logo
Jasad Diduga ABK Kapal 5 Jurnalis Ditemukan 340 Km dari Anak Krakatau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kejahatan Lingkungan di Rupat: Hutan Mangrove Dibabat Jadi Arang, Kapolda Riau T Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Penyelundupan 140 Ton Arang Mangrove ke Malaysia Digagalkan, Dua Tersangka Ditan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Penggeledahan Lapas Narkotika Rumbai, Petugas Sita 5 Pisau Rakitan dan Mata Geri Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Usulkan Pembangunan Pangkalan AJU di Riau untuk Percepat Operasi Modifikasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diskes Pekanbaru Catat 6.622 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Bikin Geleng Kepala, Inilah Hewan-Hewan dengan Harga Paling Mahal Sepanjang Seja Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Beasiswa Pemko Pekanbaru Sudah Cair, Mahasiswa yang Belum Dapat Diminta Bersiap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Kuansing
Petani 67 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Kuansing
Ilustrasi
Petani 67 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Kuansing
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 20 September 2026 | 19:21:03

KUANTAN SINGINGI-Seorang petani berinisial E (67) ditemukan meninggal dunia di kebun kelapa sawit miliknya di Desa Banjar Guntu,ng, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Sabtu (19/9/2026) malam.

Korban ditemukan warga setelah keluarga mencemaskan keberadaannya karena tak kunjung pulang dari kebun. Saat ditemukan, E sudah dalam kondisi tergeletak di tanah di area perkebunan miliknya.

Informasi mengenai korban bermula ketika E berangkat dari rumah untuk memanen buah kelapa sawit. Hingga malam hari, korban belum juga kembali sehingga keluarganya mulai mencari bantuan warga.

Sekitar pukul 19.30 WIB, seorang warga berinisial J (50) mendapat kabar dari istri korban bahwa E belum pulang dan tidak memberikan kabar.

J kemudian mengajak sejumlah warga Desa Banjar Guntung untuk melakukan pencarian ke lokasi kebun.

Pencarian berlangsung hingga akhirnya warga menemukan korban dalam kondisi tidak bergerak di area perkebunan.

Korban kemudian dibawa warga ke Puskesmas Lubuk Jambi untuk mendapatkan penanganan. Polisi yang menerima laporan selanjutnya mendatangi fasilitas kesehatan tersebut dan berkoordinasi dengan keluarga serta tenaga medis.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa membenarkan adanya penemuan warga yang meninggal dunia di kebun sawit.

“Personel Polsek Kuantan Mudik langsung mendatangi Puskesmas Lubuk Jambi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta tenaga medis terkait penemuan korban,” ujar Anra Nosa, Minggu (20/9/2026).

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Salah seorang saksi berinisial A (61) mengatakan masih melihat korban beraktivitas di kebun pada Sabtu siang.

Sekitar pukul 11.00 WIB, A melihat E sedang memanen buah kelapa sawit di kebunnya. Lokasi kebun korban diketahui berbatasan dengan kebun milik saksi.

Sekitar pukul 14.00 WIB, A selesai melakukan aktivitasnya dan meninggalkan lokasi. Saat itu, korban masih berada di kebunnya.

Namun, hingga beberapa jam kemudian E tidak kunjung pulang ke rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga khawatir dan akhirnya dilakukan pencarian bersama warga.

Korban kemudian ditemukan sekitar pukul 20.30 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia.(*).


Home / News
Petani 67 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Kuansing
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 20 September 2026 | 19:21:03
Petani 67 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Kuansing
Ilustrasi

KUANTAN SINGINGI-Seorang petani berinisial E (67) ditemukan meninggal dunia di kebun kelapa sawit miliknya di Desa Banjar Guntu,ng, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Sabtu (19/9/2026) malam.

Korban ditemukan warga setelah keluarga mencemaskan keberadaannya karena tak kunjung pulang dari kebun. Saat ditemukan, E sudah dalam kondisi tergeletak di tanah di area perkebunan miliknya.

Informasi mengenai korban bermula ketika E berangkat dari rumah untuk memanen buah kelapa sawit. Hingga malam hari, korban belum juga kembali sehingga keluarganya mulai mencari bantuan warga.

Sekitar pukul 19.30 WIB, seorang warga berinisial J (50) mendapat kabar dari istri korban bahwa E belum pulang dan tidak memberikan kabar.

J kemudian mengajak sejumlah warga Desa Banjar Guntung untuk melakukan pencarian ke lokasi kebun.

Pencarian berlangsung hingga akhirnya warga menemukan korban dalam kondisi tidak bergerak di area perkebunan.

Korban kemudian dibawa warga ke Puskesmas Lubuk Jambi untuk mendapatkan penanganan. Polisi yang menerima laporan selanjutnya mendatangi fasilitas kesehatan tersebut dan berkoordinasi dengan keluarga serta tenaga medis.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa membenarkan adanya penemuan warga yang meninggal dunia di kebun sawit.

“Personel Polsek Kuantan Mudik langsung mendatangi Puskesmas Lubuk Jambi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta tenaga medis terkait penemuan korban,” ujar Anra Nosa, Minggu (20/9/2026).

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Salah seorang saksi berinisial A (61) mengatakan masih melihat korban beraktivitas di kebun pada Sabtu siang.

Sekitar pukul 11.00 WIB, A melihat E sedang memanen buah kelapa sawit di kebunnya. Lokasi kebun korban diketahui berbatasan dengan kebun milik saksi.

Sekitar pukul 14.00 WIB, A selesai melakukan aktivitasnya dan meninggalkan lokasi. Saat itu, korban masih berada di kebunnya.

Namun, hingga beberapa jam kemudian E tidak kunjung pulang ke rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga khawatir dan akhirnya dilakukan pencarian bersama warga.

Korban kemudian ditemukan sekitar pukul 20.30 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia.(*).