logo
● Niat Beli Minuman Berujung Pencurian, Perkara Dua Pria di Pekanbaru Dihentikan L Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SEMMI Riau Demo Kejati, Desak Dugaan Penyimpangan Dana Desa Balam Jaya Rohil Diu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Perkasa di Penghujung Pekan, Ditutup Rp17.882 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Sewa untuk Pedagang STC Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BGN Pangkas Kuota Penerima MBG Maksimal 3.000 Per Dapur untuk Cegah Keracunan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polisi Buru IB, Diduga Pemasok 122 Pil Ekstasi ke Jaringan Pekanbaru-Kampar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Wamendagri Bima Arya Tegaskan Pentingnya Mitigasi Bencana dan Kualitas SDM Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Tiga Anggota DPRD dari Gerindra Terseret Kasus Narkoba di Surabaya Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Menpora Alihkan Fokus Prestasi Olahraga Nasional Menuju Olimpiade Los Angeles 2028
Pemerintah menegaskan pentingnya persiapan dini bagi para atlet nasional untuk menghadapi Olimpiade 2028, menyusul penyambutan kepulangan kontingen Indonesia dari ajang multi-cabang olahraga di Asia. (Foto: Kemenpora)
Menpora Alihkan Fokus Prestasi Olahraga Nasional Menuju Olimpiade Los Angeles 2028
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 1 Oktober 2026 | 04:11:00

Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa agenda besar berikutnya bagi dunia olahraga tanah air adalah memburu medali di ajang Olimpiade Los Angeles 2028, seiring penyambutan kepulangan para atlet yang berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Deretan atlet dan ofisial yang disambut secara langsung oleh pimpinan kementerian tersebut datang dari berbagai cabang olahraga, di antaranya bulu tangkis, angkat besi, atletik, serta esports.

Di sela-sela acara tersebut, seperti dilansir antara, pimpinan Kementerian Pemuda dan Olahraga juga menyampaikan salam serta apresiasi khusus dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh pejuang olahraga yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa di tingkat benua.

iklan-view

Kepala Negara disebut merasakan kebanggaan mendalam serta rasa haru melihat generasi muda Indonesia mampu mengibarkan Sang Merah Putih di negeri Jepang.

Lebih lanjut, para atlet serta induk organisasi cabang olahraga yang sukses menorehkan prestasi di tingkat Asia diinstruksikan agar segera mengalihkan konsentrasi penuh guna menatap pesta olahraga dunia empat tahunan.

Sebelum gelaran akbar di Amerika Serikat tersebut terlaksana, kontingen Merah Putih dijadwalkan lebih dulu berpartisipasi pada ajang SEA Games 2027 sebagai ajang pemanasan sekaligus sasaran antara.

Kementerian Pemuda dan Olahraga memastikan bahwa alokasi anggaran untuk program pemusatan latihan nasional baik demi kepentingan Olimpiade maupun SEA Games telah mulai dipersiapkan secara matang.

"Jadi saya harapkan para atlet untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Dan mudah-mudahan kita juga bisa berjaya di Olimpiade dan sasaran antara di SEA Games," ucapnya, pada hari Rabu (30/09/2026).

Berdasarkan data hingga Rabu (30/9), perolehan medali emas kontingen Indonesia di Asian Games 2026 telah mencapai angka empat buah. Dua medali emas disumbangkan dari cabang bulu tangkis melalui nomor beregu putra serta pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Satu medali emas berikutnya dipersembahkan oleh lifter Rahmat Erwin Abdullah dari nomor angkat besi kelas 75 kg putra, sementara satu medali emas lain disumbangkan oleh atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi melalui nomor speed putri.

Potensi penambahan pundi-pundi medali masih terbuka lebar mengingat sejumlah atlet nasional masih harus menyelesaikan pertandingan pada fase gugur serta babak puncak, seperti skuad nomor mobile legend dari cabang olahraga esports. (*)

Home / News
Menpora Alihkan Fokus Prestasi Olahraga Nasional Menuju Olimpiade Los Angeles 2028
Editor: putrajaya
Rubrik: news | 1 Oktober 2026 | 04:11:00
Menpora Alihkan Fokus Prestasi Olahraga Nasional Menuju Olimpiade Los Angeles 2028
Pemerintah menegaskan pentingnya persiapan dini bagi para atlet nasional untuk menghadapi Olimpiade 2028, menyusul penyambutan kepulangan kontingen Indonesia dari ajang multi-cabang olahraga di Asia. (Foto: Kemenpora)

Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa agenda besar berikutnya bagi dunia olahraga tanah air adalah memburu medali di ajang Olimpiade Los Angeles 2028, seiring penyambutan kepulangan para atlet yang berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Deretan atlet dan ofisial yang disambut secara langsung oleh pimpinan kementerian tersebut datang dari berbagai cabang olahraga, di antaranya bulu tangkis, angkat besi, atletik, serta esports.

Di sela-sela acara tersebut, seperti dilansir antara, pimpinan Kementerian Pemuda dan Olahraga juga menyampaikan salam serta apresiasi khusus dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh pejuang olahraga yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa di tingkat benua.

Kepala Negara disebut merasakan kebanggaan mendalam serta rasa haru melihat generasi muda Indonesia mampu mengibarkan Sang Merah Putih di negeri Jepang.

Lebih lanjut, para atlet serta induk organisasi cabang olahraga yang sukses menorehkan prestasi di tingkat Asia diinstruksikan agar segera mengalihkan konsentrasi penuh guna menatap pesta olahraga dunia empat tahunan.

Sebelum gelaran akbar di Amerika Serikat tersebut terlaksana, kontingen Merah Putih dijadwalkan lebih dulu berpartisipasi pada ajang SEA Games 2027 sebagai ajang pemanasan sekaligus sasaran antara.

Kementerian Pemuda dan Olahraga memastikan bahwa alokasi anggaran untuk program pemusatan latihan nasional baik demi kepentingan Olimpiade maupun SEA Games telah mulai dipersiapkan secara matang.

"Jadi saya harapkan para atlet untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Dan mudah-mudahan kita juga bisa berjaya di Olimpiade dan sasaran antara di SEA Games," ucapnya, pada hari Rabu (30/09/2026).

Berdasarkan data hingga Rabu (30/9), perolehan medali emas kontingen Indonesia di Asian Games 2026 telah mencapai angka empat buah. Dua medali emas disumbangkan dari cabang bulu tangkis melalui nomor beregu putra serta pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Satu medali emas berikutnya dipersembahkan oleh lifter Rahmat Erwin Abdullah dari nomor angkat besi kelas 75 kg putra, sementara satu medali emas lain disumbangkan oleh atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi melalui nomor speed putri.

Potensi penambahan pundi-pundi medali masih terbuka lebar mengingat sejumlah atlet nasional masih harus menyelesaikan pertandingan pada fase gugur serta babak puncak, seperti skuad nomor mobile legend dari cabang olahraga esports. (*)