agenda politik Partai Demokrat ke depan. Kepemimpinan Bung Agung Nugroho diyakini mampu membawa Demokrat Riau semakin solid dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Azwendi.
Ia menilai pengalaman politik, jaringan organisasi, serta posisi strategis Agung Nugroho sebagai Walikota Pekanbaru menjadi modal penting bagi Demokrat Riau menghadapi dinamika politik lokal maupun nasional.
“Kita ingin Demokrat di Provinsi Riau menjadi rumah besar bagi seluruh kader. Soliditas dan kerja bersama menjadi kunci untuk membesarkan partai,” tambahnya.
Kepemimpinan dari Bawah
Dukungan terhadap Agung Nugroho juga datang langsung dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melalui sambungan virtual.
AHY menilai Agung merupakan kader yang tumbuh melalui proses panjang di internal partai hingga akhirnya dipercaya memimpin Demokrat Riau dan memenangkan kontestasi sebagai Walikota Pekanbaru.
“Jika hari ini Bung Agung kembali didaulat menjadi Ketua DPD Demokrat Riau, saya tentu senang. Saya melihat bagaimana kepemimpinan beliau dimulai dari bawah hingga hari ini dipercaya memimpin Demokrat Riau dan menjadi walikota,” kata AHY.
Sementara itu, Agung Nugroho menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan kepemimpinan di partai merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Agung juga memastikan akan melakukan evaluasi terhadap kepengurusan periode sebelumnya demi memperkuat mesin partai ke depan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Demokrat AHY atas kepercayaan yang diberikan. Kepemimpinan dalam partai merupakan bentuk pengabdian dan amanah yang harus dijalankan demi kejayaan Partai Demokrat,” tegas Agung Nugroho. (hrc)