logo
Intan Sari Terpilih Jadi Ketua RT 02 Tobekgodang, Partisipasi Warga Capai 90 Per Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Hari Ini Guyur Rohul dan Kuansing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Riau Desak Pemprov Tetapkan Standar Harga Kelapa, Harga di Inhil Anjlok ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPU Pekanbaru dan PWI Teken MoU, Perkuat Publikasi Kepemiluan hingga Tangkal Hoa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Ubah Jam Operasional Sementara Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ditjenpas Riau Akui Kelalaian Pengawal Jadi Pemicu Napi Kabur, Usul Hukuman Bera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pengakuan Tangan Kanan Ibnu: Napi Kabur Diduga Rutin Keluar Lapas, Sipir Disebut Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terungkap! Napi Kabur dari Lapas Pekanbaru Diduga "Otak" Penyelundupan Sabu ke B Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

HUTAN MANGROVE DIRAMBAH, RATUSAN TON ARANG ILEGAL DISITA

news | 8 Mei 2026 | 00:13:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Rico A Saputra | Ditonton: 305 kali

Polda Riau berhasil membongkar sindikat perambahan hutan mangrove di Kabupaten Kepulauan Meranti yang diduga mengolah kayu bakau menjadi arang untuk diekspor ke Malaysia. Dalam penggerebekan di dua lokasi dapur arang di Desa Sesap, polisi menyita lebih dari 100 ton arang bakau siap kirim, ratusan kubik kayu bakau hasil penebangan liar, serta satu unit kapal motor pengangkut. Tiga orang tersangka turut diamankan, masing-masing berinisial B, M, dan S-A, yang berperan sebagai pemilik dapur arang dan nahkoda kapal pengangkut.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT