logo
● Niat Beli Minuman Berujung Pencurian, Perkara Dua Pria di Pekanbaru Dihentikan L Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SEMMI Riau Demo Kejati, Desak Dugaan Penyimpangan Dana Desa Balam Jaya Rohil Diu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Perkasa di Penghujung Pekan, Ditutup Rp17.882 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Siapkan Skema Sewa untuk Pedagang STC Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● BGN Pangkas Kuota Penerima MBG Maksimal 3.000 Per Dapur untuk Cegah Keracunan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polisi Buru IB, Diduga Pemasok 122 Pil Ekstasi ke Jaringan Pekanbaru-Kampar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Wamendagri Bima Arya Tegaskan Pentingnya Mitigasi Bencana dan Kualitas SDM Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Tiga Anggota DPRD dari Gerindra Terseret Kasus Narkoba di Surabaya Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Kabut Asap Masih Muncul, 21 Puskesmas Pekanbaru Tetap Siaga
Puskesmas Pekanbaeu Kota (ft:dok Pekanbarutv)
Kabut Asap Masih Muncul, 21 Puskesmas Pekanbaru Tetap Siaga
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 1 Oktober 2026 | 19:59:53

PEKANBARU -Pemerintah Kota Pekanbaru memperpanjang kesiapsiagaan layanan kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang masih muncul secara berkala. Sebanyak 21 puskesmas di seluruh wilayah kota tetap disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan.

Kesiapsiagaan tersebut dilakukan Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru selama masa tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pelayanan kesehatan di puskesmas juga mendapat penyesuaian untuk memudahkan masyarakat memperoleh penanganan di luar jam pelayanan reguler.

Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan seluruh puskesmas tetap menjalankan pelayanan hingga pukul 21.00 WIB. Pelayanan juga tetap tersedia pada Sabtu dan Minggu.

iklan-view

Menurut Dedy, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan selama kondisi udara belum sepenuhnya pulih.

"Sesuai dengan arahan bapak wali kota sampai dengan berakhirnya tanggap darurat, tetap kita siagakan," ujar Dedy, Kamis (1/10/2026).

Ia mengatakan keberadaan puskesmas menjadi salah satu titik pelayanan utama bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan paparan asap.

Keluhan akibat kualitas udara yang buruk dapat dirasakan masyarakat, terutama mereka yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Karena itu, pemerintah memastikan fasilitas kesehatan tetap siap memberikan pelayanan ketika masyarakat membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan.

Dedy menambahkan, meski masa tanggap darurat karhutla nantinya berakhir, jam pelayanan hingga pukul 21.00 WIB tetap akan diberlakukan di puskesmas.

"Walaupun nanti tanggap darurat berakhir, Puskesmas tetap dibuka sampai jam 9 malam," katanya.

Dari sisi dukungan logistik, Diskes Pekanbaru memastikan persediaan obat-obatan di puskesmas masih mencukupi. Stok masker juga masih tersedia dan dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dedy menyebut kondisi kabut asap saat ini masih berubah-ubah. Asap terkadang kembali muncul setelah sebelumnya kondisi udara membaik.

"Obat-obatan hingga hari ini dalam kondisi cukup. Masker juga masih tersedia di Puskesmas, asap juga masih hilang-hilang ini ya, masih datang juga," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan memanfaatkan layanan puskesmas apabila mengalami keluhan yang diduga berkaitan dengan paparan asap.(*)

Home / News
Kabut Asap Masih Muncul, 21 Puskesmas Pekanbaru Tetap Siaga
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 1 Oktober 2026 | 19:59:53
Kabut Asap Masih Muncul, 21 Puskesmas Pekanbaru Tetap Siaga
Puskesmas Pekanbaeu Kota (ft:dok Pekanbarutv)

PEKANBARU -Pemerintah Kota Pekanbaru memperpanjang kesiapsiagaan layanan kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang masih muncul secara berkala. Sebanyak 21 puskesmas di seluruh wilayah kota tetap disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan.

Kesiapsiagaan tersebut dilakukan Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru selama masa tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pelayanan kesehatan di puskesmas juga mendapat penyesuaian untuk memudahkan masyarakat memperoleh penanganan di luar jam pelayanan reguler.

Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan seluruh puskesmas tetap menjalankan pelayanan hingga pukul 21.00 WIB. Pelayanan juga tetap tersedia pada Sabtu dan Minggu.

Menurut Dedy, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan selama kondisi udara belum sepenuhnya pulih.

"Sesuai dengan arahan bapak wali kota sampai dengan berakhirnya tanggap darurat, tetap kita siagakan," ujar Dedy, Kamis (1/10/2026).

Ia mengatakan keberadaan puskesmas menjadi salah satu titik pelayanan utama bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan paparan asap.

Keluhan akibat kualitas udara yang buruk dapat dirasakan masyarakat, terutama mereka yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Karena itu, pemerintah memastikan fasilitas kesehatan tetap siap memberikan pelayanan ketika masyarakat membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan.

Dedy menambahkan, meski masa tanggap darurat karhutla nantinya berakhir, jam pelayanan hingga pukul 21.00 WIB tetap akan diberlakukan di puskesmas.

"Walaupun nanti tanggap darurat berakhir, Puskesmas tetap dibuka sampai jam 9 malam," katanya.

Dari sisi dukungan logistik, Diskes Pekanbaru memastikan persediaan obat-obatan di puskesmas masih mencukupi. Stok masker juga masih tersedia dan dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dedy menyebut kondisi kabut asap saat ini masih berubah-ubah. Asap terkadang kembali muncul setelah sebelumnya kondisi udara membaik.

"Obat-obatan hingga hari ini dalam kondisi cukup. Masker juga masih tersedia di Puskesmas, asap juga masih hilang-hilang ini ya, masih datang juga," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan memanfaatkan layanan puskesmas apabila mengalami keluhan yang diduga berkaitan dengan paparan asap.(*)