logo
Intan Sari Terpilih Jadi Ketua RT 02 Tobekgodang, Partisipasi Warga Capai 90 Per Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Hari Ini Guyur Rohul dan Kuansing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Riau Desak Pemprov Tetapkan Standar Harga Kelapa, Harga di Inhil Anjlok ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPU Pekanbaru dan PWI Teken MoU, Perkuat Publikasi Kepemiluan hingga Tangkal Hoa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Ubah Jam Operasional Sementara Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ditjenpas Riau Akui Kelalaian Pengawal Jadi Pemicu Napi Kabur, Usul Hukuman Bera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pengakuan Tangan Kanan Ibnu: Napi Kabur Diduga Rutin Keluar Lapas, Sipir Disebut Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terungkap! Napi Kabur dari Lapas Pekanbaru Diduga "Otak" Penyelundupan Sabu ke B Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi

Gajah Indro Mati, Taman Nasional Tesso Nilo Kehilangan Aset Berharga

news | 29 Juni 2026 | 15:43:00
Editor: Adrian Vandora | Videografer: Wahyu Falatehan | Ditonton: 340 kali

Kabar duka datang dari Taman Nasional Tesso Nilo, Riau. Indro, gajah Sumatera jinak berusia sekitar 45 tahun yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari Tim Flying Squad, mati setelah menjalani perawatan intensif akibat gangguan kesehatan. Kepergian Indro menjadi kehilangan besar bagi dunia konservasi, mengingat perannya dalam membantu mitigasi konflik antara manusia dan gajah liar di sekitar kawasan Tesso Nilo. Bagi para mahout dan tim konservasi, Indro bukan sekadar satwa binaan, melainkan sahabat sekaligus penjaga rimba yang telah mengabdikan hidupnya untuk menjaga harmoni antara manusia dan alam.

LATEST NEWS
SPECIAL REPORT