
JAKARTA - Pesta gol mewarnai hari pertama persaingan Grup E dan Grup F Piala Dunia 2026. Jerman dan Swedia sama-sama tampil perkasa dengan kemenangan besar yang langsung mengirim pesan kuat kepada para rival mereka, Senin (15/6/2026) WIB.
Di Grup E, Jerman membuka kampanye mereka dengan menghancurkan debutan Curacao 7-1 di NRG Stadium, Houston. Der Panzer sempat dikejutkan gol penyama kedudukan Livano Comenencia setelah Felix Nmecha mencetak gol pembuka cepat pada menit keenam, namun setelah itu pertandingan sepenuhnya menjadi milik pasukan Jerman.
Nico Schlotterbeck mengembalikan keunggulan sebelum jeda, disusul gol penalti Kai Havertz. Pada babak kedua, Joshua Kimmich, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav ikut mencatatkan nama di papan skor, sementara Havertz menutup pesta gol dengan gol keduanya menjelang laga usai. Kemenangan telak 7-1 membuat Jerman langsung memuncaki klasemen Grup E dengan tiga poin dan selisih gol mencolok.
Laga tersebut juga menjadi momen bersejarah bagi Manuel Neuer yang mencatat penampilan di lima edisi Piala Dunia, menyamai pencapaian legenda Meksiko Antonio Carbajal.

Sementara itu, Pantai Gading menempel ketat Jerman setelah meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Ekuador. Amad Diallo menjadi pahlawan berkat gol pada menit ke-90 yang memastikan tiga poin penting bagi wakil Afrika tersebut. Meski sama-sama mengoleksi tiga poin, Pantai Gading berada di bawah Jerman karena kalah selisih gol.
Pesta gol lain hadir di Grup F ketika Swedia membantai Tunisia 5-1 di Stadion BBVA, Monterrey. Gelandang muda Yasin Ayari tampil gemilang dengan mencetak dua gol, sementara Alexander Isak, Viktor Gyokeres, dan Mattias Svanberg masing-masing menyumbang satu gol.
Swedia unggul cepat lewat Ayari sebelum Isak menggandakan keunggulan. Tunisia sempat memperkecil ketertinggalan melalui Omar Rekik menjelang turun minum, tetapi dominasi Swedia berlanjut pada babak kedua. Gyokeres, Svanberg, dan gol kedua Ayari pada masa injury time memastikan kemenangan telak 5-1 bagi tim asuhan Graham Potter.
Hasil itu membawa Swedia memimpin Grup F dengan tiga poin dan selisih gol superior. Posisi mereka semakin kokoh setelah laga lain di grup tersebut berakhir imbang 2-2 antara Belanda dan Jepang. Belanda dua kali unggul melalui Virgil van Dijk dan Crysencio Summerville, tetapi Jepang dua kali pula mampu menyamakan kedudukan lewat Keito Nakamura dan Daichi Kamada yang mencetak gol penyeimbang pada menit ke-89.
Dengan hasil tersebut, Swedia menjadi pemimpin tunggal Grup F, sedangkan Belanda dan Jepang masing-masing mengoleksi satu poin. Jerman dan Swedia pun muncul sebagai dua tim paling impresif pada awal Piala Dunia 2026 berkat produktivitas tinggi yang menghasilkan total 12 gol dari dua pertandingan pembuka mereka. (**)
Sumber: Antaranews





JAKARTA - Pesta gol mewarnai hari pertama persaingan Grup E dan Grup F Piala Dunia 2026. Jerman dan Swedia sama-sama tampil perkasa dengan kemenangan besar yang langsung mengirim pesan kuat kepada para rival mereka, Senin (15/6/2026) WIB.
Di Grup E, Jerman membuka kampanye mereka dengan menghancurkan debutan Curacao 7-1 di NRG Stadium, Houston. Der Panzer sempat dikejutkan gol penyama kedudukan Livano Comenencia setelah Felix Nmecha mencetak gol pembuka cepat pada menit keenam, namun setelah itu pertandingan sepenuhnya menjadi milik pasukan Jerman.
Nico Schlotterbeck mengembalikan keunggulan sebelum jeda, disusul gol penalti Kai Havertz. Pada babak kedua, Joshua Kimmich, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav ikut mencatatkan nama di papan skor, sementara Havertz menutup pesta gol dengan gol keduanya menjelang laga usai. Kemenangan telak 7-1 membuat Jerman langsung memuncaki klasemen Grup E dengan tiga poin dan selisih gol mencolok.
Laga tersebut juga menjadi momen bersejarah bagi Manuel Neuer yang mencatat penampilan di lima edisi Piala Dunia, menyamai pencapaian legenda Meksiko Antonio Carbajal.
Sementara itu, Pantai Gading menempel ketat Jerman setelah meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Ekuador. Amad Diallo menjadi pahlawan berkat gol pada menit ke-90 yang memastikan tiga poin penting bagi wakil Afrika tersebut. Meski sama-sama mengoleksi tiga poin, Pantai Gading berada di bawah Jerman karena kalah selisih gol.
Pesta gol lain hadir di Grup F ketika Swedia membantai Tunisia 5-1 di Stadion BBVA, Monterrey. Gelandang muda Yasin Ayari tampil gemilang dengan mencetak dua gol, sementara Alexander Isak, Viktor Gyokeres, dan Mattias Svanberg masing-masing menyumbang satu gol.
Swedia unggul cepat lewat Ayari sebelum Isak menggandakan keunggulan. Tunisia sempat memperkecil ketertinggalan melalui Omar Rekik menjelang turun minum, tetapi dominasi Swedia berlanjut pada babak kedua. Gyokeres, Svanberg, dan gol kedua Ayari pada masa injury time memastikan kemenangan telak 5-1 bagi tim asuhan Graham Potter.
Hasil itu membawa Swedia memimpin Grup F dengan tiga poin dan selisih gol superior. Posisi mereka semakin kokoh setelah laga lain di grup tersebut berakhir imbang 2-2 antara Belanda dan Jepang. Belanda dua kali unggul melalui Virgil van Dijk dan Crysencio Summerville, tetapi Jepang dua kali pula mampu menyamakan kedudukan lewat Keito Nakamura dan Daichi Kamada yang mencetak gol penyeimbang pada menit ke-89.
Dengan hasil tersebut, Swedia menjadi pemimpin tunggal Grup F, sedangkan Belanda dan Jepang masing-masing mengoleksi satu poin. Jerman dan Swedia pun muncul sebagai dua tim paling impresif pada awal Piala Dunia 2026 berkat produktivitas tinggi yang menghasilkan total 12 gol dari dua pertandingan pembuka mereka. (**)
Sumber: Antaranews