logo
Menag Hadiri MTQ Riau ke-44 di Kuansing, Pawai Ta'aruf Meriah, Diwarnai Insiden Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Perang AS-Iran Pecah Lagi, Kedua Negara Saling Serang usai Gencatan Senjata Runt Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi PIALA DUNIA 2026: Wakil Asia Terbelah, Mesir Lolos, Spanyol dan Prancis Perkasa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tanggapi Harapan DPRD Riau, Fazar Muhardi: Kita Sedang Jalankan Program Kerja 10 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Update Harga Emas Antam Sabtu 27 Juni 2026: Naik Rp5.000, Buyback Tembus Rp2,378 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Pantau 17 Hotspot di Riau, Rohil dan Inhu Jadi Wilayah Terbanyak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Efisiensi Anggaran MBG Jadi Sentimen Positif, Rupiah Berbalik Menguat di Akhir P Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Riau Kebut Penerbitan IPR, 34 Wilayah Pertambangan Rakyat di Kuansing Segera Dil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / SELEBRITI
Raffi Ahmad Buka Suara soal Blueray Cargo: Cuma Foto dan Basa-basi, Tak Pernah Kirim Barang
Konferensi pers Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad terkait dugaan kasus impor barang yang menyeret nama perusahaan Blue Ray, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026). (Foto: Antara)
Raffi Ahmad Buka Suara soal Blueray Cargo: Cuma Foto dan Basa-basi, Tak Pernah Kirim Barang
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
11 Juni 2026 | 18:43:34

JAKARTA – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, akhirnya buka suara terkait kemunculan namanya dalam persidangan kasus dugaan korupsi importasi barang yang melibatkan perusahaan jasa titipan Blueray Cargo dan sejumlah oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (11/6/2026), Raffi menegaskan dirinya tidak pernah melakukan transaksi, memesan barang, maupun menerima kiriman dari Blueray Cargo. Menurutnya, hubungan dengan perusahaan tersebut hanya sebatas pertemuan singkat saat berada di Amerika Serikat pada Oktober 2025.

Raffi menjelaskan, saat itu ia bersama Ariel NOAH, Gading Marten, dan Desta berada di Chicago untuk mengikuti ajang maraton. Setelah kegiatan tersebut, ia melanjutkan perjalanan ke New York bersama istrinya, Nagita Slavina, sekaligus mengunjungi sejumlah usaha milik warga Indonesia, di antaranya Awang Kitchen dan Indo Java.

Saat berada di lokasi tersebut, Raffi mengaku diajak berfoto oleh sejumlah orang yang bekerja di toko sebelah yang belakangan diketahui bernama Blueray Cargo.

iklan-view

"Mereka meminta foto dan sempat menawarkan jasa pengiriman barang dari Amerika ke Indonesia. Saya hanya menanggapi secara biasa sebagai bentuk basa-basi. Setelah itu tidak ada komunikasi lagi," kata Raffi.

Ia juga membantah kabar yang menyebut dirinya pernah menerima pengiriman telepon seluler atau barang elektronik dari perusahaan tersebut. Menurutnya, tidak pernah ada transaksi maupun hubungan bisnis dengan Blueray Cargo.

Kuasa hukum Raffi, Hotman Paris Hutapea, menegaskan tidak ada bukti yang menunjukkan kliennya pernah memesan atau menerima barang dari perusahaan itu. Ia menduga nama Raffi muncul dalam perkara tersebut akibat percakapan internal pihak Blueray yang kemudian ditemukan penyidik dalam proses penyidikan.

"Mungkin nama Raffi digunakan untuk meyakinkan pihak lain dalam urusan bisnis mereka. Namun tidak ada bukti bahwa Raffi pernah melakukan pemesanan atau transaksi," ujar Hotman.

Raffi mengaku memutuskan memberikan klarifikasi kepada publik karena saat ini mengemban amanah sebagai Utusan Khusus Presiden. Sebelum menggelar konferensi pers, ia juga mengaku telah berkomunikasi dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk meminta masukan terkait langkah yang harus ditempuh.

"Saya ingin meluruskan informasi yang berkembang dan membersihkan nama baik saya. Jangan sampai persoalan ini ditarik ke ranah politik," katanya.

Sebelumnya, nama Raffi Ahmad mencuat dalam persidangan kasus dugaan suap importasi barang yang menjerat pihak-pihak di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai. KPK mengonfirmasi nama Raffi sempat muncul dalam penyidikan terkait kunjungannya ke kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat.

Meski demikian, KPK menyatakan belum menemukan fakta yang cukup untuk mengaitkan Raffi dengan rangkaian tindak pidana yang sedang disidik. Karena itu, penyidik tidak melakukan pendalaman lebih lanjut maupun pemanggilan terhadap Raffi dalam perkara tersebut. (**)

Sumber: Antaranews

Home / Hukum
Raffi Ahmad Buka Suara soal Blueray Cargo: Cuma Foto dan Basa-basi, Tak Pernah Kirim Barang
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: hukum | 11 Juni 2026 | 18:43:34
Raffi Ahmad Buka Suara soal Blueray Cargo: Cuma Foto dan Basa-basi, Tak Pernah Kirim Barang
Konferensi pers Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad terkait dugaan kasus impor barang yang menyeret nama perusahaan Blue Ray, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026). (Foto: Antara)

JAKARTA – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, akhirnya buka suara terkait kemunculan namanya dalam persidangan kasus dugaan korupsi importasi barang yang melibatkan perusahaan jasa titipan Blueray Cargo dan sejumlah oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (11/6/2026), Raffi menegaskan dirinya tidak pernah melakukan transaksi, memesan barang, maupun menerima kiriman dari Blueray Cargo. Menurutnya, hubungan dengan perusahaan tersebut hanya sebatas pertemuan singkat saat berada di Amerika Serikat pada Oktober 2025.

Raffi menjelaskan, saat itu ia bersama Ariel NOAH, Gading Marten, dan Desta berada di Chicago untuk mengikuti ajang maraton. Setelah kegiatan tersebut, ia melanjutkan perjalanan ke New York bersama istrinya, Nagita Slavina, sekaligus mengunjungi sejumlah usaha milik warga Indonesia, di antaranya Awang Kitchen dan Indo Java.

Saat berada di lokasi tersebut, Raffi mengaku diajak berfoto oleh sejumlah orang yang bekerja di toko sebelah yang belakangan diketahui bernama Blueray Cargo.

"Mereka meminta foto dan sempat menawarkan jasa pengiriman barang dari Amerika ke Indonesia. Saya hanya menanggapi secara biasa sebagai bentuk basa-basi. Setelah itu tidak ada komunikasi lagi," kata Raffi.

Ia juga membantah kabar yang menyebut dirinya pernah menerima pengiriman telepon seluler atau barang elektronik dari perusahaan tersebut. Menurutnya, tidak pernah ada transaksi maupun hubungan bisnis dengan Blueray Cargo.

Kuasa hukum Raffi, Hotman Paris Hutapea, menegaskan tidak ada bukti yang menunjukkan kliennya pernah memesan atau menerima barang dari perusahaan itu. Ia menduga nama Raffi muncul dalam perkara tersebut akibat percakapan internal pihak Blueray yang kemudian ditemukan penyidik dalam proses penyidikan.

"Mungkin nama Raffi digunakan untuk meyakinkan pihak lain dalam urusan bisnis mereka. Namun tidak ada bukti bahwa Raffi pernah melakukan pemesanan atau transaksi," ujar Hotman.

Raffi mengaku memutuskan memberikan klarifikasi kepada publik karena saat ini mengemban amanah sebagai Utusan Khusus Presiden. Sebelum menggelar konferensi pers, ia juga mengaku telah berkomunikasi dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk meminta masukan terkait langkah yang harus ditempuh.

"Saya ingin meluruskan informasi yang berkembang dan membersihkan nama baik saya. Jangan sampai persoalan ini ditarik ke ranah politik," katanya.

Sebelumnya, nama Raffi Ahmad mencuat dalam persidangan kasus dugaan suap importasi barang yang menjerat pihak-pihak di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai. KPK mengonfirmasi nama Raffi sempat muncul dalam penyidikan terkait kunjungannya ke kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat.

Meski demikian, KPK menyatakan belum menemukan fakta yang cukup untuk mengaitkan Raffi dengan rangkaian tindak pidana yang sedang disidik. Karena itu, penyidik tidak melakukan pendalaman lebih lanjut maupun pemanggilan terhadap Raffi dalam perkara tersebut. (**)

Sumber: Antaranews