logo
Lima Anggota Sindikat MiChat Di Pekanbaru Diringkus, Polsek Sukajadi Buru 4 Pela Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 287 Personel Berjibaku Hari Ketujuh, Karhutla di Desa Terusan Pelalawan Capai 64 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Starlink Mentawai Jadi Alarm, APJII Ingatkan ISP di Riau Jangan Langgar At Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tebang Kayu Buka Kebun Sawit, Dua Pria Dijerat UU Perusakan Hutan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 265 Hotspot Muncul di Riau, Pelalawan Catat Titik Panas Terbanyak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Semarak HUT RI ke-81, Mahasiswa KKN Abdurrab Ajak Anak Desa Lubuk Kerapat Berlom Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tragedi Banjir Bandang Nepal-Tibet: Korban Tewas Tembus 469 Orang, 1.500 Lebih M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manjakan Lidah Warga Pekanbaru, Dawik Toast Tawarkan Roti Panggang Kekinian Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Belasan Satwa Hasil Penyelamatan Kembali Ke Habitat Alami

news | 26 Juni 2026 | 15:30:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 361 kali

Belasan satwa dilindungi hasil penyelamatan dari perdagangan ilegal, penyerahan sukarela masyarakat, dan evakuasi dari jerat kembali dilepasliarkan ke habitat alaminya di Taman Nasional Zamrud, Kabupaten Siak, Riau. Setelah menjalani proses rehabilitasi dan pemeriksaan kesehatan, satwa seperti kukang, binturong, kucing hutan, owa ungko, hingga elang laut dada putih dinyatakan layak kembali ke alam. Pelepasliaran ini menjadi bagian dari upaya BBKSDA Riau bersama Yayasan Arsari Djojohadikusumo untuk menjaga kelestarian satwa liar dan memperkuat ekosistem hutan di Indonesia.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT