
JAKARTA – Persaingan di Grup G dan Grup H Piala Dunia 2026 semakin panas setelah rangkaian pertandingan kedua menghadirkan drama, kejutan, dan pesta gol. Mesir dan Spanyol berhasil mengambil posisi terdepan di grup masing-masing, sementara debutan Tanjung Verde kembali mencuri perhatian dunia dengan penampilan impresifnya.
Mesir menjadi salah satu sorotan utama setelah meraih kemenangan bersejarah 3-1 atas Selandia Baru di Stadion BC Place, Vancouver, Senin (22/6/2026) WIB. Kemenangan tersebut bukan hanya membuka peluang besar The Pharaohs menuju babak gugur, tetapi juga menjadi kemenangan pertama Mesir sepanjang keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia.
Sempat tertinggal lebih dulu lewat sundulan Finn Surman pada menit ke-15, Mesir menunjukkan mentalitas kuat pada babak kedua. Mostafa Ziko membuka jalan kebangkitan melalui gol penyama kedudukan pada menit ke-58 sebelum Mohamed Salah membalikkan keadaan sembilan menit kemudian.
Kapten Mesir itu kembali menjadi aktor penting saat mengirim umpan silang yang diselesaikan Trezeguet menjadi gol ketiga pada menit ke-82. Kemenangan tersebut membawa Mesir memuncaki klasemen sementara Grup G dengan empat poin.

Di pertandingan lain Grup G, Belgia kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Iran di Los Angeles. Setan Merah mendominasi permainan sejak menit awal, namun kokohnya pertahanan Iran dan gemilangnya kiper Alireza Beiranvand membuat Romelu Lukaku dan kawan-kawan frustrasi sepanjang laga.
Iran sebenarnya sempat mencetak gol melalui Mehdi Taremi, tetapi dianulir VAR karena offside. Situasi semakin sulit bagi Belgia setelah Nathan Ngoy menerima kartu merah pada menit ke-66. Meski bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Iran juga gagal memaksimalkan peluang sehingga pertandingan berakhir tanpa gol.
Hasil tersebut membuat persaingan Grup G semakin terbuka. Mesir memimpin dengan empat poin, sementara Iran dan Belgia sama-sama mengoleksi dua poin. Selandia Baru menjadi juru kunci dengan satu poin dan berada dalam posisi paling tertekan menjelang laga terakhir.
Sementara itu, Grup H menghadirkan dua cerita berbeda. Spanyol menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat juara dengan membantai Arab Saudi 4-0 di Atlanta. La Roja tampil dominan sejak menit awal dan nyaris tidak memberi ruang bagi lawannya untuk berkembang.
Lamine Yamal membuka keunggulan pada menit ke-10 sekaligus mencetak gol pertamanya di panggung Piala Dunia. Mikel Oyarzabal kemudian tampil sebagai bintang dengan dua gol dalam rentang tiga menit, masing-masing pada menit ke-21 dan 24.
Arab Saudi semakin terpuruk setelah Hassan Al-Tambakti mencetak gol bunuh diri pada awal babak kedua. Kemenangan telak itu membawa Spanyol ke puncak klasemen Grup H dengan empat poin dan memperbesar peluang mereka melaju ke fase gugur.
Namun sorotan lain justru datang dari debutan Tanjung Verde. Tim berjuluk Hiu Biru itu kembali membuat kejutan dengan menahan Uruguay 2-2 di Stadion Hard Rock, Miami.
Setelah sukses menahan Spanyol tanpa gol pada laga pertama, Tanjung Verde kembali menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap turnamen. Kevin Lenini mencatat sejarah sebagai pencetak gol pertama Tanjung Verde di Piala Dunia ketika memanfaatkan tendangan bebas pada menit ke-21.
Uruguay sempat membalikkan keadaan melalui gol Maximiliano Araujo dan Agustin Canobio menjelang turun minum. Namun Tanjung Verde menolak menyerah. Pada menit ke-61, Helio Varela memanfaatkan kelengahan lini belakang Uruguay untuk menyamakan skor menjadi 2-2.
Di sisa pertandingan, Uruguay terus menggempur pertahanan lawan melalui Federico Valverde dan rekan-rekannya, tetapi Tanjung Verde mampu bertahan dengan disiplin hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil itu membuat Uruguay dan Tanjung Verde sama-sama mengoleksi dua poin, tertinggal dua angka dari Spanyol yang memimpin grup. Dengan satu pertandingan tersisa, persaingan menuju babak 32 besar masih terbuka lebar.
Menjelang laga pamungkas fase grup, Mesir berada di posisi terbaik untuk mengamankan tiket lolos dari Grup G, sementara Spanyol hanya membutuhkan satu langkah lagi untuk memastikan tempat di fase berikutnya.
Di sisi lain, Tanjung Verde terus membuktikan diri sebagai salah satu kisah paling menarik di Piala Dunia 2026, sebuah debut yang sejauh ini berhasil mengguncang peta persaingan sepak bola dunia. (**)
Sumber: Antaranews





JAKARTA – Persaingan di Grup G dan Grup H Piala Dunia 2026 semakin panas setelah rangkaian pertandingan kedua menghadirkan drama, kejutan, dan pesta gol. Mesir dan Spanyol berhasil mengambil posisi terdepan di grup masing-masing, sementara debutan Tanjung Verde kembali mencuri perhatian dunia dengan penampilan impresifnya.
Mesir menjadi salah satu sorotan utama setelah meraih kemenangan bersejarah 3-1 atas Selandia Baru di Stadion BC Place, Vancouver, Senin (22/6/2026) WIB. Kemenangan tersebut bukan hanya membuka peluang besar The Pharaohs menuju babak gugur, tetapi juga menjadi kemenangan pertama Mesir sepanjang keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia.
Sempat tertinggal lebih dulu lewat sundulan Finn Surman pada menit ke-15, Mesir menunjukkan mentalitas kuat pada babak kedua. Mostafa Ziko membuka jalan kebangkitan melalui gol penyama kedudukan pada menit ke-58 sebelum Mohamed Salah membalikkan keadaan sembilan menit kemudian.
Kapten Mesir itu kembali menjadi aktor penting saat mengirim umpan silang yang diselesaikan Trezeguet menjadi gol ketiga pada menit ke-82. Kemenangan tersebut membawa Mesir memuncaki klasemen sementara Grup G dengan empat poin.
Di pertandingan lain Grup G, Belgia kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Iran di Los Angeles. Setan Merah mendominasi permainan sejak menit awal, namun kokohnya pertahanan Iran dan gemilangnya kiper Alireza Beiranvand membuat Romelu Lukaku dan kawan-kawan frustrasi sepanjang laga.
Iran sebenarnya sempat mencetak gol melalui Mehdi Taremi, tetapi dianulir VAR karena offside. Situasi semakin sulit bagi Belgia setelah Nathan Ngoy menerima kartu merah pada menit ke-66. Meski bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Iran juga gagal memaksimalkan peluang sehingga pertandingan berakhir tanpa gol.
Hasil tersebut membuat persaingan Grup G semakin terbuka. Mesir memimpin dengan empat poin, sementara Iran dan Belgia sama-sama mengoleksi dua poin. Selandia Baru menjadi juru kunci dengan satu poin dan berada dalam posisi paling tertekan menjelang laga terakhir.
Sementara itu, Grup H menghadirkan dua cerita berbeda. Spanyol menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat juara dengan membantai Arab Saudi 4-0 di Atlanta. La Roja tampil dominan sejak menit awal dan nyaris tidak memberi ruang bagi lawannya untuk berkembang.
Lamine Yamal membuka keunggulan pada menit ke-10 sekaligus mencetak gol pertamanya di panggung Piala Dunia. Mikel Oyarzabal kemudian tampil sebagai bintang dengan dua gol dalam rentang tiga menit, masing-masing pada menit ke-21 dan 24.
Arab Saudi semakin terpuruk setelah Hassan Al-Tambakti mencetak gol bunuh diri pada awal babak kedua. Kemenangan telak itu membawa Spanyol ke puncak klasemen Grup H dengan empat poin dan memperbesar peluang mereka melaju ke fase gugur.
Namun sorotan lain justru datang dari debutan Tanjung Verde. Tim berjuluk Hiu Biru itu kembali membuat kejutan dengan menahan Uruguay 2-2 di Stadion Hard Rock, Miami.
Setelah sukses menahan Spanyol tanpa gol pada laga pertama, Tanjung Verde kembali menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap turnamen. Kevin Lenini mencatat sejarah sebagai pencetak gol pertama Tanjung Verde di Piala Dunia ketika memanfaatkan tendangan bebas pada menit ke-21.
Uruguay sempat membalikkan keadaan melalui gol Maximiliano Araujo dan Agustin Canobio menjelang turun minum. Namun Tanjung Verde menolak menyerah. Pada menit ke-61, Helio Varela memanfaatkan kelengahan lini belakang Uruguay untuk menyamakan skor menjadi 2-2.
Di sisa pertandingan, Uruguay terus menggempur pertahanan lawan melalui Federico Valverde dan rekan-rekannya, tetapi Tanjung Verde mampu bertahan dengan disiplin hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil itu membuat Uruguay dan Tanjung Verde sama-sama mengoleksi dua poin, tertinggal dua angka dari Spanyol yang memimpin grup. Dengan satu pertandingan tersisa, persaingan menuju babak 32 besar masih terbuka lebar.
Menjelang laga pamungkas fase grup, Mesir berada di posisi terbaik untuk mengamankan tiket lolos dari Grup G, sementara Spanyol hanya membutuhkan satu langkah lagi untuk memastikan tempat di fase berikutnya.
Di sisi lain, Tanjung Verde terus membuktikan diri sebagai salah satu kisah paling menarik di Piala Dunia 2026, sebuah debut yang sejauh ini berhasil mengguncang peta persaingan sepak bola dunia. (**)
Sumber: Antaranews