logo
Pejabat Pemko Pekanbaru Berkinerja Buruk Siap Diganti, Agung Nugroho Terapkan Ev Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pets Day Out 2026 Pekanbaru Jadi Magnet Pecinta Satwa, Edukasi Reptil hingga Vak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polsek Pangkalan Kerinci Ringkus Lima Pelaku Pengeroyokan di Terusan Baru, Motif Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Disembunyikan di Selangkangan, Penumpang di Bandara SSK II Kedapatan Bawa 2,2 Kg Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini Masih Mengancam Sejumlah Wilayah Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi APJII Riau Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Perluas Akses Internet Berkualit Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPD Golkar Riau Tunggu Putusan Pusat Terkait Perselisihan Iwan Fatah-Eet Indra Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polsek Ukui Amankan Pelaku Pencurian Motor, Yamaha Jupiter Disembunyikan di Sema Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / ROHIL
Ngeri! Nelayan di Rokan Hilir Diterkam Buaya Saat Pasang Pukat, Sempat Tarik-Menarik Demi Selamat
Foto Ilustrasi reka AI.
Ngeri! Nelayan di Rokan Hilir Diterkam Buaya Saat Pasang Pukat, Sempat Tarik-Menarik Demi Selamat
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
7 Juli 2026 | 19:40:07

ROHIL - Seorang nelayan di Kabupaten Rokan Hilir nyaris kehilangan nyawa setelah diterkam seekor buaya saat memasang pukat pantai di perairan Sungai Manasib. Korban, Abdul Azis (43), berhasil lolos dari maut setelah melakukan perlawanan sengit dengan predator tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di kawasan Kuala Jabon, Sungai Manasib, Kepenghuluan Sungai Manasib, Kecamatan Bangko Pusako.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni melalui Kasi Humas Polres Rokan Hilir, Ipda Didi Sofyan, menjelaskan bahwa saat kejadian korban sedang memasang pukat seorang diri. Ketika berada di dalam air dengan kedalaman sekitar sepinggang, korban tidak menyadari seekor buaya telah mengintainya.

"Tiba-tiba buaya menerkam dan menyeret korban ke dalam air. Korban kemudian melakukan perlawanan dengan cara tarik-menarik hingga akhirnya berhasil melepaskan diri dari terkaman buaya," ujar Ipda Didi, Selasa (7/7/2026).

iklan-view

Usai lolos dari serangan, Abdul Azis bergegas berlari menuju permukiman warga untuk meminta pertolongan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan bantuan dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan.

Akibat serangan buaya itu, Abdul Azis mengalami luka gigitan pada bagian punggung. Setelah mendapatkan penanganan awal, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Bagan Batu untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Menyusul insiden tersebut, Polres Rokan Hilir mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan warga yang beraktivitas di sepanjang aliran sungai maupun kawasan perairan yang menjadi habitat buaya, agar selalu meningkatkan kewaspadaan.

Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak beraktivitas seorang diri di lokasi yang berpotensi menjadi tempat munculnya satwa liar guna menghindari kejadian serupa. (**)

Sumber: mediacenter riau

Home / News
Ngeri! Nelayan di Rokan Hilir Diterkam Buaya Saat Pasang Pukat, Sempat Tarik-Menarik Demi Selamat
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 7 Juli 2026 | 19:40:07
Ngeri! Nelayan di Rokan Hilir Diterkam Buaya Saat Pasang Pukat, Sempat Tarik-Menarik Demi Selamat
Foto Ilustrasi reka AI.

ROHIL - Seorang nelayan di Kabupaten Rokan Hilir nyaris kehilangan nyawa setelah diterkam seekor buaya saat memasang pukat pantai di perairan Sungai Manasib. Korban, Abdul Azis (43), berhasil lolos dari maut setelah melakukan perlawanan sengit dengan predator tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di kawasan Kuala Jabon, Sungai Manasib, Kepenghuluan Sungai Manasib, Kecamatan Bangko Pusako.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni melalui Kasi Humas Polres Rokan Hilir, Ipda Didi Sofyan, menjelaskan bahwa saat kejadian korban sedang memasang pukat seorang diri. Ketika berada di dalam air dengan kedalaman sekitar sepinggang, korban tidak menyadari seekor buaya telah mengintainya.

"Tiba-tiba buaya menerkam dan menyeret korban ke dalam air. Korban kemudian melakukan perlawanan dengan cara tarik-menarik hingga akhirnya berhasil melepaskan diri dari terkaman buaya," ujar Ipda Didi, Selasa (7/7/2026).

Usai lolos dari serangan, Abdul Azis bergegas berlari menuju permukiman warga untuk meminta pertolongan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan bantuan dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan.

Akibat serangan buaya itu, Abdul Azis mengalami luka gigitan pada bagian punggung. Setelah mendapatkan penanganan awal, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Bagan Batu untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Menyusul insiden tersebut, Polres Rokan Hilir mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan warga yang beraktivitas di sepanjang aliran sungai maupun kawasan perairan yang menjadi habitat buaya, agar selalu meningkatkan kewaspadaan.

Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak beraktivitas seorang diri di lokasi yang berpotensi menjadi tempat munculnya satwa liar guna menghindari kejadian serupa. (**)

Sumber: mediacenter riau