logo
Kemenkes: 174 Ribu Warga Terserang ISPA, 40.363 di Antaranya Balita Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD dan Pemko Pekanbaru Sepakati APBD-P 2026 Rp3,26 Triliun, Banjir Jadi Sorota Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Satu Korban Galodo Arosuka Ditemukan Tewas, Jalur Padang-Solok Masih Ter Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.884, Investor Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan BI Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sekolah di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka Terbatas Mulai Besok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Riau Soroti Karhutla yang Terus Berulang: Apa Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga TBS Sawit Riau Periode 23-29 September Turun Rp27 per Kg Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemko Pekanbaru Dorong UMKM Tumbuh Lewat Gelaran Event Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Siak
ISPA di Siak Tembus 1.967 Kasus, Dinkes Siapkan 119 Ribu Masker untuk Warga
ilustrasi
ISPA di Siak Tembus 1.967 Kasus, Dinkes Siapkan 119 Ribu Masker untuk Warga
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 16 September 2026 | 17:43:37


SIAK-Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Siak terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Dalam kurun waktu 19 hari, tercatat sebanyak 1.967 warga mengalami ISPA berdasarkan laporan dari 16 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di 14 kecamatan.

Data tersebut dihimpun Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Diskes P2KB) Kabupaten Siak untuk periode 27 Agustus hingga 14 September 2026.

Kepala Diskes P2KB Kabupaten Siak, dr Handry, MKM, mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi kasus yang dilaporkan seluruh Puskesmas. Pergerakan kasus setiap harinya cukup fluktuatif, dengan jumlah tertinggi terjadi pada penghujung Agustus.

iklan-view

“Puncaknya pada Senin, 31 Agustus 2026, jumlah penderita mencapai 205 orang dalam satu hari. Sedangkan angka terendah tercatat pada Minggu, 30 Agustus, sebanyak 13 orang,” ujar Handry.

Memasuki pertengahan September, kasus ISPA sempat menunjukkan kecenderungan melandai. Namun, kondisi tersebut kembali mengalami peningkatan. Pada Minggu (13/9), tercatat 96 kasus, kemudian bertambah menjadi 110 kasus pada Senin (14/9).

Menurut Handry, kondisi tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan pernapasan. Masyarakat diminta menerapkan pola hidup bersih dan sehat, terutama ketika melakukan aktivitas di luar rumah.

Penggunaan masker saat berada di luar ruangan menjadi salah satu langkah yang dianjurkan. Selain itu, masyarakat diminta rajin mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, menghindari paparan asap rokok serta menjaga daya tahan tubuh.

“Jika muncul gejala dan kondisinya semakin memburuk, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” katanya.

Untuk mendukung upaya pencegahan, Diskes P2KB Siak juga akan kembali mendistribusikan masker secara gratis kepada masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 2.940 masker telah dibagikan.

Handry menyebutkan persediaan masker masih sangat mencukupi. Saat ini terdapat sekitar 119.500 lembar masker yang siap disalurkan melalui jaringan pelayanan kesehatan.(*)

Home / News
ISPA di Siak Tembus 1.967 Kasus, Dinkes Siapkan 119 Ribu Masker untuk Warga
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 16 September 2026 | 17:43:37
ISPA di Siak Tembus 1.967 Kasus, Dinkes Siapkan 119 Ribu Masker untuk Warga
ilustrasi


SIAK-Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kabupaten Siak terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Dalam kurun waktu 19 hari, tercatat sebanyak 1.967 warga mengalami ISPA berdasarkan laporan dari 16 pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di 14 kecamatan.

Data tersebut dihimpun Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Diskes P2KB) Kabupaten Siak untuk periode 27 Agustus hingga 14 September 2026.

Kepala Diskes P2KB Kabupaten Siak, dr Handry, MKM, mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi kasus yang dilaporkan seluruh Puskesmas. Pergerakan kasus setiap harinya cukup fluktuatif, dengan jumlah tertinggi terjadi pada penghujung Agustus.

“Puncaknya pada Senin, 31 Agustus 2026, jumlah penderita mencapai 205 orang dalam satu hari. Sedangkan angka terendah tercatat pada Minggu, 30 Agustus, sebanyak 13 orang,” ujar Handry.

Memasuki pertengahan September, kasus ISPA sempat menunjukkan kecenderungan melandai. Namun, kondisi tersebut kembali mengalami peningkatan. Pada Minggu (13/9), tercatat 96 kasus, kemudian bertambah menjadi 110 kasus pada Senin (14/9).

Menurut Handry, kondisi tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan pernapasan. Masyarakat diminta menerapkan pola hidup bersih dan sehat, terutama ketika melakukan aktivitas di luar rumah.

Penggunaan masker saat berada di luar ruangan menjadi salah satu langkah yang dianjurkan. Selain itu, masyarakat diminta rajin mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, menghindari paparan asap rokok serta menjaga daya tahan tubuh.

“Jika muncul gejala dan kondisinya semakin memburuk, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” katanya.

Untuk mendukung upaya pencegahan, Diskes P2KB Siak juga akan kembali mendistribusikan masker secara gratis kepada masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 2.940 masker telah dibagikan.

Handry menyebutkan persediaan masker masih sangat mencukupi. Saat ini terdapat sekitar 119.500 lembar masker yang siap disalurkan melalui jaringan pelayanan kesehatan.(*)