logo
● Niat Beli Minuman Berujung Pencurian, Perkara Dua Pria di Pekanbaru Dihentikan L Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SEMMI Riau Demo Kejati, Desak Dugaan Penyimpangan Dana Desa Balam Jaya Rohil Diu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Perkasa di Penghujung Pekan, Ditutup Rp17.882 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Sewa untuk Pedagang STC Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BGN Pangkas Kuota Penerima MBG Maksimal 3.000 Per Dapur untuk Cegah Keracunan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polisi Buru IB, Diduga Pemasok 122 Pil Ekstasi ke Jaringan Pekanbaru-Kampar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Wamendagri Bima Arya Tegaskan Pentingnya Mitigasi Bencana dan Kualitas SDM Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Tiga Anggota DPRD dari Gerindra Terseret Kasus Narkoba di Surabaya Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / TEKNOLOGI
APJII, Equinix dan THC  Dorong Penguatan Ekosistem Digital ISP di Riau
Ketua Badan Pengurus Wilayah APJII Riau, Trio Gunawan dalam acara Sinergi Konektivitas: THC dan Equinix untuk ISP Riau” di Ballroom Mirror Room, Hotel Pangeran Pekanbaru, pada Rabu (30/9/2026). (Foto: Abdul Haris/PekanbaruTV)
APJII, Equinix dan THC Dorong Penguatan Ekosistem Digital ISP di Riau
Editor: Arya Mahendra | Penulis: abdul haris
Rubrik: news | 30 September 2026 | 12:10:02

PEKANBARU - Equinix Indonesia dan Trans Hybrid Communication (THC) bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Riau menggelar acara bertajuk “Sinergi Konektivitas: THC dan Equinix untuk ISP Riau” di Ballroom Mirror Room, Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (30/9/2026).

Baca Juga:

Partner Sales Manager Equinix Indonesia, Partono Luminto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem digital sekaligus memperkuat industri penyedia jasa internet (ISP) di Riau.

“Kolaborasi ini bukan hanya mengenai data center dan konektivitas saja, tetapi sama-sama membangun ekosistem digital yang memberikan lebih banyak pilihan,” kata Partono dalam sambutannya.

iklan-view

Menurut Partono, kebutuhan perusahaan saat ini tidak hanya sebatas koneksi internet yang cepat, tetapi juga konektivitas yang aman serta mampu terhubung dengan berbagai ekosistem digital.

Karena itu, ia melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk memperkuat dan mengembangkan ISP di Riau.

Equinix Indonesia dan Trans Hybrid Communication (THC) bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Riau menggelar acara bertajuk “Sinergi Konektivitas: THC dan Equinix untuk ISP Riau” di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (30/9/2026). (Foto: Abdul Haris/Pekanbaru TV)

Ia menjelaskan, Equinix memiliki infrastruktur digital dan ekosistem global yang memungkinkan pelaku bisnis serta network provider saling terhubung secara langsung dan efisien.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Pengurus Wilayah APJII Riau, Trio Gunawan, mengatakan kolaborasi antara pihak sangat penting untuk mendorong kemajuan konektivitas di daerah.

“Karena kemajuan konektivitas ini tidak bisa dilakukan oleh satu pihak, kita harus berkolaborasi dengan pihak lain,” ujarnya.

Trio mengatakan kondisi pasar ISP lokal di Riau saat ini cukup kompetitif. Menurutnya, para pelaku ISP perlu mulai melakukan konsolidasi dan memperkuat kerja sama di antara sesama penyedia layanan.

“Kondisi yang di Riau saat ini secara market kompetitif. Kita harus memulai konsolidasi sesama ISP,” katanya.

Ia menambahkan, ISP lokal masih memiliki peluang untuk terus berkembang karena memiliki kedekatan dengan pelanggan dan mengutamakan pelayanan.

“ISP lokal masih tumbuh karena sangat mengutamakan pelayanan, karena ISP lokal ada kedekatan dengan pelanggan,” lanjutnya.

Trio juga menyebutkan bahwa anggota APJII Riau merupakan yang terbanyak di Sumatera. Saat ini, terdapat 63 ISP yang telah terdaftar sebagai anggota APJII Riau. (har)

Home / News
APJII, Equinix dan THC Dorong Penguatan Ekosistem Digital ISP di Riau
Editor: Arya Mahendra | Penulis: abdul haris
Rubrik: news | 30 September 2026 | 12:10:02
APJII, Equinix dan THC  Dorong Penguatan Ekosistem Digital ISP di Riau
Ketua Badan Pengurus Wilayah APJII Riau, Trio Gunawan dalam acara Sinergi Konektivitas: THC dan Equinix untuk ISP Riau” di Ballroom Mirror Room, Hotel Pangeran Pekanbaru, pada Rabu (30/9/2026). (Foto: Abdul Haris/PekanbaruTV)

PEKANBARU - Equinix Indonesia dan Trans Hybrid Communication (THC) bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Riau menggelar acara bertajuk “Sinergi Konektivitas: THC dan Equinix untuk ISP Riau” di Ballroom Mirror Room, Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (30/9/2026).

Baca Juga:

Partner Sales Manager Equinix Indonesia, Partono Luminto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem digital sekaligus memperkuat industri penyedia jasa internet (ISP) di Riau.

“Kolaborasi ini bukan hanya mengenai data center dan konektivitas saja, tetapi sama-sama membangun ekosistem digital yang memberikan lebih banyak pilihan,” kata Partono dalam sambutannya.

Menurut Partono, kebutuhan perusahaan saat ini tidak hanya sebatas koneksi internet yang cepat, tetapi juga konektivitas yang aman serta mampu terhubung dengan berbagai ekosistem digital.

Karena itu, ia melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk memperkuat dan mengembangkan ISP di Riau.

Equinix Indonesia dan Trans Hybrid Communication (THC) bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Riau menggelar acara bertajuk “Sinergi Konektivitas: THC dan Equinix untuk ISP Riau” di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (30/9/2026). (Foto: Abdul Haris/Pekanbaru TV)

Ia menjelaskan, Equinix memiliki infrastruktur digital dan ekosistem global yang memungkinkan pelaku bisnis serta network provider saling terhubung secara langsung dan efisien.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Pengurus Wilayah APJII Riau, Trio Gunawan, mengatakan kolaborasi antara pihak sangat penting untuk mendorong kemajuan konektivitas di daerah.

“Karena kemajuan konektivitas ini tidak bisa dilakukan oleh satu pihak, kita harus berkolaborasi dengan pihak lain,” ujarnya.

Trio mengatakan kondisi pasar ISP lokal di Riau saat ini cukup kompetitif. Menurutnya, para pelaku ISP perlu mulai melakukan konsolidasi dan memperkuat kerja sama di antara sesama penyedia layanan.

“Kondisi yang di Riau saat ini secara market kompetitif. Kita harus memulai konsolidasi sesama ISP,” katanya.

Ia menambahkan, ISP lokal masih memiliki peluang untuk terus berkembang karena memiliki kedekatan dengan pelanggan dan mengutamakan pelayanan.

“ISP lokal masih tumbuh karena sangat mengutamakan pelayanan, karena ISP lokal ada kedekatan dengan pelanggan,” lanjutnya.

Trio juga menyebutkan bahwa anggota APJII Riau merupakan yang terbanyak di Sumatera. Saat ini, terdapat 63 ISP yang telah terdaftar sebagai anggota APJII Riau. (har)