logo
Blackout Sumatera, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh: Patroli Blue Light Ditingka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sumatera Blackout! Pekanbaru Gelap Gulita, Diduga Gangguan Jaringan 275 kV di Mu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Nekat Haji Lewat Jalur Nonprosedural, 6 WNI Dicegah Berangkat di Bandara SSK II Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Tersungkur ke Rp17.673 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah Sepekan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ratusan Mahasiswa Demo Polda Riau, Desak Penindakan Mafia BBM Ilegal dan Copot K Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polresta Pekanbaru Dalami Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMK Pertanian, Pihak Seko Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Toko Elektronik Online Palsu Tipu Korban Rp154 Juta, Polresta Pekanbaru Bekuk Pe Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Trump dan Netanyahu Perang Mulut di Telepon Gara-gara AS Tunda Serangan Besar ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Ekonomi / ANGGARAN
MBG Kena Efisiensi Lagi, Anggaran Susut dari Rp335 Triliun Jadi Rp268 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan konferensi Pers APBN KITA di Jakarta, Selasa (19/5/2026). (Dok. Kementerian Keuangan RI)
MBG Kena Efisiensi Lagi, Anggaran Susut dari Rp335 Triliun Jadi Rp268 Triliun
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
20 Mei 2026 | 12:37:23

JAKARTA — Pemerintah kembali menyiapkan efisiensi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut penghematan lanjutan akan dilakukan sesuai arahan Presiden agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, realisasi anggaran MBG hingga akhir April 2026 telah mencapai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari total kebutuhan anggaran program tersebut.

Purbaya mengungkapkan, pemerintah sebelumnya telah memangkas kebutuhan anggaran MBG dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun melalui langkah efisiensi di internal Badan Gizi Nasional (BGN).

iklan-view

“Penghematan-penghematan tertentu sesuai ketentuan Presiden sehingga dana BGN bisa dipakai lebih efisien. Nanti ada penghematan lebih lanjut,” ujar Purbaya.

Meski demikian, ia belum merinci skema efisiensi tambahan yang akan diterapkan pemerintah.

Purbaya menegaskan fokus utama Presiden adalah memastikan program MBG tetap berjalan optimal dalam menyediakan makanan bergizi bagi pelajar di seluruh Indonesia.

Hingga akhir April 2026, program MBG tercatat telah menjangkau 61,96 juta penerima manfaat melalui 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (cnbc)

Home / Ekonomi
MBG Kena Efisiensi Lagi, Anggaran Susut dari Rp335 Triliun Jadi Rp268 Triliun
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: ekonomi | 20 Mei 2026 | 12:37:23
MBG Kena Efisiensi Lagi, Anggaran Susut dari Rp335 Triliun Jadi Rp268 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan konferensi Pers APBN KITA di Jakarta, Selasa (19/5/2026). (Dok. Kementerian Keuangan RI)

JAKARTA — Pemerintah kembali menyiapkan efisiensi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut penghematan lanjutan akan dilakukan sesuai arahan Presiden agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, realisasi anggaran MBG hingga akhir April 2026 telah mencapai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari total kebutuhan anggaran program tersebut.

Purbaya mengungkapkan, pemerintah sebelumnya telah memangkas kebutuhan anggaran MBG dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun melalui langkah efisiensi di internal Badan Gizi Nasional (BGN).

“Penghematan-penghematan tertentu sesuai ketentuan Presiden sehingga dana BGN bisa dipakai lebih efisien. Nanti ada penghematan lebih lanjut,” ujar Purbaya.

Meski demikian, ia belum merinci skema efisiensi tambahan yang akan diterapkan pemerintah.

Purbaya menegaskan fokus utama Presiden adalah memastikan program MBG tetap berjalan optimal dalam menyediakan makanan bergizi bagi pelajar di seluruh Indonesia.

Hingga akhir April 2026, program MBG tercatat telah menjangkau 61,96 juta penerima manfaat melalui 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (cnbc)