logo
Misteri Paus 8 Meter dan Berat 8 Ton di Hutan Bakau Inhil, Warga Mandah Mendadak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Semakin Terdesak, Tinggal Rp84 dari Level Psikologis Rp18.000 Per-Dolar A Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Razia Gabungan di Lapas Pekanbaru, Senjata Tajam Rakitan hingga Kompor Listrik D Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPD RI Desak Kemenlu Selamatkan Nandiya, TKI Jaksel yang Diduga Jadi Korban TPPO Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Cabai Merah Kian "Pedas", Harga Jual Tembus Rp80 Ribu Per Kilogram, Cuaca Buruk Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Cucu Dilaporkan Curi Sawit Milik Kakek Sendiri, Dugaan Kriminalisasi Ahli Waris Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Massa Fomari-Bebersi Desak Kejati Riau Usut Kasus Dugaan Ijazah Ketua DPRD Siak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Saat Antrean BBM Jadi Rezeki: Kisah Zurbainah, Penjual Pisang Molen di Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Kuansing
Petani 67 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Kuansing
Ilustrasi
Petani 67 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Kuansing
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 20 September 2026 | 19:21:03

KUANTAN SINGINGI-Seorang petani berinisial E (67) ditemukan meninggal dunia di kebun kelapa sawit miliknya di Desa Banjar Guntu,ng, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Sabtu (19/9/2026) malam.

Korban ditemukan warga setelah keluarga mencemaskan keberadaannya karena tak kunjung pulang dari kebun. Saat ditemukan, E sudah dalam kondisi tergeletak di tanah di area perkebunan miliknya.

Informasi mengenai korban bermula ketika E berangkat dari rumah untuk memanen buah kelapa sawit. Hingga malam hari, korban belum juga kembali sehingga keluarganya mulai mencari bantuan warga.

Sekitar pukul 19.30 WIB, seorang warga berinisial J (50) mendapat kabar dari istri korban bahwa E belum pulang dan tidak memberikan kabar.

J kemudian mengajak sejumlah warga Desa Banjar Guntung untuk melakukan pencarian ke lokasi kebun.

Pencarian berlangsung hingga akhirnya warga menemukan korban dalam kondisi tidak bergerak di area perkebunan.

Korban kemudian dibawa warga ke Puskesmas Lubuk Jambi untuk mendapatkan penanganan. Polisi yang menerima laporan selanjutnya mendatangi fasilitas kesehatan tersebut dan berkoordinasi dengan keluarga serta tenaga medis.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa membenarkan adanya penemuan warga yang meninggal dunia di kebun sawit.

“Personel Polsek Kuantan Mudik langsung mendatangi Puskesmas Lubuk Jambi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta tenaga medis terkait penemuan korban,” ujar Anra Nosa, Minggu (20/9/2026).

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Salah seorang saksi berinisial A (61) mengatakan masih melihat korban beraktivitas di kebun pada Sabtu siang.

Sekitar pukul 11.00 WIB, A melihat E sedang memanen buah kelapa sawit di kebunnya. Lokasi kebun korban diketahui berbatasan dengan kebun milik saksi.

Sekitar pukul 14.00 WIB, A selesai melakukan aktivitasnya dan meninggalkan lokasi. Saat itu, korban masih berada di kebunnya.

Namun, hingga beberapa jam kemudian E tidak kunjung pulang ke rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga khawatir dan akhirnya dilakukan pencarian bersama warga.

Korban kemudian ditemukan sekitar pukul 20.30 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia.(*).


Home / News
Petani 67 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Kuansing
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 20 September 2026 | 19:21:03
Petani 67 Tahun Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Kuansing
Ilustrasi

KUANTAN SINGINGI-Seorang petani berinisial E (67) ditemukan meninggal dunia di kebun kelapa sawit miliknya di Desa Banjar Guntu,ng, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Sabtu (19/9/2026) malam.

Korban ditemukan warga setelah keluarga mencemaskan keberadaannya karena tak kunjung pulang dari kebun. Saat ditemukan, E sudah dalam kondisi tergeletak di tanah di area perkebunan miliknya.

Informasi mengenai korban bermula ketika E berangkat dari rumah untuk memanen buah kelapa sawit. Hingga malam hari, korban belum juga kembali sehingga keluarganya mulai mencari bantuan warga.

Sekitar pukul 19.30 WIB, seorang warga berinisial J (50) mendapat kabar dari istri korban bahwa E belum pulang dan tidak memberikan kabar.

J kemudian mengajak sejumlah warga Desa Banjar Guntung untuk melakukan pencarian ke lokasi kebun.

Pencarian berlangsung hingga akhirnya warga menemukan korban dalam kondisi tidak bergerak di area perkebunan.

Korban kemudian dibawa warga ke Puskesmas Lubuk Jambi untuk mendapatkan penanganan. Polisi yang menerima laporan selanjutnya mendatangi fasilitas kesehatan tersebut dan berkoordinasi dengan keluarga serta tenaga medis.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa membenarkan adanya penemuan warga yang meninggal dunia di kebun sawit.

“Personel Polsek Kuantan Mudik langsung mendatangi Puskesmas Lubuk Jambi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta tenaga medis terkait penemuan korban,” ujar Anra Nosa, Minggu (20/9/2026).

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Salah seorang saksi berinisial A (61) mengatakan masih melihat korban beraktivitas di kebun pada Sabtu siang.

Sekitar pukul 11.00 WIB, A melihat E sedang memanen buah kelapa sawit di kebunnya. Lokasi kebun korban diketahui berbatasan dengan kebun milik saksi.

Sekitar pukul 14.00 WIB, A selesai melakukan aktivitasnya dan meninggalkan lokasi. Saat itu, korban masih berada di kebunnya.

Namun, hingga beberapa jam kemudian E tidak kunjung pulang ke rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga khawatir dan akhirnya dilakukan pencarian bersama warga.

Korban kemudian ditemukan sekitar pukul 20.30 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia.(*).