logo
Tragedi Banjir Bandang Nepal-Tibet: Korban Tewas Tembus 469 Orang, 1.500 Lebih M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manjakan Lidah Warga Pekanbaru, Dawik Toast Tawarkan Roti Panggang Kekinian Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Padamkan Karhutla dengan Tepung Singkong, BRIN Kaji Metode Penyebaran: Kan Tak M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Menguat di Akhir Pekan, Ditutup ke Rp17.693 per Dolar AS, Sentimen BI Jad Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Danantara Setor Rp120 Triliun ke APBN 2026, Menkeu: Pendapatan Negara Meningkat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Bupati Kuansing: Menhut Raja Juli Kembali Bungkam Saat Ditanya Selisih Uan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kebakaran Lahan Gambut Dekati Permukiman di Tembilahan, Tim Gabungan Berjibaku P Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Digempur Konten Medsos, Wabup Rohil Jhony Charles Tetap Fokus Tangani Karhutla Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Belasan Satwa Hasil Penyelamatan Kembali Ke Habitat Alami

news | 26 Juni 2026 | 15:30:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 358 kali

Belasan satwa dilindungi hasil penyelamatan dari perdagangan ilegal, penyerahan sukarela masyarakat, dan evakuasi dari jerat kembali dilepasliarkan ke habitat alaminya di Taman Nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Riau. Setelah menjalani proses rehabilitasi dan pemeriksaan kesehatan, satwa seperti kukang, binturong, kucing hutan, owa ungko, hingga elang laut dada putih dinyatakan layak kembali ke alam. Pelepasliaran ini menjadi bagian dari upaya BBKSDA Riau bersama Yayasan Arsari Djojohadikusumo untuk menjaga kelestarian satwa liar dan memperkuat ekosistem hutan di Indonesia.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT