logo
Blackout Sumatera, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh: Patroli Blue Light Ditingka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sumatera Blackout! Pekanbaru Gelap Gulita, Diduga Gangguan Jaringan 275 kV di Mu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Nekat Haji Lewat Jalur Nonprosedural, 6 WNI Dicegah Berangkat di Bandara SSK II Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Tersungkur ke Rp17.673 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah Sepekan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ratusan Mahasiswa Demo Polda Riau, Desak Penindakan Mafia BBM Ilegal dan Copot K Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polresta Pekanbaru Dalami Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMK Pertanian, Pihak Seko Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Toko Elektronik Online Palsu Tipu Korban Rp154 Juta, Polresta Pekanbaru Bekuk Pe Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Trump dan Netanyahu Perang Mulut di Telepon Gara-gara AS Tunda Serangan Besar ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Ekonomi / Pekanbaru
Harga Emas Antam Hari Ini di Pekanbaru Turun Tipis, Investor Mulai Wait and See
Harga emas Antam hari Ini di Pekanbaru turun tipis. (Foto: Istimewa)
Harga Emas Antam Hari Ini di Pekanbaru Turun Tipis, Investor Mulai Wait and See
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: boy surya hamta
18 Mei 2026 | 11:34:12

PEKANBARU-Pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali menjadi perhatian pelaku investasi pada awal pekan ini. Setelah sempat mengalami lonjakan tajam dalam beberapa hari terakhir, harga emas Antam, Senin (18/5/2026) justru bergerak melemah, meski penurunannya masih tergolong tipis.

Berdasarkan pembaruan dari laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas Antam hari ini turun Rp5.000 per gram. Kini, emas ukuran 1 gram diperdagangkan di level Rp2.764.000.

Penurunan tersebut memang belum terlalu signifikan. Namun, kondisi ini mulai memunculkan sikap hati-hati di kalangan investor emas, khususnya masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen penyimpan nilai jangka panjang.

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, fluktuasi harga emas Antam terlihat cukup tajam. Awal pekan lalu, harga emas masih berada di angka Rp2.829.000 per gram. Namun pada Selasa (12/5), harga langsung melesat Rp40.000 hingga menyentuh Rp2.849.000 per gram.

iklan-view

Kenaikan drastis itu sempat memicu euforia pasar. Banyak pembeli berbondong memburu emas karena khawatir harga akan terus menanjak. Situasi tersebut bahkan membuat sejumlah gerai penjualan emas di beberapa daerah mengalami peningkatan transaksi.

Meski demikian, tren penguatan itu tidak bertahan lama. Pada Rabu (13/5), harga emas kembali terkoreksi Rp10.000 per gram. Pergerakan stagnan sempat terjadi pada Kamis (14/5), sebelum akhirnya harga kembali berfluktuasi di angka Rp2.839.000 pada Jumat (15/5).

Menjelang akhir pekan, tekanan harga semakin terasa. Emas Antam tercatat anjlok hingga Rp50.000 hanya dalam dua hari perdagangan. Kondisi itu menjadi sinyal bahwa pasar global masih bergerak sangat dinamis, dipengaruhi sentimen ekonomi internasional dan pergerakan dolar Amerika Serikat.

Fenomena naik-turun harga emas saat ini dinilai masih wajar. Dalam kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, emas tetap dianggap sebagai aset aman atau safe haven. Karena itu, perubahan harga dalam jangka pendek kerap terjadi mengikuti sentimen pasar internasional.

Selain harga jual, nilai buyback atau harga pembelian kembali emas Antam juga mengalami penurunan. Hari ini, harga buyback turun Rp7.000 menjadi Rp2.569.000 per gram.

Harga buyback menjadi salah satu indikator penting bagi investor. Sebab, angka tersebut menunjukkan nilai yang diterima pemilik emas ketika menjual kembali logam mulia miliknya ke Antam.

Di tengah fluktuasi harga yang cukup agresif, sebagian investor kini mulai mengambil posisi wait and see. Mereka memilih menahan transaksi sambil memantau arah pasar dalam beberapa hari ke depan.

Tren emas masih berpotensi bergerak volatil sepanjang Mei 2026. Faktor geopolitik global, kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, hingga ketidakpastian ekonomi dunia masih menjadi pemicu utama perubahan harga emas internasional.

Di Indonesia sendiri, minat masyarakat terhadap investasi emas tetap tinggi. Selain mudah diperoleh, emas dianggap lebih aman dibanding instrumen investasi berisiko tinggi. Tak sedikit masyarakat yang membeli emas secara bertahap sebagai tabungan jangka panjang.

Kondisi tersebut terlihat di sejumlah kota besar, termasuk Pekanbaru. Permintaan emas batangan disebut masih stabil, terutama untuk ukuran kecil seperti 0,5 gram hingga 5 gram yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Berikut daftar lengkap harga emas Antam hari ini, Senin (18/5/2026):

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1.432.000
  • Harga emas 1 gram: Rp2.764.000
  • Harga emas 2 gram: Rp5.468.000
  • Harga emas 3 gram: Rp8.177.000
  • Harga emas 5 gram: Rp13.595.000
  • Harga emas 10 gram: Rp27.135.000
  • Harga emas 25 gram: Rp67.712.000
  • Harga emas 50 gram: Rp135.345.000
  • Harga emas 100 gram: Rp270.612.000
  • Harga emas 250 gram: Rp676.265.000
  • Harga emas 500 gram: Rp1.352.320.000
  • Harga emas 1 kilogram: Rp2.704.600.000

Meski turun tipis hari ini, harga emas Antam masih berada di level tinggi jika dibandingkan awal tahun lalu. Situasi itu menunjukkan bahwa logam mulia tetap menjadi instrumen investasi favorit masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global. (rac)

Home / Ekonomi
Harga Emas Antam Hari Ini di Pekanbaru Turun Tipis, Investor Mulai Wait and See
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: boy surya hamta
Rubrik: ekonomi | 18 Mei 2026 | 11:34:12
Harga Emas Antam Hari Ini di Pekanbaru Turun Tipis, Investor Mulai Wait and See
Harga emas Antam hari Ini di Pekanbaru turun tipis. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali menjadi perhatian pelaku investasi pada awal pekan ini. Setelah sempat mengalami lonjakan tajam dalam beberapa hari terakhir, harga emas Antam, Senin (18/5/2026) justru bergerak melemah, meski penurunannya masih tergolong tipis.

Berdasarkan pembaruan dari laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas Antam hari ini turun Rp5.000 per gram. Kini, emas ukuran 1 gram diperdagangkan di level Rp2.764.000.

Penurunan tersebut memang belum terlalu signifikan. Namun, kondisi ini mulai memunculkan sikap hati-hati di kalangan investor emas, khususnya masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen penyimpan nilai jangka panjang.

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, fluktuasi harga emas Antam terlihat cukup tajam. Awal pekan lalu, harga emas masih berada di angka Rp2.829.000 per gram. Namun pada Selasa (12/5), harga langsung melesat Rp40.000 hingga menyentuh Rp2.849.000 per gram.

Kenaikan drastis itu sempat memicu euforia pasar. Banyak pembeli berbondong memburu emas karena khawatir harga akan terus menanjak. Situasi tersebut bahkan membuat sejumlah gerai penjualan emas di beberapa daerah mengalami peningkatan transaksi.

Meski demikian, tren penguatan itu tidak bertahan lama. Pada Rabu (13/5), harga emas kembali terkoreksi Rp10.000 per gram. Pergerakan stagnan sempat terjadi pada Kamis (14/5), sebelum akhirnya harga kembali berfluktuasi di angka Rp2.839.000 pada Jumat (15/5).

Menjelang akhir pekan, tekanan harga semakin terasa. Emas Antam tercatat anjlok hingga Rp50.000 hanya dalam dua hari perdagangan. Kondisi itu menjadi sinyal bahwa pasar global masih bergerak sangat dinamis, dipengaruhi sentimen ekonomi internasional dan pergerakan dolar Amerika Serikat.

Fenomena naik-turun harga emas saat ini dinilai masih wajar. Dalam kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, emas tetap dianggap sebagai aset aman atau safe haven. Karena itu, perubahan harga dalam jangka pendek kerap terjadi mengikuti sentimen pasar internasional.

Selain harga jual, nilai buyback atau harga pembelian kembali emas Antam juga mengalami penurunan. Hari ini, harga buyback turun Rp7.000 menjadi Rp2.569.000 per gram.

Harga buyback menjadi salah satu indikator penting bagi investor. Sebab, angka tersebut menunjukkan nilai yang diterima pemilik emas ketika menjual kembali logam mulia miliknya ke Antam.

Di tengah fluktuasi harga yang cukup agresif, sebagian investor kini mulai mengambil posisi wait and see. Mereka memilih menahan transaksi sambil memantau arah pasar dalam beberapa hari ke depan.

Tren emas masih berpotensi bergerak volatil sepanjang Mei 2026. Faktor geopolitik global, kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, hingga ketidakpastian ekonomi dunia masih menjadi pemicu utama perubahan harga emas internasional.

Di Indonesia sendiri, minat masyarakat terhadap investasi emas tetap tinggi. Selain mudah diperoleh, emas dianggap lebih aman dibanding instrumen investasi berisiko tinggi. Tak sedikit masyarakat yang membeli emas secara bertahap sebagai tabungan jangka panjang.

Kondisi tersebut terlihat di sejumlah kota besar, termasuk Pekanbaru. Permintaan emas batangan disebut masih stabil, terutama untuk ukuran kecil seperti 0,5 gram hingga 5 gram yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Berikut daftar lengkap harga emas Antam hari ini, Senin (18/5/2026):

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1.432.000
  • Harga emas 1 gram: Rp2.764.000
  • Harga emas 2 gram: Rp5.468.000
  • Harga emas 3 gram: Rp8.177.000
  • Harga emas 5 gram: Rp13.595.000
  • Harga emas 10 gram: Rp27.135.000
  • Harga emas 25 gram: Rp67.712.000
  • Harga emas 50 gram: Rp135.345.000
  • Harga emas 100 gram: Rp270.612.000
  • Harga emas 250 gram: Rp676.265.000
  • Harga emas 500 gram: Rp1.352.320.000
  • Harga emas 1 kilogram: Rp2.704.600.000

Meski turun tipis hari ini, harga emas Antam masih berada di level tinggi jika dibandingkan awal tahun lalu. Situasi itu menunjukkan bahwa logam mulia tetap menjadi instrumen investasi favorit masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global. (rac)