logo
Hotspot Sumatera Merosot, BMKG Ingatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kemenkes: 174 Ribu Warga Terserang ISPA, 40.363 di Antaranya Balita Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD dan Pemko Pekanbaru Sepakati APBD-P 2026 Rp3,26 Triliun, Banjir Jadi Sorota Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Satu Korban Galodo Arosuka Ditemukan Tewas, Jalur Padang-Solok Masih Ter Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Melemah ke Rp17.884, Investor Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan BI Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sekolah di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka Terbatas Mulai Besok Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Riau Soroti Karhutla yang Terus Berulang: Apa Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga TBS Sawit Riau Periode 23-29 September Turun Rp27 per Kg Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / NASIONAL
UPDATE: Penyelam TNI AL Temukan 3 Jenazah Terjebak Dalam Badan Kapal Virgo Transport 8
Pemindahan 3 jasad korban KM Virgo Transport 8 ke KN SAR Kamajaya untuk dievakuasi menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Jumat (18/9/2026) malam. (Foto: dok Basarnas)
UPDATE: Penyelam TNI AL Temukan 3 Jenazah Terjebak Dalam Badan Kapal Virgo Transport 8
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 19 September 2026 | 13:16:59

BANJARMASIN - Tim penyelam TNI Angkatan Laut (TNI AL) menemukan dan mengevakuasi tiga jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang terperangkap di dalam badan kapal di perairan Masalembo, Laut Jawa, Jumat (18/9/2026).

Ketiga korban ditemukan dalam operasi penyelaman di kedalaman sekitar 24 meter. Proses evakuasi dilakukan setelah kondisi cuaca dan gelombang di lokasi dinilai cukup aman bagi tim SAR untuk kembali melakukan penyelaman.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan, satu korban laki-laki berhasil dievakuasi pada pukul 12.28 Wita. Selanjutnya, dua korban lainnya ditemukan dan dievakuasi sekitar pukul 13.10 Wita dari lokasi yang sama.

iklan-view

“Ketiga korban ditemukan di dalam ruangan kapal dalam kondisi terjebak,” kata Yudhi dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari keenam kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, seperti dikutip dari antaranews, Sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, proses evakuasi tidak mudah karena posisi ketiga korban berada di bagian dalam kapal. Tim penyelam bahkan harus memecahkan kaca untuk dapat mengeluarkan jasad korban dari ruangan kapal yang telah terbalik.

Ketiga korban tersebut terdiri atas dua laki-laki dan satu perempuan. Setelah berhasil dievakuasi dari bangkai kapal, ketiganya dipindahkan ke KN SAR Kamajaya sekitar pukul 18.30 Wita untuk selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Operasi penyelaman melibatkan dua tim TNI AL, yakni 10 personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan 10 personel Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada II TNI AL.

Yudhi menjelaskan, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting dalam operasi penyelaman. Sebelumnya, cuaca buruk dan kondisi laut sempat menyulitkan tim gabungan untuk melakukan pencarian di sekitar bangkai kapal.

Namun pada Jumat, kondisi gelombang dan kecepatan angin relatif normal sehingga operasi penyelaman dapat kembali dilakukan dengan memperhatikan standar keselamatan tim SAR.

Dengan ditemukannya tiga jenazah tersebut, hingga hari keenam operasi SAR, Jumat pukul 22.00 Wita, Basarnas mencatat sebanyak 117 orang telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia.

Sementara itu, 126 orang lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 12 September 2026 dengan membawa 243 orang.

Kapal tersebut dilaporkan menghadapi cuaca buruk dan kehilangan kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita. Pada hari yang sama, KM Virgo Transport 8 ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Operasi SAR gabungan masih terus dilakukan untuk mencari korban yang belum ditemukan, dengan fokus pencarian di sekitar lokasi kapal dan wilayah perairan yang diperkirakan menjadi area hanyut korban. (*)

Home / News
UPDATE: Penyelam TNI AL Temukan 3 Jenazah Terjebak Dalam Badan Kapal Virgo Transport 8
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 19 September 2026 | 13:16:59
UPDATE: Penyelam TNI AL Temukan 3 Jenazah Terjebak Dalam Badan Kapal Virgo Transport 8
Pemindahan 3 jasad korban KM Virgo Transport 8 ke KN SAR Kamajaya untuk dievakuasi menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Jumat (18/9/2026) malam. (Foto: dok Basarnas)

BANJARMASIN - Tim penyelam TNI Angkatan Laut (TNI AL) menemukan dan mengevakuasi tiga jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang terperangkap di dalam badan kapal di perairan Masalembo, Laut Jawa, Jumat (18/9/2026).

Ketiga korban ditemukan dalam operasi penyelaman di kedalaman sekitar 24 meter. Proses evakuasi dilakukan setelah kondisi cuaca dan gelombang di lokasi dinilai cukup aman bagi tim SAR untuk kembali melakukan penyelaman.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan, satu korban laki-laki berhasil dievakuasi pada pukul 12.28 Wita. Selanjutnya, dua korban lainnya ditemukan dan dievakuasi sekitar pukul 13.10 Wita dari lokasi yang sama.

“Ketiga korban ditemukan di dalam ruangan kapal dalam kondisi terjebak,” kata Yudhi dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari keenam kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, seperti dikutip dari antaranews, Sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, proses evakuasi tidak mudah karena posisi ketiga korban berada di bagian dalam kapal. Tim penyelam bahkan harus memecahkan kaca untuk dapat mengeluarkan jasad korban dari ruangan kapal yang telah terbalik.

Ketiga korban tersebut terdiri atas dua laki-laki dan satu perempuan. Setelah berhasil dievakuasi dari bangkai kapal, ketiganya dipindahkan ke KN SAR Kamajaya sekitar pukul 18.30 Wita untuk selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Operasi penyelaman melibatkan dua tim TNI AL, yakni 10 personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan 10 personel Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada II TNI AL.

Yudhi menjelaskan, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting dalam operasi penyelaman. Sebelumnya, cuaca buruk dan kondisi laut sempat menyulitkan tim gabungan untuk melakukan pencarian di sekitar bangkai kapal.

Namun pada Jumat, kondisi gelombang dan kecepatan angin relatif normal sehingga operasi penyelaman dapat kembali dilakukan dengan memperhatikan standar keselamatan tim SAR.

Dengan ditemukannya tiga jenazah tersebut, hingga hari keenam operasi SAR, Jumat pukul 22.00 Wita, Basarnas mencatat sebanyak 117 orang telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia.

Sementara itu, 126 orang lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 12 September 2026 dengan membawa 243 orang.

Kapal tersebut dilaporkan menghadapi cuaca buruk dan kehilangan kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita. Pada hari yang sama, KM Virgo Transport 8 ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Operasi SAR gabungan masih terus dilakukan untuk mencari korban yang belum ditemukan, dengan fokus pencarian di sekitar lokasi kapal dan wilayah perairan yang diperkirakan menjadi area hanyut korban. (*)