
Jakarta - Juru taktik anyar Dewa United Banten David Singleton menyatakan keyakinannya untuk mengantarkan klub tersebut mengulang prestasi masa lalu ketika mereka sukses merajai kompetisi pada 2025.
Dalam sesi perkenalan resmi yang dilangsungkan melalui konferensi pers di Dewa United Academy pada hari Jumat, Singleton mengutarakan pandangannya setelah bertahun-tahun terlibat persaingan melawan skuad Anak Dewa.
"Setelah bertahun-tahun berkompetisi melawan Dewa United, ada banyak pelajaran yang saya dapatkan, baik dari kemenangan maupun kekalahan, namun yang paling penting, saya jadi memahami lingkungan, organisasi, para penggemar, dan budaya kuat klub ini," ujar Singleton.

Selain itu, pelatih asal Amerika Serikat tersebut mengungkapkan rasa bangganya karena dipercaya menjadi figura asal negara tersebut yang pertama kalinya menakhodai Dewa United.
Dalam rencana kerjanya, pelatih yang sebelumnya mengabdi di Pelita Jaya Jakarta itu bertekad membentuk identitas tim yang memiliki ciri khas tangguh, dengan fokus utama pada sektor pertahanan, skema permainan yang terstruktur, serta ketelitian terhadap aspek-aspek kecil.
Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada para pendahulunya yang telah meletakkan landasan kokoh bagi perkembangan klub hingga saat ini.
Aspek kedekatan dengan basis suporter yang dikenal sebagai Anak Dewa turut mendapat sorotan khusus dari sang pelatih, di mana ia berikrar untuk menjalin kedekatan serta komunikasi secara langsung dengan para pendukung.
Bagi Singleton, seperti dilansir republika, kehadiran suporter memegang peran krusial dalam menyertai langkah skuad mengarungi ketatnya kompetisi serta melewati berbagai hambatan sepanjang musim.
Jejak rekam pelatih berusia matang ini di kancah bola basket nasional sendiri telah terbentang sejak 2020, termasuk pencapaiannya mengantar Prawira Bandung keluar sebagai yang terbaik di IBL 2023 serta raihan empat penghargaan Pelatih Terbaik IBL secara berturut-turut pada kurun waktu 2021 hingga 2024.
Transformasi kepelatihan ini menandai lembaran baru bagi Dewa United setelah sosok yang bersangkutan bertahun-tahun lamanya menjadi rival berat dalam peta persaingan liga. (*)




Jakarta - Juru taktik anyar Dewa United Banten David Singleton menyatakan keyakinannya untuk mengantarkan klub tersebut mengulang prestasi masa lalu ketika mereka sukses merajai kompetisi pada 2025.
Dalam sesi perkenalan resmi yang dilangsungkan melalui konferensi pers di Dewa United Academy pada hari Jumat, Singleton mengutarakan pandangannya setelah bertahun-tahun terlibat persaingan melawan skuad Anak Dewa.
"Setelah bertahun-tahun berkompetisi melawan Dewa United, ada banyak pelajaran yang saya dapatkan, baik dari kemenangan maupun kekalahan, namun yang paling penting, saya jadi memahami lingkungan, organisasi, para penggemar, dan budaya kuat klub ini," ujar Singleton.
Selain itu, pelatih asal Amerika Serikat tersebut mengungkapkan rasa bangganya karena dipercaya menjadi figura asal negara tersebut yang pertama kalinya menakhodai Dewa United.
Dalam rencana kerjanya, pelatih yang sebelumnya mengabdi di Pelita Jaya Jakarta itu bertekad membentuk identitas tim yang memiliki ciri khas tangguh, dengan fokus utama pada sektor pertahanan, skema permainan yang terstruktur, serta ketelitian terhadap aspek-aspek kecil.
Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada para pendahulunya yang telah meletakkan landasan kokoh bagi perkembangan klub hingga saat ini.
Aspek kedekatan dengan basis suporter yang dikenal sebagai Anak Dewa turut mendapat sorotan khusus dari sang pelatih, di mana ia berikrar untuk menjalin kedekatan serta komunikasi secara langsung dengan para pendukung.
Bagi Singleton, seperti dilansir republika, kehadiran suporter memegang peran krusial dalam menyertai langkah skuad mengarungi ketatnya kompetisi serta melewati berbagai hambatan sepanjang musim.
Jejak rekam pelatih berusia matang ini di kancah bola basket nasional sendiri telah terbentang sejak 2020, termasuk pencapaiannya mengantar Prawira Bandung keluar sebagai yang terbaik di IBL 2023 serta raihan empat penghargaan Pelatih Terbaik IBL secara berturut-turut pada kurun waktu 2021 hingga 2024.
Transformasi kepelatihan ini menandai lembaran baru bagi Dewa United setelah sosok yang bersangkutan bertahun-tahun lamanya menjadi rival berat dalam peta persaingan liga. (*)