
PEKANBARU -Pemerintah Kota Pekanbaru memperpanjang kesiapsiagaan layanan kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang masih muncul secara berkala. Sebanyak 21 puskesmas di seluruh wilayah kota tetap disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan.
Kesiapsiagaan tersebut dilakukan Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru selama masa tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pelayanan kesehatan di puskesmas juga mendapat penyesuaian untuk memudahkan masyarakat memperoleh penanganan di luar jam pelayanan reguler.
Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan seluruh puskesmas tetap menjalankan pelayanan hingga pukul 21.00 WIB. Pelayanan juga tetap tersedia pada Sabtu dan Minggu.

Menurut Dedy, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan selama kondisi udara belum sepenuhnya pulih.
"Sesuai dengan arahan bapak wali kota sampai dengan berakhirnya tanggap darurat, tetap kita siagakan," ujar Dedy, Kamis (1/10/2026).
Ia mengatakan keberadaan puskesmas menjadi salah satu titik pelayanan utama bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan paparan asap.
Keluhan akibat kualitas udara yang buruk dapat dirasakan masyarakat, terutama mereka yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Karena itu, pemerintah memastikan fasilitas kesehatan tetap siap memberikan pelayanan ketika masyarakat membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan.
Dedy menambahkan, meski masa tanggap darurat karhutla nantinya berakhir, jam pelayanan hingga pukul 21.00 WIB tetap akan diberlakukan di puskesmas.
"Walaupun nanti tanggap darurat berakhir, Puskesmas tetap dibuka sampai jam 9 malam," katanya.
Dari sisi dukungan logistik, Diskes Pekanbaru memastikan persediaan obat-obatan di puskesmas masih mencukupi. Stok masker juga masih tersedia dan dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dedy menyebut kondisi kabut asap saat ini masih berubah-ubah. Asap terkadang kembali muncul setelah sebelumnya kondisi udara membaik.
"Obat-obatan hingga hari ini dalam kondisi cukup. Masker juga masih tersedia di Puskesmas, asap juga masih hilang-hilang ini ya, masih datang juga," ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan memanfaatkan layanan puskesmas apabila mengalami keluhan yang diduga berkaitan dengan paparan asap.(*)




PEKANBARU -Pemerintah Kota Pekanbaru memperpanjang kesiapsiagaan layanan kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang masih muncul secara berkala. Sebanyak 21 puskesmas di seluruh wilayah kota tetap disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan.
Kesiapsiagaan tersebut dilakukan Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru selama masa tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pelayanan kesehatan di puskesmas juga mendapat penyesuaian untuk memudahkan masyarakat memperoleh penanganan di luar jam pelayanan reguler.
Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan seluruh puskesmas tetap menjalankan pelayanan hingga pukul 21.00 WIB. Pelayanan juga tetap tersedia pada Sabtu dan Minggu.
Menurut Dedy, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan selama kondisi udara belum sepenuhnya pulih.
"Sesuai dengan arahan bapak wali kota sampai dengan berakhirnya tanggap darurat, tetap kita siagakan," ujar Dedy, Kamis (1/10/2026).
Ia mengatakan keberadaan puskesmas menjadi salah satu titik pelayanan utama bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan paparan asap.
Keluhan akibat kualitas udara yang buruk dapat dirasakan masyarakat, terutama mereka yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Karena itu, pemerintah memastikan fasilitas kesehatan tetap siap memberikan pelayanan ketika masyarakat membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan.
Dedy menambahkan, meski masa tanggap darurat karhutla nantinya berakhir, jam pelayanan hingga pukul 21.00 WIB tetap akan diberlakukan di puskesmas.
"Walaupun nanti tanggap darurat berakhir, Puskesmas tetap dibuka sampai jam 9 malam," katanya.
Dari sisi dukungan logistik, Diskes Pekanbaru memastikan persediaan obat-obatan di puskesmas masih mencukupi. Stok masker juga masih tersedia dan dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dedy menyebut kondisi kabut asap saat ini masih berubah-ubah. Asap terkadang kembali muncul setelah sebelumnya kondisi udara membaik.
"Obat-obatan hingga hari ini dalam kondisi cukup. Masker juga masih tersedia di Puskesmas, asap juga masih hilang-hilang ini ya, masih datang juga," ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan memanfaatkan layanan puskesmas apabila mengalami keluhan yang diduga berkaitan dengan paparan asap.(*)