
PEKANBARU - Skuad berjuluk De Rode Duivels tampil perkasa saat menjamu Turki di Stadion Maurice Dufrasne, Liege, pada hari Jumat waktu setempat, dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak tiga gol tanpa balas.
Berdasarkan data resmi UEFA, gelandang senior Kevin De Bruyne menjadi bintang lapangan berkat sumbangan dua golnya, sementara satu gol tambahan dicatatkan oleh penyerang tajam Romelu Lukaku.
Tambahan tiga angka ini mendongkrak posisi Belgia ke peringkat kedua klasemen sementara Grup A1 UEFA Nations League dengan mengoleksi total enam poin dari tiga pertandingan yang sudah dijalani, terpaut satu angka saja dari Prancis yang bertengger di puncak.

Sementara itu, hasil negatif ini membuat Turki tetap terpuruk di dasar klasemen karena belum mampu meraih satu pun poin dari tiga laga awal mereka.
Tuan rumah langsung mengambil inisiatif menyerang dan berhasil memecah kebuntuan ketika pertandingan baru memasuki menit kesepuluh melalui aksi individual memukau dari Kevin De Bruyne yang sukses merobek jala gawang Turki.
Tertinggal satu gol, tim tamu mencoba bangkit dan langsung merespons melalui sepakan terarah Arda Guler, namun bola masih dapat diamankan dengan sempurna oleh penjaga gawang Belgia, Senne Lammens.
Arda Guler kembali menebar ancaman ke pertahanan tuan rumah lewat tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi lagi-lagi kesigapan Senne Lammens di bawah mistar gawang mampu mematahkan peluang tersebut.
Belgia tidak tinggal diam dan gantik menekan lini pertahanan lawan, di antaranya melalui sundulan kepala Kevin De Bruyne yang berhasil dimentahkan berkat refleks gemilang kiper Turki, Ugurcan Cakir.
Memasuki paruh kedua pertandingan, Turki sempat mencoba peruntungan melalui tendangan jarak jauh Ferdi Kadioglu, sayang arah si kulit bulat masih melenceng dari sasaran.
Kendati terus mendapat tekanan dari lawan, tuan rumah justru mampu menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-59 lewat sepakan De Bruyne yang memanfaatkan operan matang dari Youri Tielemans.
Berbagai upaya terus dilancarkan oleh para pemain Turki untuk memperkecil ketertinggalan di sisa waktu pertandingan, tetapi lini pertahanan Belgia masih terlalu tangguh untuk ditembus.
Alih-alih mencetak gol balasan, gawang Turki justru kembali kebobolan pada menit ke-76 setelah Romelu Lukaku sukses memaksimalkan umpan terobosan dari Charles De Ketelaere untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Meski terus berusaha mencari gol hiburan hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, skuad Turki gagal mengubah keadaan sehingga skor akhir 3-0 untuk kemenangan Belgia tetap bertahan. (*)




PEKANBARU - Skuad berjuluk De Rode Duivels tampil perkasa saat menjamu Turki di Stadion Maurice Dufrasne, Liege, pada hari Jumat waktu setempat, dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak tiga gol tanpa balas.
Berdasarkan data resmi UEFA, gelandang senior Kevin De Bruyne menjadi bintang lapangan berkat sumbangan dua golnya, sementara satu gol tambahan dicatatkan oleh penyerang tajam Romelu Lukaku.
Tambahan tiga angka ini mendongkrak posisi Belgia ke peringkat kedua klasemen sementara Grup A1 UEFA Nations League dengan mengoleksi total enam poin dari tiga pertandingan yang sudah dijalani, terpaut satu angka saja dari Prancis yang bertengger di puncak.
Sementara itu, hasil negatif ini membuat Turki tetap terpuruk di dasar klasemen karena belum mampu meraih satu pun poin dari tiga laga awal mereka.
Tuan rumah langsung mengambil inisiatif menyerang dan berhasil memecah kebuntuan ketika pertandingan baru memasuki menit kesepuluh melalui aksi individual memukau dari Kevin De Bruyne yang sukses merobek jala gawang Turki.
Tertinggal satu gol, tim tamu mencoba bangkit dan langsung merespons melalui sepakan terarah Arda Guler, namun bola masih dapat diamankan dengan sempurna oleh penjaga gawang Belgia, Senne Lammens.
Arda Guler kembali menebar ancaman ke pertahanan tuan rumah lewat tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi lagi-lagi kesigapan Senne Lammens di bawah mistar gawang mampu mematahkan peluang tersebut.
Belgia tidak tinggal diam dan gantik menekan lini pertahanan lawan, di antaranya melalui sundulan kepala Kevin De Bruyne yang berhasil dimentahkan berkat refleks gemilang kiper Turki, Ugurcan Cakir.
Memasuki paruh kedua pertandingan, Turki sempat mencoba peruntungan melalui tendangan jarak jauh Ferdi Kadioglu, sayang arah si kulit bulat masih melenceng dari sasaran.
Kendati terus mendapat tekanan dari lawan, tuan rumah justru mampu menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-59 lewat sepakan De Bruyne yang memanfaatkan operan matang dari Youri Tielemans.
Berbagai upaya terus dilancarkan oleh para pemain Turki untuk memperkecil ketertinggalan di sisa waktu pertandingan, tetapi lini pertahanan Belgia masih terlalu tangguh untuk ditembus.
Alih-alih mencetak gol balasan, gawang Turki justru kembali kebobolan pada menit ke-76 setelah Romelu Lukaku sukses memaksimalkan umpan terobosan dari Charles De Ketelaere untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Meski terus berusaha mencari gol hiburan hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, skuad Turki gagal mengubah keadaan sehingga skor akhir 3-0 untuk kemenangan Belgia tetap bertahan. (*)