
PEKANBARU – Sebanyak 120 jemaah haji asal Kampar yang tergabung dalam KBIHU Cordova mengikuti praktik melempar jumrah di kawasan Jamarat, Makkah, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan dipimpin langsung pembimbing haji KBIHU Cordova, Usman Wali. Para jemaah berjalan kaki sejauh sekitar 2 kilometer dari Al Talayie Hotel usai salat Subuh pukul 06.00 WAS menuju lokasi praktik.
Selain melatih fisik dan daya tahan tubuh, kegiatan ini juga bertujuan mengenalkan secara langsung tiga lokasi jumrah yang akan menjadi bagian penting dalam rangkaian puncak ibadah haji pada 10, 11, dan 12 Zulhijah.
Di lokasi, Usman Wali mempraktikkan tata cara melempar Jumrah Ula, Wusta, dan Aqabah, termasuk bacaan doa yang dianjurkan saat pelaksanaan ritual tersebut.
Seluruh jemaah tampak antusias mengikuti arahan dan mempraktikkan langsung tata cara melempar jumrah. Simulasi ini diharapkan membuat jemaah lebih siap dan tidak lagi merasa bingung saat pelaksanaan ibadah nanti.
Ketua Regu, Ali Basri, mengatakan kegiatan praktik lapangan ini sangat membantu jemaah, terutama bagi mereka yang baru pertama kali menunaikan ibadah haji.
“Selama ini banyak jemaah yang masih bertanya-tanya mana lokasi Jumrah Ula, Wusta, dan Aqabah. Dengan praktik langsung seperti ini, jemaah jadi lebih paham dan percaya diri saat pelaksanaan nanti,” ujarnya seperti dikutip antaranews.
Hal senada disampaikan Ketua Regu lainnya, Zulkifli. Ia mengaku sangat mendukung program yang dilaksanakan KBIHU Cordova karena memberi pemahaman langsung kepada jemaah sebelum memasuki puncak haji.
“Dengan diperkenalkan langsung lokasi jamarat, kami merasa lebih siap dan tidak bingung lagi nanti saat pelaksanaan,” katanya.
Ia juga berharap seluruh jemaah tetap menjaga kekompakan selama proses ibadah haji agar seluruh rangkaian dapat dijalani bersama tanpa ada yang terpisah dari rombongan. (ntr)
PEKANBARU – Sebanyak 120 jemaah haji asal Kampar yang tergabung dalam KBIHU Cordova mengikuti praktik melempar jumrah di kawasan Jamarat, Makkah, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan dipimpin langsung pembimbing haji KBIHU Cordova, Usman Wali. Para jemaah berjalan kaki sejauh sekitar 2 kilometer dari Al Talayie Hotel usai salat Subuh pukul 06.00 WAS menuju lokasi praktik.
Selain melatih fisik dan daya tahan tubuh, kegiatan ini juga bertujuan mengenalkan secara langsung tiga lokasi jumrah yang akan menjadi bagian penting dalam rangkaian puncak ibadah haji pada 10, 11, dan 12 Zulhijah.
Di lokasi, Usman Wali mempraktikkan tata cara melempar Jumrah Ula, Wusta, dan Aqabah, termasuk bacaan doa yang dianjurkan saat pelaksanaan ritual tersebut.
Seluruh jemaah tampak antusias mengikuti arahan dan mempraktikkan langsung tata cara melempar jumrah. Simulasi ini diharapkan membuat jemaah lebih siap dan tidak lagi merasa bingung saat pelaksanaan ibadah nanti.
Ketua Regu, Ali Basri, mengatakan kegiatan praktik lapangan ini sangat membantu jemaah, terutama bagi mereka yang baru pertama kali menunaikan ibadah haji.
“Selama ini banyak jemaah yang masih bertanya-tanya mana lokasi Jumrah Ula, Wusta, dan Aqabah. Dengan praktik langsung seperti ini, jemaah jadi lebih paham dan percaya diri saat pelaksanaan nanti,” ujarnya seperti dikutip antaranews.
Hal senada disampaikan Ketua Regu lainnya, Zulkifli. Ia mengaku sangat mendukung program yang dilaksanakan KBIHU Cordova karena memberi pemahaman langsung kepada jemaah sebelum memasuki puncak haji.
“Dengan diperkenalkan langsung lokasi jamarat, kami merasa lebih siap dan tidak bingung lagi nanti saat pelaksanaan,” katanya.
Ia juga berharap seluruh jemaah tetap menjaga kekompakan selama proses ibadah haji agar seluruh rangkaian dapat dijalani bersama tanpa ada yang terpisah dari rombongan. (ntr)