logo
Ratusan Tokoh Lima Daerah Gelar Musyawarah di Dumai, Bahas Pembentukan Provinsi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pejabat Pemko Pekanbaru Berkinerja Buruk Siap Diganti, Agung Nugroho Terapkan Ev Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pets Day Out 2026 Pekanbaru Jadi Magnet Pecinta Satwa, Edukasi Reptil hingga Vak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polsek Pangkalan Kerinci Ringkus Lima Pelaku Pengeroyokan di Terusan Baru, Motif Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Disembunyikan di Selangkangan, Penumpang di Bandara SSK II Kedapatan Bawa 2,2 Kg Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini Masih Mengancam Sejumlah Wilayah Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi APJII Riau Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Perluas Akses Internet Berkualit Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPD Golkar Riau Tunggu Putusan Pusat Terkait Perselisihan Iwan Fatah-Eet Indra Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Nasional
OBITUARY: Selamat Jalan Jenderal Ryamizard Ryacudu, Prajurit yang Mengabdi hingga Akhir
Mantan Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (31/5/2026).
OBITUARY: Selamat Jalan Jenderal Ryamizard Ryacudu, Prajurit yang Mengabdi hingga Akhir
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
31 Mei 2026 | 17:11:18

JAKARTA – Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya di bidang pertahanan. Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia dan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (31/5/2026). Ia tutup usia pada umur 76 tahun. mantan 

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengonfirmasi bahwa Ryamizard mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.03 WIB setelah menjalani perawatan di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD.

Kepergian Ryamizard menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang prajurit yang hampir seluruh hidupnya didedikasikan untuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

Lahir pada 21 April 1950, Ryamizard merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1974. Karier militernya berkembang pesat seiring berbagai penugasan strategis yang diembannya. Ia pernah menjabat Pangdam V/Brawijaya, Pangdam Jaya, hingga dipercaya memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) sebagai Pangkostrad.

iklan-view

Puncak karier militernya diraih ketika menjabat Kepala Staf Angkatan Darat pada periode 2002–2005. Pada masa itu, namanya juga sempat masuk dalam bursa calon Panglima TNI.

Meski telah memasuki masa purnatugas, pengabdiannya tidak berhenti. Presiden Joko Widodo mempercayainya mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2014–2019. Dalam masa jabatannya, Ryamizard dikenal sebagai sosok yang mendorong penguatan program Bela Negara sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional.

Di luar jabatan dan pangkat yang pernah disandang, Ryamizard juga menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya. Pada 2019, ia memperoleh Bintang Penghargaan Veteran Tertinggi dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Dua tahun kemudian, Universitas Pertahanan Republik Indonesia menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa di bidang Ilmu Pertahanan dan Perang Semesta.

Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan pada 2019, Ryamizard menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Prabowo Subianto. Namun, namanya tetap dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan pertahanan Indonesia modern.

Kini, sang jenderal telah berpulang. Namun jejak pengabdian yang ditinggalkannya—mulai dari medan tugas, markas militer, hingga ruang-ruang pengambilan kebijakan negara—akan tetap menjadi bagian dari sejarah panjang pertahanan Indonesia.

Selamat jalan, Jenderal Ryamizard Ryacudu. Negeri mengenang pengabdianmu. (**)

Dihimpun dari berbagai sumber


Home / News
OBITUARY: Selamat Jalan Jenderal Ryamizard Ryacudu, Prajurit yang Mengabdi hingga Akhir
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 31 Mei 2026 | 17:11:18
OBITUARY: Selamat Jalan Jenderal Ryamizard Ryacudu, Prajurit yang Mengabdi hingga Akhir
Mantan Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (31/5/2026).

JAKARTA – Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya di bidang pertahanan. Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia dan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (31/5/2026). Ia tutup usia pada umur 76 tahun. mantan 

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengonfirmasi bahwa Ryamizard mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.03 WIB setelah menjalani perawatan di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD.

Kepergian Ryamizard menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang prajurit yang hampir seluruh hidupnya didedikasikan untuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

Lahir pada 21 April 1950, Ryamizard merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1974. Karier militernya berkembang pesat seiring berbagai penugasan strategis yang diembannya. Ia pernah menjabat Pangdam V/Brawijaya, Pangdam Jaya, hingga dipercaya memimpin Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) sebagai Pangkostrad.

Puncak karier militernya diraih ketika menjabat Kepala Staf Angkatan Darat pada periode 2002–2005. Pada masa itu, namanya juga sempat masuk dalam bursa calon Panglima TNI.

Meski telah memasuki masa purnatugas, pengabdiannya tidak berhenti. Presiden Joko Widodo mempercayainya mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2014–2019. Dalam masa jabatannya, Ryamizard dikenal sebagai sosok yang mendorong penguatan program Bela Negara sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional.

Di luar jabatan dan pangkat yang pernah disandang, Ryamizard juga menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya. Pada 2019, ia memperoleh Bintang Penghargaan Veteran Tertinggi dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Dua tahun kemudian, Universitas Pertahanan Republik Indonesia menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa di bidang Ilmu Pertahanan dan Perang Semesta.

Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan pada 2019, Ryamizard menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Prabowo Subianto. Namun, namanya tetap dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan pertahanan Indonesia modern.

Kini, sang jenderal telah berpulang. Namun jejak pengabdian yang ditinggalkannya—mulai dari medan tugas, markas militer, hingga ruang-ruang pengambilan kebijakan negara—akan tetap menjadi bagian dari sejarah panjang pertahanan Indonesia.

Selamat jalan, Jenderal Ryamizard Ryacudu. Negeri mengenang pengabdianmu. (**)

Dihimpun dari berbagai sumber