
JAKARTA – Fase grup Piala Dunia 2026 semakin memanas. Sejumlah tim memastikan tiket ke babak 32 besar dengan cara meyakinkan, sementara beberapa negara harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat.
Tuan rumah Meksiko tampil paling impresif. Bermain di Stadion Azteca, El Tri menutup fase grup dengan kemenangan telak 3-0 atas Republik Ceko, Kamis (25/6/2026). Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Mateo Chavez memecah kebuntuan pada menit ke-55 sebelum Julian Quinones dan Alvaro Fidalgo melengkapi pesta kemenangan.
Hasil tersebut membuat Meksiko menyapu bersih tiga pertandingan Grup A dan melenggang ke fase gugur dengan poin sempurna, sembilan angka. Sebaliknya, Ceko tersingkir setelah terpuruk di dasar klasemen dengan hanya satu poin.
Di Grup C, Brasil kembali menunjukkan statusnya sebagai kandidat kuat juara. Selecao menggilas Skotlandia 3-0 di Miami lewat dua gol Vinicius Junior dan satu gol Matheus Cunha. Vinicius menjadi bintang lapangan dengan torehan dwigol yang memastikan Brasil finis sebagai juara grup.

Kemenangan itu juga menjadi panggung spesial bagi Neymar Jr yang akhirnya menjalani debutnya di Piala Dunia 2026 setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-76. Brasil menutup fase grup dengan koleksi tujuh poin dan selisih gol terbaik.
Persaingan di Grup C juga menghadirkan drama sengit. Maroko harus bekerja keras sebelum menaklukkan Haiti 4-2 di Atlanta. Sempat dua kali tertinggal akibat gol bunuh diri Yassine Bounou dan sepakan spektakuler Wilson Isidor, Singa Atlas menunjukkan mental baja.
Achraf Hakimi dan Ismael Saibari membawa Maroko menyamakan kedudukan sebelum gol Soufiane Rahimi dan Gessime Yassine memastikan kemenangan. Hasil itu mengantar Maroko lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up grup dengan tujuh poin, mendampingi Brasil.
Sementara itu, dari Grup B, Swiss tampil konsisten dan sukses mengunci posisi puncak klasemen setelah menundukkan Kanada 2-1. Ruben Vargas dan Johan Manzambi menjadi penentu kemenangan yang membawa Swiss mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.
Kanada tetap tersenyum meski kalah. Mereka lolos ke fase gugur sebagai runner-up grup berkat keunggulan selisih gol atas Bosnia-Herzegovina.
Bosnia sendiri masih menjaga harapan setelah menaklukkan Qatar 3-1 di Seattle. Gol Kerim Alajbegovic, gol bunuh diri Sultan Al Brake, dan penyelesaian Ermin Mahmic memberi kemenangan penting bagi wakil Balkan tersebut. Dengan empat poin, Bosnia kini menunggu kepastian sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Sebaliknya, Qatar kembali mengulang mimpi buruk Piala Dunia 2022. Hanya mengoleksi satu poin dari tiga laga, wakil Asia itu harus angkat koper lebih awal bersama Haiti yang menutup fase grup tanpa satu poin pun.
Memasuki fase gugur, peta persaingan mulai terlihat. Meksiko tampil sempurna, Brasil semakin menakutkan, Swiss menunjukkan konsistensi, sementara Maroko membuktikan diri sebagai kuda hitam yang siap memberi kejutan di babak 32 besar. (**)
Sumber: Antaranews





JAKARTA – Fase grup Piala Dunia 2026 semakin memanas. Sejumlah tim memastikan tiket ke babak 32 besar dengan cara meyakinkan, sementara beberapa negara harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat.
Tuan rumah Meksiko tampil paling impresif. Bermain di Stadion Azteca, El Tri menutup fase grup dengan kemenangan telak 3-0 atas Republik Ceko, Kamis (25/6/2026). Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Mateo Chavez memecah kebuntuan pada menit ke-55 sebelum Julian Quinones dan Alvaro Fidalgo melengkapi pesta kemenangan.
Hasil tersebut membuat Meksiko menyapu bersih tiga pertandingan Grup A dan melenggang ke fase gugur dengan poin sempurna, sembilan angka. Sebaliknya, Ceko tersingkir setelah terpuruk di dasar klasemen dengan hanya satu poin.
Di Grup C, Brasil kembali menunjukkan statusnya sebagai kandidat kuat juara. Selecao menggilas Skotlandia 3-0 di Miami lewat dua gol Vinicius Junior dan satu gol Matheus Cunha. Vinicius menjadi bintang lapangan dengan torehan dwigol yang memastikan Brasil finis sebagai juara grup.
Kemenangan itu juga menjadi panggung spesial bagi Neymar Jr yang akhirnya menjalani debutnya di Piala Dunia 2026 setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-76. Brasil menutup fase grup dengan koleksi tujuh poin dan selisih gol terbaik.
Persaingan di Grup C juga menghadirkan drama sengit. Maroko harus bekerja keras sebelum menaklukkan Haiti 4-2 di Atlanta. Sempat dua kali tertinggal akibat gol bunuh diri Yassine Bounou dan sepakan spektakuler Wilson Isidor, Singa Atlas menunjukkan mental baja.
Achraf Hakimi dan Ismael Saibari membawa Maroko menyamakan kedudukan sebelum gol Soufiane Rahimi dan Gessime Yassine memastikan kemenangan. Hasil itu mengantar Maroko lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up grup dengan tujuh poin, mendampingi Brasil.
Sementara itu, dari Grup B, Swiss tampil konsisten dan sukses mengunci posisi puncak klasemen setelah menundukkan Kanada 2-1. Ruben Vargas dan Johan Manzambi menjadi penentu kemenangan yang membawa Swiss mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.
Kanada tetap tersenyum meski kalah. Mereka lolos ke fase gugur sebagai runner-up grup berkat keunggulan selisih gol atas Bosnia-Herzegovina.
Bosnia sendiri masih menjaga harapan setelah menaklukkan Qatar 3-1 di Seattle. Gol Kerim Alajbegovic, gol bunuh diri Sultan Al Brake, dan penyelesaian Ermin Mahmic memberi kemenangan penting bagi wakil Balkan tersebut. Dengan empat poin, Bosnia kini menunggu kepastian sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Sebaliknya, Qatar kembali mengulang mimpi buruk Piala Dunia 2022. Hanya mengoleksi satu poin dari tiga laga, wakil Asia itu harus angkat koper lebih awal bersama Haiti yang menutup fase grup tanpa satu poin pun.
Memasuki fase gugur, peta persaingan mulai terlihat. Meksiko tampil sempurna, Brasil semakin menakutkan, Swiss menunjukkan konsistensi, sementara Maroko membuktikan diri sebagai kuda hitam yang siap memberi kejutan di babak 32 besar. (**)
Sumber: Antaranews