Kabar duka datang dari Taman Nasional Tesso Nilo, Riau. Indro, gajah Sumatera jinak berusia sekitar 45 tahun yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari Tim Flying Squad, mati setelah menjalani perawatan intensif akibat gangguan kesehatan. Kepergian Indro menjadi kehilangan besar bagi dunia konservasi, mengingat perannya dalam membantu mitigasi konflik antara manusia dan gajah liar di sekitar kawasan Tesso Nilo. Bagi para mahout dan tim konservasi, Indro bukan sekadar satwa binaan, melainkan sahabat sekaligus penjaga rimba yang telah mengabdikan hidupnya untuk menjaga harmoni antara manusia dan alam.
Harga Kelapa Terjun Bebas, Ribuan Keluarga Petani Terancam
Festival Satwa, Edukasi dan Hiburan Jadi Satu
11,4 Kilo Sabu Dibakar, Jaringan Malaysia Dibongkar!
Penataan Pasar Teratai Dimulai, PKL Pindah ke Lokasi Baru
Antar Anak ke Sekolah, Warga Pekanbaru Tercebur ke Parit Bersama Motor
Ribuan Liter BBM Subsidi Ilegal Disita di Rokan Hilir
Dugaan Korupsi Smart Board Rp9,5 Miliar, Kantor Disdik Riau Digeledah
Sidang Abdul Wahid Memanas, Terdakwa Nilai Replik JPU Tak Jawab Substansi Pledoi
Diduga Tewas Usai Perkelahian, Kematian Pelajar Kini Diusut Polda Riau
Menuju Sekolah Lewat Kubangan, Siswa SMA Negeri 17 Kesulitan
Harimau Sumatera Kembali Menerkam, Pekerja Nyaris Tewas Di Siak
Dua Motor Bertabrakan Di Pekanbaru, Satu Keluarga Jadi Korban





