
JAKARTA – Persaingan Grup K dan Grup L Piala Dunia 2026 langsung memanas pada matchday perdana. Inggris dan Kolombia sukses membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan, Ghana merebut tiga poin secara dramatis, sementara Portugal harus puas berbagi angka dengan Republik Demokratik Kongo.
Di Grup L, Inggris mengirim sinyal kuat sebagai kandidat juara grup setelah menundukkan Kroasia 4-2 di Stadion Dallas, Amerika Serikat. Kapten Harry Kane menjadi bintang kemenangan The Three Lions lewat dua gol yang sekaligus membuatnya menyamai rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di ajang Piala Dunia dengan koleksi 10 gol.
Laga berlangsung sengit. Inggris sempat dua kali unggul namun dua kali pula disamakan Kroasia melalui Martin Baturina dan Petar Musa. Namun kualitas skuad asuhan Gareth Southgate berbicara di babak kedua. Jude Bellingham membawa Inggris kembali memimpin sebelum Marcus Rashford memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-85.
Hasil tersebut menempatkan Inggris di puncak Grup L dengan tiga poin.

Masih di grup yang sama, Ghana meraih kemenangan paling dramatis hari itu. Setelah bermain ketat sepanjang pertandingan melawan Panama di Toronto, Ghana akhirnya memecah kebuntuan pada masa injury time.
Ketika laga tampak berakhir tanpa gol, Caleb Yirenkyi muncul sebagai pahlawan. Golnya pada menit ke-90+5 memanfaatkan umpan Brandon Thomas-Asante memastikan kemenangan 1-0 bagi wakil Afrika tersebut. Tiga poin itu membuat Ghana tetap menjaga tekanan terhadap Inggris dalam persaingan menuju fase gugur.
Sementara itu di Grup K, Kolombia tampil impresif saat menaklukkan debutan Uzbekistan 3-1 di Stadion Azteca, Meksiko.
Kolombia lebih dominan sejak awal dan membuka keunggulan melalui Daniel Munoz menjelang turun minum. Uzbekistan sempat memberikan perlawanan setelah Abbosbek Fayzullaev mencetak gol bersejarah, gol pertama negaranya di putaran final Piala Dunia, pada menit ke-60.
Namun hanya lima menit kemudian Luis Diaz mengembalikan keunggulan Kolombia. Saat Uzbekistan berupaya mengejar poin, Kolombia justru mengunci kemenangan lewat gol Jaminton Campaz pada masa injury time.
Kemenangan itu membawa Los Cafeteros memuncaki klasemen sementara Grup K dengan tiga poin.
Sebaliknya, Portugal gagal mengikuti jejak Kolombia. Tim asuhan Roberto Martinez harus puas bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di Houston.
Portugal sebenarnya memulai laga dengan sempurna ketika Joao Neves mencetak gol cepat pada menit keenam. Namun keunggulan itu sirna setelah Yoane Wissa menyamakan kedudukan menjelang turun minum.
Pada babak kedua Portugal mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang. Cristiano Ronaldo yang mencatat penampilan keenamnya di Piala Dunia juga mendapat kesempatan emas, namun gagal mengonversinya menjadi gol. Hingga peluit akhir berbunyi, Portugal tak mampu menembus disiplin pertahanan Kongo.
Hasil tersebut membuat persaingan Grup K semakin terbuka. Kolombia memimpin dengan tiga poin, sedangkan Portugal dan Kongo sama-sama mengoleksi satu angka. Uzbekistan yang kalah pada laga perdana berada di dasar klasemen dan wajib bangkit saat menghadapi Portugal pada pertandingan berikutnya.
Matchday pertama pun menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 tak hanya menghadirkan pesta gol, tetapi juga drama, kejutan, dan persaingan ketat yang dipastikan semakin sengit dalam perebutan tiket ke babak selanjutnya. (**)
Sumber: Antaranews





JAKARTA – Persaingan Grup K dan Grup L Piala Dunia 2026 langsung memanas pada matchday perdana. Inggris dan Kolombia sukses membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan, Ghana merebut tiga poin secara dramatis, sementara Portugal harus puas berbagi angka dengan Republik Demokratik Kongo.
Di Grup L, Inggris mengirim sinyal kuat sebagai kandidat juara grup setelah menundukkan Kroasia 4-2 di Stadion Dallas, Amerika Serikat. Kapten Harry Kane menjadi bintang kemenangan The Three Lions lewat dua gol yang sekaligus membuatnya menyamai rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di ajang Piala Dunia dengan koleksi 10 gol.
Laga berlangsung sengit. Inggris sempat dua kali unggul namun dua kali pula disamakan Kroasia melalui Martin Baturina dan Petar Musa. Namun kualitas skuad asuhan Gareth Southgate berbicara di babak kedua. Jude Bellingham membawa Inggris kembali memimpin sebelum Marcus Rashford memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-85.
Hasil tersebut menempatkan Inggris di puncak Grup L dengan tiga poin.
Masih di grup yang sama, Ghana meraih kemenangan paling dramatis hari itu. Setelah bermain ketat sepanjang pertandingan melawan Panama di Toronto, Ghana akhirnya memecah kebuntuan pada masa injury time.
Ketika laga tampak berakhir tanpa gol, Caleb Yirenkyi muncul sebagai pahlawan. Golnya pada menit ke-90+5 memanfaatkan umpan Brandon Thomas-Asante memastikan kemenangan 1-0 bagi wakil Afrika tersebut. Tiga poin itu membuat Ghana tetap menjaga tekanan terhadap Inggris dalam persaingan menuju fase gugur.
Sementara itu di Grup K, Kolombia tampil impresif saat menaklukkan debutan Uzbekistan 3-1 di Stadion Azteca, Meksiko.
Kolombia lebih dominan sejak awal dan membuka keunggulan melalui Daniel Munoz menjelang turun minum. Uzbekistan sempat memberikan perlawanan setelah Abbosbek Fayzullaev mencetak gol bersejarah, gol pertama negaranya di putaran final Piala Dunia, pada menit ke-60.
Namun hanya lima menit kemudian Luis Diaz mengembalikan keunggulan Kolombia. Saat Uzbekistan berupaya mengejar poin, Kolombia justru mengunci kemenangan lewat gol Jaminton Campaz pada masa injury time.
Kemenangan itu membawa Los Cafeteros memuncaki klasemen sementara Grup K dengan tiga poin.
Sebaliknya, Portugal gagal mengikuti jejak Kolombia. Tim asuhan Roberto Martinez harus puas bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di Houston.
Portugal sebenarnya memulai laga dengan sempurna ketika Joao Neves mencetak gol cepat pada menit keenam. Namun keunggulan itu sirna setelah Yoane Wissa menyamakan kedudukan menjelang turun minum.
Pada babak kedua Portugal mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang. Cristiano Ronaldo yang mencatat penampilan keenamnya di Piala Dunia juga mendapat kesempatan emas, namun gagal mengonversinya menjadi gol. Hingga peluit akhir berbunyi, Portugal tak mampu menembus disiplin pertahanan Kongo.
Hasil tersebut membuat persaingan Grup K semakin terbuka. Kolombia memimpin dengan tiga poin, sedangkan Portugal dan Kongo sama-sama mengoleksi satu angka. Uzbekistan yang kalah pada laga perdana berada di dasar klasemen dan wajib bangkit saat menghadapi Portugal pada pertandingan berikutnya.
Matchday pertama pun menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 tak hanya menghadirkan pesta gol, tetapi juga drama, kejutan, dan persaingan ketat yang dipastikan semakin sengit dalam perebutan tiket ke babak selanjutnya. (**)
Sumber: Antaranews